
Dengan berjalan nya waktu ,kandungan Suningsih semakin hari semakin besar. Suningsih semakin susah untuk bergerak, bahkan tidur pun sekarang sangat serba salah. Suami nya ia makin hari makin memperhatikan istrinya. sifat suaminya drastis kembali baik lagi, tapi suningsih tetep marah sama suaminya.
ATING kakak nya Suningsih datang ,menghampiri adiknya yang sedang hamil tua. ia berbicara kepada Suningsih:
ATING: Sun
Suningsih:Iya ka
ATING : Mulai sekarang kamu harus rutin minum air kelapa sama minyak keletik
Suningsih : untuk apa dan buat apa ka?
ATING : Supaya anak kamu bersih dan tidak banyak yang menempel kotoran di kepala anak kamu.
Suningsih: iya ka
ATING: kalau kamu mau, kakak akan memberikan air kelapa dan minyak keletik, seminggu 2 x sama kamu?
Suningsih : iya ka mau
Percakapan pun terhenti, karna ibu dan kakak kakak nya Suningsih baru pulang dari kebun. ATING sudah menyiapkan makan siang Untuk mereka
Sehabis Makan siang, ibu pergi kekompeksi/ ke permak baju. karna banyak sekali jahitan yang belum beres, 3 kakak nya Suningsih itu menghampiri Suningsih ke rumah nya. mereka ngobrol panjang lebar k Suningsih dan Sobari. hati Suningsih terasa lega mempunyai 3 orang kakak yang sangat perhatian,
__ADS_1
Malam pun tiba, Suningsih, Sobari, ATING, ATIM, IDa seperti biasa selalu kumpul di rumah ibunya. ibu pun merhatikan gerak gerik Sobari selama ini, Sobari makin kesini sifat nya sudah berubah, kebiasaan Sobari mabuk mabukan, pulang malam, judi dan main cewe sudah berhenti dan sekarang Sobari menjadi suami yang siaga buat istrinya.
Pagi pun tiba, kakak nya sama ibu Suningsih secara biasa pergi kekebun. sedangkan Sobari selalu mendampingi istrinya, semua pekerjaan rumah seperti menyapu,ngepel,cuci piring termasuk cuci baju semua selalu di kerjain sama Sobari. tak lama kemudian ATING memberikan air kelapa muda dan minyak keletik kepada adik nya.
Suningsih sedang memper siapkan baju anak nya. semua peralatan baju anak nya sudah di siap kan di tas dan sudah di tata rapi di lemari. biar nanti kalau Suningsih melahirkan gampang tinggal bawa. Suningsih pusing karna mau melahirkan belum punya uang sama sekali, sedangkan Suaminya sudah beberapa bulan tidak bekerja. Suningsih mau tidak mau membongkar tabunganya,cuman tidak cukup untuk melahirkan . Suningsih mau pinjem ke kakak nya tapi Suningsih tidak berani apa lagi ke ibu nya, lebih baik suningsih diam sajah.
Suningsih mau tidak mau ngomong sama suaminya, bahwa Suningsih tidak memegang uang sama sekali buat ke lahiran anaknya nanti. membongkar celengan kurang tidak cukup. Akhirnya suaminya bilang, besok Aa mau cari uang untuk kelahiran anak kita, ucap suaminya ke Suningsih.
kakak dan ibu sudah pulang dari kebun, Sobari pun pamit ke Suningsih untuk mencari uang buat kelahiran anak nya. tak lama kelamaan ibu menghampiri ke Suningsih:
Ibu: Sun, suami kamu ke mana?
Suningsih : Lagi keluar Bu sebentar.
ibu : oh.ibu mau tanya apakah kamu sudah punya uang untuk melahirkan?
Ibu: Oh sudah punya, di kirain belum punya. ibu takut kamu belum punya Sun, karna liat suami kamu belum kerja lagi.
Suningsih: sudah Bu, Sun punya tabungan sedikit mudah mudahan cukup buat kelahiran nanti Bu.
suaminyaa Suningsih datang sambil bawa uang buat kelahiran anak nya. Suningsih sangat senang sekali karna suaminya pulang membawa uang. Suningsih tidak curiga ke pada suaminya, bahwa suaminya dapat uang dari mana?. Suningsih menyimpan uang dari suaminya itu. Sobari mau bilang ke Suningsih, bahwa uang itu dapat pinjam dari teman nya, tapi Sobari takut Suningsih marah.
Ga kerasa malam pun sudah tiba, Suningsih seperti biasa ia tidak bisa apa apa, karna mau ini itu selalau serba salah. Sobari mengusap ngusap perut istrinya biar istrinya bisa beristirahat. istrinya nya pun bisa beristirahat karna suaminya mengusap ngusap perut sama Suaminya. ga kelamaan Suningsih bangun, Ia berterima kasih kepada suaminya karna ia semalam bisa tidur dengan nyenyak.
__ADS_1
Seperti biasa semua kakak Suningsih dan ibu nya pergi kekebun. suami Suningsih pun ikut membantu kekebun, karna kalau suaminya Suningsih tidak membantu ibu nya ,mau bayar utang dari mana? terpaksa suaminya Suningsih membantu kakak dan ibu nya di kebun.
suaminya Suningsih terus menerus kekebun untuk mengumpulkan uang buat bayar utang. ga kelamaan uang Suaminya Suningsih sudah terkumpul, lalu suaminya pergi ke teman nya untuk bayar utang.
Ga kerasa kehamilan Suningsih sudah mau 9 bulan. sebentar lagi anaknya mau melahirkan, Suami nya Suningsih ke biasan sering pinjam uang ktemuan nya, karna hutang yang dulu sudah lunas. hari makin hari Suaminya Suningsih makin banyak utang, gali lobang tutup lobang kepada teman nya. bahkan Suami nya itu sudah mulai main judi lagi, bahkan uang yang hasil pinjam dari temanya di pake judi semuanya. Suaminya Suningsih kaget bahwa utang ia sangat besar sekali kepada teman nya. Suaminya Suningsih memutar otak lagi, yah kembali lagi membantu ibu nya kekebun lagi karna suaminya Suningsih sudah di kejar kejar sama penagih utang.
Malam pun tiba, Suningsih sudah tidak kuat dengan ke adaan ini. Suningsih bilang sama ibu dan kakak nya karna Suningsih mau melahirkan. suningsih di bawa sama kakak dan ibu nya ke bidan terdekat. IDA kakanya Suningsih mencari cari Sobari tidak ketemu juga, bahkan ibu tanya ,Sobari kemana? ko istrinya melahirkan tidak ada.
ibu nya sama kakak kakak nya tidak tau bahwa Sobari sedang ngumpet di atap rumah nya. bahkan Sobari ketiduran di atas sampe sampe istrinya melahirkan tidak tau.
Alhamdulillah Suningsih melahirkan dengan Selamat, anak Suningsih cowo. Suningsih sedih bahkan menangis, karna suaminya tidak ada mendampingi Suningsih melahirkan bahkan memberi azan pun bukan suaminya melainkan kakak nya. tapi Suningsih bersukur di berikan anak laki laki. tak lama kelamaan Suningsih pulang dari bidan, sesampey nya di rumah. suaminya di liat tidak ada di rumah, hati dan amarah Suningsih Sudah memuncak tidak tertahan lagi. Suningsih tidak tau bahwa suaminya ke tiduran di atap.
Talama kemudian suaminya bangun karna mendengar ada suara tangisan bayi di rumahnya. Suaminya nya Suningsih pun bangun cepat cepat turun dari atap itu, Suningsih kaget ko di atas ada suara blag blig blug . Suningsih berpikir kirain kucing ada di atas ternyata pas di liat suaminya mau turun ke bawah susah. Suningsih heran kenapa suaminya ada di atap. Suningsih bertanya ke pada suaminya, tapi suaminya membelokan perkataan Suningsih. Suaminya Sangat senang melihat istrinya sudah melahirkan dengan selamat.
Suningsih marah ke pada suaminya, mereka bertengkar hebat lagi.habis melahirkan bukanya bahagia melainkan sedih dan sedih terus, tak lama kelamaan Suningsih bertanya kepada suaminya:
Suningsih : kemana ajah selama 2 hari Aa ga pulang?
Suaminya : Aa ada tidak ke mana mana
Suningsih : kalau tidak kemana mana, pas melahirkan Aa menemani Suningsih di bidan, ini kan Aa tidak ada, bahkan semua orang mencari Aa , Aa tuh kemana?
Suaminya : sebenar nya Aa tuh ada, ketiduran di atap
__ADS_1
Suningsih : kenapa di atap? ada apa?
Tak lama kelaan ada yang mengetuk pintu, Sobari kaget pasti penangig hutang. di buka pintu, ternyata bener penagih hutang ,sedangkan suningsih tidak tau suaminya punya hutang ke orang lain. setelah beres di bayar hutang nya sama Suningsih, datang lagi penagih hutang terus menerus tiap harinya secara pergantian menagih hutang ke pada suaminya. Suningsih sudah kehabisan kata kata, uang c bayi pun habis untuk membayar hutang suaminya. untung ajah C bayi banyak yang ngasih uang. tadinya uang itu mau di berikan susu buat c bayi ,karna air susu Suningsih tidak keluar sama sekalih, sedangkan c bayi itu nangis tiap harinya. Suningsih pun tak tega melihat anak nya kelaparan, lalu Suningsih pergi ke dapur. membuat air gula merah buat c bayi. lalu c bayi mengemutnya air gula itu pake kapas. Suningsih berderai air mata, sunggu malang sekalih na engkou di lahirkan ke dunia ini . maafin mamah sayang, mamah belum bisa memberikan air susu dan mamah hanya bisa ngasih air gula merah .sedangkan kamu pun belum di beri nama sama mamah dan papah kamu😢ðŸ˜