Seorang CEO Menikahi Gadis SMA

Seorang CEO Menikahi Gadis SMA
BAB 42


__ADS_3

Saat bel berbunyi semua siswa berhamburan untuk keluar kelas dan kembali ke rumah masing masing.


Arina yang berencana untuk ke apartemen tempat tinggal Ellin pun sudah menelpon Arnan suaminya untuk meminta izin. Dan alhasil iya harus mengeluarkan jurus rayuan yang menggoda agar suaminya itu mau mengizinkannya. Dengan berat Arnan pun mengiyakan permintaan istrinya yang terdengar memelas. Apalagi mendengar suaranya yang begitu manja membuat yang mendengarnya tak tega untuk tidak mengabulkannya.


Arina yang sudah di jemput dengan sopir pribadi yang telah diutus untuk mengantarnya kemanapun iya pergi. Di dalam mobil Ellin terus saja menangis.


" Rin, Putri itu kenapa sih main pergi pergi aja. kalau ada masalah itu dibilang jangan dipendang sendiri. Gini kan jadinya " Ujar Ellin yang masih terisak.


" Sudah sudah jangan menangis. Kita sebaiknya tenang dan setelah kita sampai mari kita baca surat yang ditinggalkan oleh Putri " Jawab Arina yang berusaha menenangkan Ellin sahabatnya.


Sesampainya iya di apartemen Ellin mereka langsung naik ke lantai 7.

__ADS_1


Saat hendak membuka surat yang telah ditinggalkan oleh Putri, Ellin maupun Arina merasa takut.


" Rin Putri nulis apa coba disini " Tanya Ellin dengan wajah sedikit penasaran.


" Bisa diam nggak sih loh? dari tadi tanya terus nggak bisa diam. Tadi aja kerjanya cuma nangis " Kata Arina dengan kesal.


" Yah kan aku sedih Rin, loh emang enggak sedih ? " Jawab Ellin lagi.


Saat tangan putih nan mulus Arina membuka surat itu, mata bulatnya pertama menangkap kata " Untuk kedua Sahabatku " Begitulah isi depan dari surat yang ditulis Putri.


Arina maupun Ellin begitu was was dan memberanikan diri untuk membukanya.

__ADS_1


" Arina dan Ellin sahabatku, kalian harus tahu kalau aku sudah menganggap kalian sebagai saudaraku bahkan sudah seperti keluargaku sendiri. Maafkan aku selama ini jika banyak salah, sesungguhnya aku begitu menyayangi kalian berdua. Karena kalian berdualah aku bisa tersenyum dan hidupku yang awalnya suram kembali berwarna. Aku sangat bersyukur karena mendapatkan sahabat seperti kalian. Maaf karena membuat kalian cemas, maaf juga karena aku tiba tiba saja pergi.😭😭


Aku benar benar sudah lelah, aku sangat lelah menghadapi hidupku sendiri. Kadang aku merasa hidupku tak berguna. Arina Ellin kalian harus mengerti jika kalian sudah melihat surat ini berarti aku sudah pergi jauh dari hidup kalian, jauh sangat jauh😭😭. Aku tidak mengerti kenapa takdir selalu mempermainkanku. Arin Ellin aku sebenarnya hanyalah anak angkat yang diperlakukan tidak seperti seorang manusia, aku hanyalah parasit bagi mereka semua, setiap hari bahkan setiap saat aku begitu tersiksa mengahadapi kenyataan hidupku apalagi mengingat perlakuan mereka yang hanya bisa menyiksaku setiap saat😭😭. Kalian juga harus tahu kenapa aku memaksa Ellin untuk ikut pindah, itu semua karena orang tua angkatku sudah mengusir dan membuangku bak sampah😭😭. Dengan berat hati aku pun pergi dan terpaksa memaksa Ellin untuk pindah agar aku akan selalu bersama kalian berdua karena hanya kalianlah yang aku punya saat itu. Hidup dan perasaanku kembali hancur saat mereka datang lagi untuk membawaku pergi dan ternyata mereka sudah menjualku. Dengan terpaksa aku mengikuti semua keinginan kedua orang tua angkatku karena jika tidak maka hidup kalian akan dalam bahaya😭😭. Aku hanya berdoa agar kalian selalu bahagia, mendapatkan keluarga yang menyayangi kalian. Terutama Ellin semoga kau bisa mendapatkan pendamping hidup yang selalu menyayangimu selamanya. Rasanya begitu sesak meninggalkan Ellin seorang diri setelah melihat satu sahabatku sudah memiliki keluarga sendiri. Aku memiliki permintaan kepada kalian berdua, jagalah diri kalian selalu dan jangan lupa kewajiban kalian yah, selalulah bersama dan jangan saling meninggalkan. Buat Arina aku mohon jangan tinggalkan Ellin sendirian, jagalah dia untukku. Jangan bersedih dan tersenyumlah selalu, aku begitu menyayangi kalian berdua. Terimakasih atas waktu kalian selama ini dan selamat tinggal " 😭😭😭


Arina dan Ellin sudah tak bisa membendung air mata setelah membaca isi surat itu. Ternyata sahabatnya selama ini menyimpan begitu banyak penderitaan dibalik senyum cerianya. Sesak di dada hanya itulah yang terjadi pada kedua gadis yang sudah terduduk lemah dilantai dengan air mata yang sudah membanjiri pipi.


Huffff syapek 🤣🤣


Up lagi dong untuk kalian😍😍


jangan lupa vote like and komen agar aku selalu semangat oke.

__ADS_1


Jika ada kesalahan komen yah agar koreksi


__ADS_2