
Aku pisah rumah sama suami ku, dia tinggal di rumah mertua ku. sedangkan aku di rumah berdua bersama Naura. karena aku dan orang tua ku pisah rumah, kalau orang tua ku tinggal bersama paman di rumah Nenek yang dulu. kalau aku tinggal di rumah mamah.
Untung nya rumah / peninggalan Nenek sudah ke beli lagi sama mamah aku. kalau tidak ke beli lagi pasti aku bingung, aku harus tinggal di mana? sedangkan aku tidak bekerja. kalau mamah tidak mengelola sawah / ladang itu, pasti hidup kita akan menderita.
Walaupun aku harus membesarkan Naura sendiri, tanpa ke hadiran suami aku sanggup. aku akan menjalankan hidup berdua bersama anak aku, dan akan membantu mamah di sawah/ ladang.
Sambil aku mengurus Naura,aku sementara akan membantu orang tua aku di sawah/ladang. biar bisa membeli makanan dan susu buat Naura, supaya aku bisa membesarkan anak aku.
keesokan nya suami aku datang, mau bawa Naura pergi. cuman sama aku tidak di ijinkan bertemu dengan anak nya. karena dia terus terusan memaksa mau bawa Naura, anak aku suruh tinggal di rumah mertua aku.
Ke egois an suami aku, Anak aku jadi kan alat biar dia sama aku tidak berpisah.aku dan Naura hidup nya tidak tenang. karena selalu di kejar kejar suami aku. aku tidak mau anak aku jatuh pada suami aku.
Kalau tidak mau berpisah sama anak nya, cari kerja yang benar jangan kumpul kumpul terus sama temen temen nya. kalau anak aku di bawa sama suami aku, makan dan beli susu dari mana? dia kan tidak kerja. paling minta sama orang tuanya. aku tidak mau kalau anak aku merepotkan orang lain, biarlah aku yang mencari makan buat sehari harinya Naura.
Ke butuhkan Naura, aku yang membelikan semua. karena aku membantu mamah setiap hari. alhamdulillah selama aku membantu mamah, aku tidak kekurangan. beras, sayuran, makanan dan susu Naura aku yang belikan, karena mamah memberikan uang setiap hari sama aku.
Walaupun aku hanya memasak buat nyiapin makan siang buat mamah dan paman di sawah/ ladang, tapi hati tenang bisa ngurus Naura juga.
Untung nya Naura tidak rewel kalau aku sedang memasak, Naura selalu diam kalau aku sedang sibuk masak. dia kaya yang sudah mengerti, selama aku punya anak aku tidak merasa kerepotan/ suka rewel tiap malam. Naura anak yang baik dan mengerti ke adan ibu nya, kalau dia rewel pasti popok nya basah atau lapar pingin minum susu.
__ADS_1
Kadang suka bingung, kalau di kompeksi/ permak baju tidak ada pegawai. mau di gantikan sama aku, aku tidak bisa jahit. kadang liat mamah suka kasihan, pulang dari sawah/ ladang suka langsung ke kompeksi/ permak baju. kalau aku bisa, sama aku kompeksi/ permak baju di kelola.
Aku mau belajar jahit, biar aku bisa mengelola kompeksi/ permak baju. Nanti kalau Naura sedang tidur aku mau belajar jahit, biar ada tambah tambah buat jajan Naura.
Demi anak aku, rela kerja apa pun buat beli kebutuhan Naura asal anak aku tidak rewel mau di ajak susah. karena semakin bertumbuhnya Naura, pasti kebutuhan buat Naura semakin besar.
Aku setiap malam belajar menjahit bersama mamah, sangking mau cari uang lebih, aku rela tidak tidur. semoga aku selalu sehat terus, walau badan aku sudah cape aku harus semangat demi anak aku.
Aku baru kerasa, gini yah pengorbanan seorang ibu untuk anak nya. kasih sayang seorang ibu lebih besar dari pada kasih sayang seorang ayah. kasih sayang seorang ibu tidak ada duanya, di bandingkan kasih sayang seorang ayah ke pada anak nya.seorang ibu selalu berkorban untuk anak nya, asal anak nya bisa tumbuh sehat.
Setelah memberi makan buat mamah dan paman di sawah/ di ladang, aku akan lanjut belajar jahit biar cepat bisa. tapi Naura suka tidak mau di ajak ke kompeksi// permak baju, dia suka nangis jadi aku suka sebentar belajarnya.
Naura suka tidak mau di ajak ke kompeksi/ permak baju, mungkin tempat nya sempit/ kotor suka banyak debu.
Sekali kali suka di titipkan sama tetangga, tapi aku suka tak tenang, takut di bawa sama suami aku. karena suami aku ngancem ngancem mau ngambil Naura, kalau aku tetep mau pisah sama suami aku.
Apa untung nya coba kalau aku melanjutkan rumah tangga aku seperti itu. dia tidak mau kerja, tidak merhatiin keluarga, mau enak sendiri. aku punya suami kaya tidak punya suami, sekalian aja aku hidup sendiri tanpa di temani suami. toh ada suami juga aku belum merasakan rasa kasih sayang dari suami aku.
kemarin dia ngomong ,pingin kembali lagi sama aku, tidak mau pisah sama aku, kasian sama anak aku. kalau tidak mau bersatu lagi sama dia, Naura mau di ambil sama dia. apa maksud nya coba? ucapan Ridwan
__ADS_1
"Sekarang kalau pisah dia tidak mau, malah ngancam mau ngambil Naura dari aku.Terus selama ini yang membiayain ke rumah sakit siapa"?
"Membeli keperluan buat Naura itu siapa"?
"Apa kamu pernah membelikan sesuatu kepada anak dan ke istri kamu"?
"Apa kamu pernah ngasih uang"?
"Apa kamu perduli sama keluarga kamu"?
Selama ini kamu tidak ada perduli sama sekali sama keluarga kamu, apa lagi sekarang kamu sudah jadi ayah, apa kamu inget memberikan nama buat anak kamu? ucapan Elisa ke pada suaminya.
Seharusnya aku dari dulu sudah pisah sama kamu, aku menyesal menikah dan bertemu sama kamu. ku kira kamu orang yang bertanggung jawab pada keluarga ternyata tidak. ucapan Elisa
Aku terlalu sakit hati sama kamu, jadi aku sangat membenci kamu. kalau aku boleh milih, aku ga mau ketemu lagi sama kamu di banding kan aku harus bersatu lagi sama kamu.
Bukanya cari kerja yang bener, malah nyari masalah dan alesan yang ga masuk akal. kalau aku sarankan buat kamu", kamu cari kerja dulu yang bener , terus kamu baru pikirkan anak kamu. kalau kamu belum kerja, mau di kasih apa anak kamu ?pingin makan dan beli susu mau beli pake apa? ucapan Elisa
Sebelum kamu mau ngambil anak kamu dari aku, mending urus dulu diri sendiri, boro boro mau ngurus anak kamu, ngurus diri sendiri pun tidak bisa. apa lagi kalau mau ngurus anak kamu. kamu juga masih minta sama orang tua kamu.
__ADS_1