Seorang CEO Menikahi Gadis SMA

Seorang CEO Menikahi Gadis SMA
BAB 37


__ADS_3

Dua insan yang telah disatukan oleh ikatan pernikahan itu kini telah ada di dalam kamar pengantin yang dipenuhi dengan bunga yang bertebaran dimana mana dan lampu disetiap sudut ruangan seakan menambah kesan romantis yang sedang menyelimuti keduanya.


Satunya terlihat biasa biasa saja dengan hati berbunga bunga dan satunya lagi sudah gugup setengah mati.


Hari yang sudah lama ditunggu tunggu oleh pria dewasa kini benar benar terjadi. Dimana iya benar benar menjadi milik dari seorang gadis mudah. Tak terbayangkan jikalau iya akan mempersunting gadis kecil yang menurutnya masih bocah.


Ternyata umur yang cukup terpaut jauh tak menghalangi keduanya untuk bersatu, karena buktinya sekarang Arnan benar benar memiliki Arina sepenuhnya. Hidup akan dijalaninya bersama orang yang dicintai sampai akhir hayat itu tiba.


Berbeda dengan gadis yang sudah tak mampu mengatur nafasnya karena tubuhnya yang gemetar hebat. Pikiran pikiran aneh terus saja berputar di kepalanya sampai iya mengidik ngeri. Jantung yang sudah terpompa lebih cepat menandakan iya benar benar gugup setengah hidup. Ahk haluanku sedikit alay🤣🤣


Karena sibuk dengan hayalan hayalan kotornya membuat Arina tak sadar jika sudah sedari tadi Arnan suaminya itu bertanya kepadanya.


" Kamu yang mandi duluan atau aku? " Tanya Arnan tepat ditelinga Arina karena sudah berkali kali iya bertanya kepada istri kecilnya itu tapi tiada respon sepatah kata pun.


Arina yang terkejut langsung mendongakkan kepalanya menatap wajah tampan Arnan. " Ya Tuhanku ya Rabbi sungguh ciptaan yang sempurna " Batin Arina berteriak. Karena tak ada respon dari Arina membuat Arnan meniup seluruh wajahnya.

__ADS_1


" Ahh, kak ada apa? " Tanya Arina dengan kaki yang bergetar.


" Dari tadi aku tanya mau mandi duluan atau aku saja? " Kata Arnan lagi yang mendapatkan respon cepat dari Arina " Aku saja kak " Jawab Arina lalu berlari kedalam kamar mandi. Arnan yang melihatnya hanya terkekeh dan sadar jika gadisnya itu takut. 🤣🤣 Takut bermalam pertama.


Arina yang sudah merendam tubuhnya kedalam bathtub merasa sangat lega. Tapi secepat kilat pikirannya kembali menerawang tentang malam malam yang akan dilaluinya mulai saat ini sampai selamanya.


" Tuhan bagaimana ini, aku takut. Bagaimana rasanya tuhan apakah enak atau menyakitkan " Guman Arina yang sudah merengek curhat kepada Tuhan.


" Aish tapi kata orang, kalau pas masuk pasti sakit " Guman Arina yang pikirannya terus menerus memikirkan hal hal kotor.


Kaget mendengar ketukan pintu akhirnya iya lompat keluar dari bak mandi itu dan terpeleset.


" Awwww.... Pantatku " Teriak Arina karena merasa pantatnya yang terbentur di lantai cukup keras. Iya mendengus kesal membayangkan pantatnya yang tepos pasti akan bertambah tepos.


" Arina kamu kenapa sayang? cepat buka " Teriak Arnan di balik pintu yang sudah seperti cacing kepanasan mendengar istrinya teriak.

__ADS_1


Arina yang merasa sakit pada pantatnya merasa kesal karena telinganya lebih sakit mendengar teriakan Arnan dari luar.


" Iya iya kak aku tidak apa-apa. Aku akan segera keluar " Teriak Arina dari dalam dan berusaha berdiri dengan susah payah.


" Akh awww sakit " Ringis Arina yang telah berhasil berdiri.


.


.


.


Hehehe Haluku semakin hari semakin gaje. Maklum yah guys kalo banyak kesalahan. Baru belajar juga soalnya.


Ku sadar kok kalo cerita ini gaje banget jadi aku butuh komen kalian jika dalam penulisan banyak terjadi kesalahan. Bukan hanya penulisan tapi dari segi yang lainnya aku butuh komen kalian.

__ADS_1


Selamat membaca readers tercinta😍😍


__ADS_2