Seorang CEO Menikahi Gadis SMA

Seorang CEO Menikahi Gadis SMA
BAB 70


__ADS_3

" Daddy " Suara anak kecil menggema di telinganya.


" Daddy "


" Deddy, tolong " Suara itu masih saja terus menghantui pendengarannya.


Keringat kecil membasahi pelipisnya kala anak kecil itu terus saja memanggilnya Daddy.


" Si...siapa kau ? " Beo nya dengan bingung.


" Aku ini anakmu Daddy "


" Tidaaaaakk " Teriaknya dengan tubuh yang gemetar. Tak menyangka iya sudah beberapa hari di datangi oleh mimpi yang sama. mimpi melihat anak yang terus memanggilnya Daddy.


" Oh ****, mimpi apaan ini " Mengusap kasar wajahnya yang di penuhi oleh keringat dingin itu.


Ia bergegas turun dari ranjang, lalu menuju toilet guna membersihkan diri. Perihal pagi itu iya harus mengajar.

__ADS_1


Dengan wajah yang terlihat tampan dan gagah, iya berangkat mengajar dan berlahan melupakan mimpi yang akhir akhir ini menghantuinya.


Tapi semuanya tidak sesuai yang iya harapkan, hatinya berkata untuk tidak mengingat mimpi itu tapi nyatanya pikirannya terus saja tertuju pada mimpi yang menurutnya sedikit aneh itu.


Kegiatan mengajarnya pun tidak berjalan dengan lancar sehingga dia memutuskan untuk pulang ke rumahnya.


Pikiran dan hatinya terus saja teringat akan sosok gadis kecil yang selalu terlihat kalem di setiap situasi. Gadis yang pernah menemaninya beberapa bulan dan gadis yang mungkin saat ini sudah mengisi hatinya.


Hampir gila karena memikirkan itu semua, sehingga iya pun memutuskan untuk mengunjungi apartemennya yang ada di Bandung. Berfikir bahwa gadis kecilnya itu tak pergi meninggalkan tempat itu.


Sesampainya di apartemen, iya pun dengan bahagianya langsung menerobos masuk. Tapi kebahagiaan di wajahnya hilang kalah melihat setiap sudut ruangan yang ada itu terlihat berdebu dan tak terawat. Pikirannya sudah tak seimbang, kakinya terus melangkah menelusuri setiap ruangan yang terlihat rusuh itu.


Terduduk lesu di sofa ruangan, mengingat kembali kebodohannya kala meninggalkan gadis itu seorang diri di apartemen yang jelas jelas bukan milik gadis itu.


Terbayang kenangan ketika beberapa bulan bersama, Di pagi hari di malam hari gadis itu selalu menemani hari harinya.


" Maaf " Lirihnya disertai dengan derai air mata yang berhasil lolos dari pelupuk matanya.

__ADS_1


Nyatanya kini iya kehilangan lagi. Iya kehilangan orang yang iya cintai karena kebodohannya.


" Aku memang bodoh meninggalkanmu sendirian disini. yang aku sendiri tahu bahwa kamu pasti tidak akan mau tinggal disini " ujarnya sendiri seperti orang yang bodoh.


" Kamu di mana? tolong kembalilah "


" Aku sadar, aku mencintaimu "


Seberapa banyak pun air mata yang keluar dan seberapa besar pun penyesalan yang kini iya rasakan tak akan mampu membuat gadis itu berada disisinya sementara gadis yang iya cari tengah berbaring tak sadarkan diri di rumah sakit.


Iya bangkit berdiri, meyakinkan diri bahwa iya akan dengan muda mendapatkan apa yang iya inginkan, termasuk gadis yang bernama Putri Avila itu.


" Aku pasti akan menemukanmu sayang " Ujarnya melangkah keluar dari apartemennya.


" Bodoh aku memang bodoh, aku baru menyadari perasaan cinta yang begitu besar setelah dirimu tak lagi bisa kulihat sayang " beonya seperti orang gila.


Tak ingin menundah waktu, membuat iya mengerahkan beberapa orang untuk mencari gadis yang berhasil mencuri hatinya.

__ADS_1


Hay Guys maaf banget yah, tidak up untuk waktu yang lama. Dan cerita ini mungkin akan author lompatkan menjadi beberapa tahun kemudian agar ceritanya sedikit ada perubahan.


Terimakasih masih mau membaca novel ini😍😍


__ADS_2