Sembunyi

Sembunyi
Hari Pertama


__ADS_3

" Kalau kau berani menyentuh ku saat ini , akan aku pastikan kau akan menyesal . Jadi , pergilah sekarang atau kita akan melanjutkan ini . "


...***...


" Aku sudah memberinya peringatan , tapi dia mengabaikanku , Ms.Ponix . "


Mereka sedang di dalam ruang guru sekarang . Tepatnya , di ruang wali kelas mereka . Ms.Ponix nampak menurunkan kaca mata . Meneliti apakah wanita kecil ini berbohong atau tidak . Nihil .


Tak lama Ms.Ponix berbalik arah melihat pada Ari .


" Apakah benar seperti itu , Mr. Maxmillan ? " Ari hanya terdiam . Kali ini memang dia yang ceroboh dan dia tidak akan lolos dari mata tajam Ms.Ponix .


Oh , dia di permalukan untuk kesekian kalinya pagi ini . Keningnya saja masih bengkak besar tidak kepalang , ditambah lagi dengan dilihat oleh se-antero sekolah karena kalah cepat dari wanita tomboy di hadapannya saat ini .


" Aku bertanya padamu , Mr.Maxmillan ." Suara itu sedikit meninggi sekarang . Ari sekali lagi merasa terpojokkan .


" Apakah kalian akan selalu seperti ini ? sampai lulus ? sampai besar , sampai tua ? "


Ms.Ponix mengambil langkah untuk kembali duduk di singgasananya . Memijat kening perlahan .


" Seriously ? ini masih pagi dan kalian sudah membuat hariku yang tenang berhasil di kacaukan ? " Lagi , Ms.Ponix mengoceh , namun tak salah satu pun dari mereka yang menanggapi .


sudah biasa , Ms.Ponix memang DRAMA QUEEN .


" Yaaa , setidak nya hari ini kesialan ini bisa aku lepaskan pada orang yang tepat . " Imbuh nya merayakan kemenangan dalam hati .


...***...


Dassa masih tak habis pikir dengan apa yang ia lihat tadi . Bagaimana mungkin seorang wanita bertubuh kecil bisa memiliki kekuatan sebesar tadi ? apa yang ia makan ?


" Haii , newbie . Apa yang sedang kau pikirkan ? " Hanni duduk sambil bersikedap dada disebelah Dassa . Sambil sesekali membenarkan kepangan yang sedikit rusak .


" Apakah hal tadi sering terjadi ? "


" Yang mana ? " Tanya Hanni balik .


" Oh yang tadi ? " Sambungnya sambil melirik takut ada yang menguping pembicaraan mereka .


" Itu selalu terjadi tapi tidak pernah terjadi didepan kami . Maksudku , mereka selalu baku hantam tapi di belakang kelas , tidak pernah didepan murid yang lain . Mereka benar-benar baku hantam tapi setelah itu selesai mereka tidak mengeluh sakit apa pun , seperti tidak pernah terjadi apa-apa . " Hanni menceritakan dengan sedikit bersemangat .


" Kenapa kau bertanya ? kau terkejut ? " Dassa hanya menganggukan kepala nya 3x .

__ADS_1


" Aku , hanya penasaran kenapa Cahaya bisa memiliki kekuatan sebesar itu . Ia adalah seorang perempuan , tapi bisa menarik kepala seorang lelaki seperti Ari . Apakah dia mempunyai ilmu bela diri ? " Dassa berbicara sambil menutup matanya . Kedua tangannya bersikedap .


" Apakah kau menyukai nya ? "


" Apa yang sedang Hanni tanyakan ? ini jelas di luar konteks . " Batin lelaki manis itu .


" Bukan , aku tidak mungkin jatuh cinta pada wanita sekasar itu , Hanni . " Dengan cepat Dassa membuka matanya dan menampik pikiran liar seperti itu .


Hanni mengerutkan alis nya .


" Astaga , maksudku apakah kau menyukai aksi tadi . Bukan menyukai nya sebagai perempuan . Ya tuhan , pikiranmu terlalu jauh , Mr.Alaric . "


Hanni tertawa renyah mendengar pengakuan dari teman barunya itu . Bagaimana mungkin mereka bisa dengan santai membicarakan soal " CINTA PADA PANDANGAN PERTAMA " Sedangkan tidur saja masih di bacakan dongeng oleh ibu mereka . Ah , lelaki memang Naif .


Dassa terlihat tetap cool padahal Hanni tau , kedua pipi lelaki itu tampak memerah karena malu .


" Kau , memerah . " Hanni menaikan jari teluntuk nya untuk menunjuk kedua pipi lelaki disamping nya .


Dassa menyentuh pipinya ringan , namun hanya sebentar .


" Aku hanya terjebak dengan kata-katamu . " Elaknya .


Hanni mencibik tanda mengejek namun setelah itu ia tidak mempermasalahkan lagi semua yang terjadi pagi ini .


Kali ini Hanni benar-benar memberikan senyuman tulus kepada nya . Dassa hanya melirik sejenak lalu kembali bersikap dingin seperti tadi .


...***...


" Apakah kau merasa tidak nyaman , Cahaya ? mereka semua sepertinya membicarakanmu . " Hanni berbicara sedikit membisik pada Cahaya .


RUMOR SANGAT MENGERIKAN .


Ketika bel istirahat berbunyi , anak-anak langsung menyerbu kantin bak predator . Cahaya dan Hanni memilih duduk di ujung kantin . Karena inilah mereka berdua jadi tau bahwa mereka sedang menjadi pusat perhatian .


Cahaya sedikit melirik , lalu meletakan bekal yang sudah ibu nya siapkan tadi pagi . Nasi goreng super pedas plus sosis . Bahagia itu sederhana .


" Coba kau lihat wajahku yang manis ini . " Tangan itu dinaik turunkan tepat di wajah nya , dengan polos Hanni bahkan mengikuti arahan tangan Cahaya tersebut .


" Apakah terlihat aku perduli pada apa yang mereka pikirkan atau apa yang mereka katakan ? " Hanni menggeleng dengan mantap .


Hanni hanya tertegun melihatnya . Bagaimana mungkin ia selalu nyaman tanpa ada seorang teman ? secara formalitas - Ya , dia mempunyai banyak teman di sekolah . Tapi secara pribadi , Cahaya memang benar-benar sendiri .

__ADS_1


" Mengapa kita tidak bergabung saja dengan mereka disana ? " Hanni menunjuk salah satu dari banyak nya kursi di kantin . Salah satu geng anak populer disekolah yang sedang makan .


Cahaya mengikuti arah tunjukan itu " Kalau kau mau , silahkan . Aku sedang tidak berminat . "


Belum lagi Hanni menyangga , kursi didepan Hanni tertarik kebelakang .


" Bagaimana jika aku yang bergabung ? aku anak baru dan aku sendiri . " Dassa duduk sambil menaruh bakso yang sudah ia pesan sedari tadi.


" Enyahlah . " Ucap Cahaya pelan .


Dassa sedikit terkejut tapi ia pura-pura tidak peduli dan melanjutkan ritual mencampur PELENGKAP bakso nya .


Melihat Dassa yang tidak bergerak , sangat membuat nya kewalahan .


" Ya tuhan , ada apa hari ini ? apa aku belum berdoa sebelum berangkat sekolah atau bagaimana ? kenapa hari ini sangat menyebalkan ! dan kau , Mr.Alaric . Berhenti untuk berpura-pura akrab denganku . Ini hari pertamamu sekolah , bukan ? sebaik nya kau berikan kesan yang baik pada teman-teman disekitarmu ! "


Dassa akhir nya merespons perkataan yang Cahaya tembak untuknya . Ia bahkan sampai berhenti mengaduk bakso yang tampak sangat menggairahkan itu . Duduk dengan tegap lalu bersikedap menatap netra Cahaya .


" Dan aku sedang memberikan kesan terbaik pada teman-temanku . Padamu salah satu nya , apa aku salah ? "


TELAK ! DASSA SEKALI LAGI MEMATAHKAN ARGUMEN DARINYA .


"KAU BENAR-BENAR DAN SANGAT-SANGAT MENYEBALKAN ! " Cahaya sedikit menunduk dan menunjuk muka Dassa secara kasar .


Tapi yang di dapat adalah respon yang sangat berbeda . Lelaki itu malah tersenyum manis . Sangat manis . Benar-benar manis .


" Senang juga bertemu denganmu , Ms.Senja . " Ucapnya lalu kembali mengaduk kuah bakso yang sudah sempat ia racik sedari tadi .


Bisik-bisik dari murid lain seketika menggema di kantin sekolah , dan ini sangat membuat Cahaya muak . Tanpa berpikir panjang ia langsung menyambar kotak makanan milik itu dan pergi dari kantin .


Ia benci menjadi pusat perhatian , itulah kenapa ia tidak pernah baku hantam di muka umum .


Ia benci menjadi pusat perhatian , itulah kenapa jika ia sakit sekalipun Cahaya tidak pernah menunjukannya pada orang lain .


Cahaya hanya ingin pulang sekarang , badannya sangat bergetar tak karuan . ia benci menjadi pusat perhatian karena dia salah satu " PENIKMAT PANIC ATTACK " .


...***...


( Serangan panik (panic attack) adalah munculnya rasa takut atau gelisah berlebihan secara tiba-tiba. Kondisi yang juga disebut dengan serangan kegelisahan ini ditandai dengan detak jantung yang bertambah cepat, napas menjadi pendek, pusing, otot menjadi tegang, atau gemetar. Serangan panik dapat berlangsung selama beberapa menit atau hingga setengah jam )


jika kalian bertanya kenapa suasana sekolah SD sangat berbeda dengan suasana SD pada umumnya , yang anak-anaknya nakal atau gimana , ini latarnya sekolah internasional ya guuys , jadi dari kecil anak-anak disekolah ini sudah di tuntut menjadi seperti orang dewasa .

__ADS_1


dengan standar yang tinggi untuk terbiasa di kehidupan kedepan . gituuuuu , jadi jangan terlalu direalistis banget yaa toh cuman cerita novel kok .


jangan lupa untuk vote dan comment lalu beri masukan ya .


__ADS_2