
Sesudah makan bersama dan bagi bagi makanan dari rumah ke rumah sudah beres dengan warga penduduk di sanah,tinggal ngeberesin piring bekas makan tadi. aku bantu orang tua ku untuk cuci piring biar cepat beres biar cepat pulang ke rumah.
Pembangunan kontrak tinggal beberapa minggu lagi mau beres, tinggal masang genteng, ngaci dan ngecat. sudah beres itu semua, orang tua aku bisa mengontrak tempat itu. aku sangat bersyukur sekali karena ke inginkan orang tua ku tercapai, aku sebagai anak nya ikut senang melihat orang tua bahagia.
Tak lama kelamaan ada tetangga yang manggil aku, ternyata ada temen yang nyari nyari aku dari tadi. aku pun kaget siapa yah yang nyari nyari aku?
Aku lagi enak enak nya kumpul dengan warga penduduk, sedangkan membicarakan tentang pembangunan. eh ada tetangga manggil manggil aku, di kira aku ada apa? ternyata ada temen Ridwan nyari nyari aku.
Pas di lihat ternyata temannya Ridwan ,ko teman Ridwan kenapa tau tempat tinggal aku. padahal aku tidak memberi tahukan pada dia, aku pun tanya sama temen nya Ridwan takut di suruh sama dia:
"ko tau aku tinggal di sini?
" sama siapa ke sini?
__ADS_1
" ada apa kamu kesini?
Temen Ridwan pun menjelaskan dan memberitahukan kepada Elisa bahwa orang tua Ridwan meninggal. dia cari cari aku sudah beberapa hari baru ketemu hari ini.
Aku kaget mendengar nya, karena aku tidak menyangka kalau orang tuanya Ridwan sudah meninggal. " aku merasa dosa sama orang tuanya Ridwan.karana waktu itu aku meninggal kan orang tuanya Ridwan di sanah"ucapan Elisa ke pada temen nya.
Temen nya Ridwan pun menceritakan kejadian yang sebenarnya nya ke pada Elisa;
"Sangat disayangi orang tua Ridwan meninggal karena sakit keras/ setruk, pastinya setiap orang tua akan merasakan kesedihan yang mendalam. Hati siapa yang tak akan berduka saat melihat orang tuanya sakit terkapar tidak ada yang merawat sama sekali. dia mepunyai anak Ridwan tidak merawat orang tuanya dengan baik, apa lagi istri nya Ridwan tidak ada perhatian sedikit pun sama mertuanya. padahal orang tua Ridwan dikenal periang, baik sama orang lagian dan ternyata menyimpan kesedihan yang mendalam hingga dia meninggal begitu mengenaskan di kamar nya".
"Dari siang sampai sore orang tua nya Ridwan di rawat sama tetangga terdekatnya, tetangga nya lah yang selalu merawat orang tuanya Ridwan,saat Ridwan dan istrinya tidak ada. diketahui bahwa orang tuanya Ridwan mempunyai kekesalannya sama anak dan menantunya itu. orang tua Ridwan selalu cerita pada tetangga yang merawat nya sambil meneteskan air mata.orang tua Ridwan pun memiliki buku diare rahasia yang baru ditemukan setelah meninggal dunia.isi buku diare nya adalah orang tua Ridwan merasa gagal mendidik anak nya seperti itu, anak nya tidak punya hati sama sekali sama semua orang apalagi istrinya juga lebih lebih tidak punya hati lagi. dia punya anak tidak bisa merawat orang tuanya dalam ke adan sakit."
"Pada malam itu istrinya Ridwan berangkat ke pesta di mana mertuanya minta tolong ke istrinya Ridwan mau minta bawain minum karena dia ke sakitan ,dia malah pergi tidak menolong mertuanya lagi. dia mau bangun malah jatuh di tempat tidur terbentur meja."
__ADS_1
"Tak ada yang menyangka orang tua nya Ridwan langsung meninggal,dia mengakhiri hidupnya sendiri di kamar itu dengan ke adan berlumuran darah kepalanya. orang tua Ridwan itu membuat banyak tulisan di buku hariannya yang berisi ke tidak bahagiaannya. dari pertama orang tuanya tinggal di rumah Ridwan sudah tidak di perlakukan dengan baik sama istrinya, "dia kesal sama Ridwan mempunyai istrinya seperti itu. orang tua Ridwan tidak bahagia tinggal di Rumah Riswan.Ridwan menggap orang tua nya tak pernah ada di sini. orang tua Ridwan lebih menyayangi Elisa di banding anak nya itu".
"Ridwan dan Istrinya sering membuat orang tuanya sedih.bahwa Ridwan dan istrinya itu tidak tahu kalau orang tuanya itu pernah dibawa ke Rumah Sakit sama tetangga nya.di rumah Ridwan banyak polisi setelah ditemukan orang tua nya Ridwan terdampar di kamar nya dan kepalanya berlumuran darah di lantai. Ridwan melihat orang tuanya sudah meninggal gemetar dan tidak ada tenaga sedikit pun.pihak RT pun langsung mengambil tindakan tegas dan mengeluarkan Ridwan dan istrinya di sanah." cerita dari teman nya Elisa
Setelah di ceritakan semua dari temen nya Ridwan, aku tidak menyangka, karena orang tuanya Ridwan meninggalnya sangat tragis. kasian selama hidupnya belum pernah bahagia dan mempunyai anak tidak sayang sama orang tuanya. miris sekali ke hidupan orang tuanya Ridwan, selama hidup nya belum pernah merasakan ke senang an dari anak nya sendiri.
Kini, setelah orang tua Ridwan pergi untuk selamanya, Ridwan dan istrinya mengalami kesedihan dan perasaan yang begitu hampa. Mengingat orang tuanya adalah sosok yang selalu tampak periang dan selalu memeriahkan suasana, kepergiannya menghadirkan kekosongan yang amat dalam . Ridwan merasakan kekecewaan nya karena dia selama hidup nya belum pernah membahagiakan orang tuanya sama sekali, bahkan pas orang tua Ridwan sakit dia tidak merawat orang tuanya sama sekali.
Sekarang Ridwan menyesal dan meyesal karena selama hidup nya Ridwan sudah durhaka sama orang tuanya. dia terus menerus menyesali semua ke salahkan nya ke pada orang tuanya.
"Mudah mudah Ridwan setelah di tinggal kan oleh orang tuanya, dia sifatnya berubah lebih baik. dia makin sayang sama istrinya, dia makin menghargai perasaan perempuan, semoga tidak egois lagi, bertanggung jawab sama istrinya", ucapan Elisa ke pada temen nya.
Aku tidak bisa ke rumah Ridwan, karena aku tidak mau ketemu sama Ridwan. dan aku ga mau kalau Ridwan ngambil Naura lagi, aku sudah tidak mau punya masalah lagi sama Ridwan, karena aku di sini sangat bahagia . aku sudah terbiasa hidup bertiga tanpa ada masalah sama siapa pun,
__ADS_1
Akhirnya temen nya Ridwan pun pamitan pulang, karena ke sini nya mau memberi kabar kepada aku dan sekalian pingin tau ke adan aku sekarang. karena sudah lama temen nya Ridwan tidak ketemu sama aku.