Seorang CEO Menikahi Gadis SMA

Seorang CEO Menikahi Gadis SMA
BAB 66


__ADS_3

Di sebuah rumah sakit terbaring seorang gadis yang terlihat sangat lemah. Tubuhnya pucat pasi dengan mata yang terpejam.


Tak butuh waktu lama matanya bergerak menandakan iya telah sadar dari pingsannya. Merasa bingung dengan dirinya kenapa iya bisa berada di ruangan rumah sakit. Perlahan iya mencoba untuk mengingat-ingat apa yang telah terjadi.


" Perasaan aku tadi keluar untuk mencari pekerjaan tapi kenapa aku ada disini ? " Tanyanya kepada dirinya sendiri. Kemudian ada seorang perawat yang masuk untuk memeriksa keadaanya.


" Sus apa yang terjadi denganku? kenapa aku bisa ada disini? " Tanyanya beruntun.


" Adek tadi dibawa oleh seorang wanita kesini. Dia menemukan adek pingsang di pinggir jalan "


" Lalu wanita itu dimana sus ? "


" Di luar ! mungkin wanita itu akan segera masuk " Jelasnya.


" Sus sebenarnya aku sakit apa ? "


" Loh emang Ade nggak tau ? "


" E..eemangnya aaa,,aku kenapa sus ? " Tanyanya dengan diselimuti rasa takut.


" Ade kan hamil 7 Minggu "


degggg


" hamil ? " Lirihnya dengan air mata yang keluar begitu saja dari mata bulatnya.

__ADS_1


" Ti...tidak,,tidak mungkin " Teriaknya dengan histeris.


" Akhhhhhh suster tidak, tidak mungkin " Tangannya tak henti memukul mukul perutnya yang masih rata. Pikirannya kacau sungguh kacau.


" Tenanglah dek, pikirkan bayi ada diperut Ade "


" Akhhh tidak " Teriaknya dengan histeris tak menerima apa yang baru saja di dengarnya. Sampai wanita yang menolongnya kaget dan masuk begitu saja.


" Ada apa Sus ? " Tanya wanita itu dengan panik melihat kondisi gadis itu.


" Dia histeris saat mendengar kalau iya sedang mengandung "


" Tenanglah nak " Kata wanita itu menenangkan Putri. yah gadis itu adalah Putri.


kalian pasti heran dan kaget kan kenapa Putri tiba tiba hamil. nanti kalian pasti ceritanya kok.


Pikirannya kacau tak habis pikir dengan musibah yang menimpanya. Memikirkan bagaimana hidupnya kelak dengan bayi yang ada di kandungannya kini.


Melukai bayinya kini hanya akan menambah rasa bersalahnya di kemudian hari.


" Nak tenanglah. Mungkin ibu memang tidak tahu permasalahan apa yang sedang kamu hadapi tapi percayalah semuanya akan baik baik saja " Kata wanita itu dengan penuh perasaan dan kasih sayang layaknya seorang ibu.


Melihat Putri terus saja menangis akhirnya iya menenangkan Putri dengan mengatakan bahwa kehadiran seorang anak itu adalah sebuah anugrah dari Tuhan. Walau sekeras kita tidak mengingingkannya tapi seorang anak adalah hal yang berharga bagi seorang ibu.


Perlahan Putri bisa menenangkan dirinya. Iya hanya menatap ke depan dengan tatapan kosong.

__ADS_1


" Ibu " lirih Putri memegang wanita yang menolongnya itu.


" Iya nak ada apa ? " Katanya dengan penuh kelembutan.


" Bisakah aku memanggilmu ibu " Kata Putri yang hampir tak terdengar.


Mendengar itu air mata menetes dari wanita itu. Iya seakan akan mengerti apa yang dialami oleh gadis kecil yang ada di hadapannya itu. Hatinya tercabik-cabik melihat air mata Putri yang tiada hentinya.


" Tentu saja nak " Kata Wanita itu sambil memeluk Putri selayaknya seorang ibu yang merengkuh putrinya yang terluka.


" Bu tolong bawa aku pergi jauh dari sini " Putri mengatupkan tangannya memohon disertai dengan air mata mengalir.


" Apa maksudmu nak "


" Bawa aku pergi Bu, tolong. Aku sudah tidak punya siapa siapa Bu. Aku sebatang kara " Lirihnya dengan hati yang begitu hancur.


Mendengar kata yang terucap dari bibir Putri membuat hati wanita itu seakan dihantam oleh batu yang besar. Air matanya pun tak bisa iya tahan.


" Baiklah nak ibu akan membawamu pergi, tapi sebelum itu berjanjilah kepada ibu untuk tidak melukai bayimu nak. Ibu akan selalu menjagamu selayaknya anak kandung. Ibu akan membantu merawat anakmu kelak "


" Dan mulai saat ini kau menjadi anak


ibu " Putri yang mendengar itu hatinya benar benar sakit.


" Terimakasih Bu "

__ADS_1


Merasakan sosok seorang ibu adalah momen yang begitu diinginkan oleh Putri selama ini. Hal yang tidak pernah dirasakannya selama hidupnya membuat iya haus akan kasih sayang seorang ibu.


Mengingat kembali perjalanan hidupnya yang tak mudah mulai iya kecil hingga sekarang membuat Putri merasa sakit, tapi iya seakan harus kuat demi mahluk kecil yang tumbuh dalam perutnya itu.


__ADS_2