
Berbeda halnya dengan Rendy yang dibuat kuwalahan oleh tingkah dari Putri yang masih belum terlalu sadar dari mabuknya.
Kadang Rendy menabok kepala Putri sampai tersungkur ke lantai. Kadang juga Rendy menyiram Putri dengan air es yang baru iya keluarkan dari kulkas. Tapi itu semua tak menyadarkan Putri tapi malah membuat iya semakin menjadi jadi.
Putri yang masih dalam pengaruh alkohol terus bergumam dan yang membuat Rendy melototkan matanya saat Putri menyebut nama seseorang yang terdengar begitu pilu.
" Wah kekasihku yang ganteng wuhaha ( tawanya dengan kencang ) kau menghianatiku brengsek. Kau menghianatiku " Teriak Putri dengan tangisnya yang sudah pecah.
" Kau sering memintaku untuk memberikan segalanya kepadamu tapi " Lanjut Putri.
" Kau yang kucintai kenapa bisa kau menghianatiku " Pilu Putri dengan tertunduk di lantai. " Saat aku sudah ingin memberikan segalanya kepadamu tapi...tapi kenapa...kenapa kau malakukan itu kepada gadis lain? kenapa ? " Putri tak henti hentinya berbicara.
Begitulah dengan Putri jika sedang mabuk. Ia akan meluapkan segala kesedihannya, segala rintangan yang dihadapinya, segala yang dibencinya bahkan iya juga tak segan untuk menghancurkan semua benda yang ada disekitarnya.
Rendy melihat semua itu hanya mematung seakan akan hanya menyaksikan pertunjukan yang sedang berlangsung. " Begitu sakit hatinya kah dia? lagi pula kenapa iya harus mau memberikan hal yang berharga dalam hidupnya kepada laki laki yang brengsek hanya dengan kata cinta " Batin Rendy dengan terus bertanya tanya.
__ADS_1
" Untung saja laki laki itu melakukannya kepada gadis lain bocah bodoh " Human Rendy lalu memegang erat Putri yang terus saja memberontak.
" Wah guru killer yang kejam, wuhaha kau disini? " Ujar Arina dengan tawanya yang menggelegar.
Rendy yang mendengarnya merasa marah dan ingin membawa Putri pulang ke tempatnya tapi baru saja iya ingin menarik Putri tapi Putri sudah jatuh pingsang tak sadarkan diri. Rendy dibuat panik dan langsung menelpon dokter pribadinya.
Cerita Beralih ke👇
Arnan dan Arina yang sudah duduk di meja makan merasa tegang. " Huff kok gue merasa kayak di ruang sidang yah " Batin Arina dengan gugup. Dengan cepat Arnan menggenggam tangannya dan membisikkan sesuatu agar Arina tidak takut lagi.
" Apa? " Teriak Arnan dan Arina bersamaan.
" Iya agar kamu tak nyosor nyosor lagi " Kata mama Desi melihat Arnan.
Mama Desi yang tak menerima bantahan pun membuat keduanya harus melakukan pernikahan mendadak ini. Arina yang sudah gugup setengah mati membuat keringatnya bercucuran di mana mana.
__ADS_1
" Tenang saja sayang. Untuk saat ini kalian hanya perlu akad nikah dan setelah kamu lulus maka kalian akan melakukan resepsi pernikahan yang sangat meriah bahkan semuanya harus mengenangnya " Mama Desi yang menjelaskan kepada Arina karena melihat gadis itu sangat syok dan gugup.
Arnan terus menatap manik mata Arina yang seakan akan meminta persetujuan kepada gadis kecil itu. Dengan gugup Arina hanya mengangguk pelan yang berhasil membuat Mama Desi berteriak senang.
" Yes berhasil. Akhirnya aku punya menantu mudah, seksi cantik lagi. Walau nanti keduanya harus mendengar banyak omongan dari orang lain..sugar Daddy and sugar baby, tapi tidak apa apala yah hehehe " Batin Mama Desi dengan senyum mengembang di bibirnya.
Hay Guys Kembali Lagi nih😄
Jangan lupa vote anda yah😁
Dan satu lagi Jangan lupa like and komen yah...
Karena like dan komen kalianlah yang jadi semangatku💪💪💪
Selamat Membaca😍😍
__ADS_1