
" Baiklah ayo pulang " Ajak Salim saat melihat tangisan Ellin semakin menjadi jadi.
Keduanya pun akhirnya berjalan menuju pintu. Tapi belum juga sampai di pintu terdengar suara jatuh dari lantai atas.
Salim dan Ellin kaget dan langsung memutar badannya ke arah belakang. Dan Ellin berteriak histeris melihat tubuh manusia yang berlumuran darah tergeletak di atas lantai.
Semua Lampu langsung padam kecuali lampu yang mengarah pada sosok manusia yang bersimpuh darah.
Salim terus berusaha memenangkan Ellin yang sangat ketakutan. Tapi berbeda dengan dia yang seolah olah mengerti apa sebenarnya yang terjadi.
Di ambilnya Hp nya lalu menyalakan senternya. Ditariknya tangan Ellin menuju lantai dua. Walaupun terlihat sangat berani tapi sejujurnya iya juga takut akan situasi seperti itu. Tapi iya terlihat tidak takut dan berusaha tenang karena ingin memastikan sesuatu.
Saat sampai di lantai atas semua lampu padam kecuali satu kamar yang dimana Salim sangat mengetahui siapa pemilik dari kamar itu.
Ia berjalan dengan hati hati menuju pintu itu. Ditendangnya pintu itu dengan sangat keras. Sehingga pintu itu langsung terbuka hanya dengan satu tendangan saja.
Salim dan Ellin merasa heran karena tidak ada siapa siapa juga di kamar itu. Hanya terlihat banyak darah di lantai yang di mana Salim sangat mengetahui jika darah itu bukanlah darah asli.
Ellin yang awalnya takut berganti dengan rasa sangat khawatir. Tangisannya semakin pecah membayangkan keadaan sahabatnya. Iya takut jika Arina sedang diculik atau Arina lah yang berlumuran darah tadi.
Ellin pun mengeratkan pelukannya ketubuh Salim. Perasaan takut dan khawatir menggebu dalam tubuh dan pikirannya.
" Apa yang kalian lakukan disitu "
Saat tengah berpelukan, suara yang tidak asing terdengar dari arah pintu. Salim dan Ellin yang melihatnya berteriak sekencang kencangnya.
__ADS_1
" Haaaaantuuuuuuuuuuuuu " Teriak Salim dan Ellin bersamaan dan beberapa detik kemudian.
Bruuukkk
Ellin pingsang.
Salim langsung melihat Ellin yang tergelak di atas lantai. Ia semakin dibuat khawatir oleh kondisi Ellin yang terlihat sangat pucat itu.
Tapi iya semakin bingung karena sepasang hantu yang berseragam putih dan bedak yang tebal itu hanya mematung di depan pintu. Terlihat sangat jelas raut wajah bingung dan takut diantara keduanya.
Salim sudah bisa menebak dan ternyata tebakannya benar. Jika ternyata ini semua sudah direncanakan dan lebih tepatnya mereka berdua dikerjai oleh sepasang hantu bohongan itu.
Salim sangat kesal dibuatnya. Iya langsung membawa Ellin dalam gendongannya.
Kemudian iya meninggalkan sepasang hantu bohongan itu yang berteriak teriak meminta maaf.
" Yah sayang kita gagal " Kata Arina sedih kemudian tertawa keras. Bahkan iya sampai memegang perutnya.
Arnan semakin bingung oleh tingkah istrinya. Bingung melihat istrinya yang hanya ketawa melihat sahabatnya pingsang padahal itu semua adalah ulahnya.
" Sayang kita tidak keterlaluan kan " Tanya Arnan serius.
" Tenang aja sayang, nanti kita minta maaf dengan mereka berdua " Jawabnya dengan masih tertawa.
" Tapi yang, mereka berdua marah " Lanjut Arnan lagi.
__ADS_1
" Ahh sudah sudah, ayo hubby ku sayang kita mandi " Jawab Arina santai.
" Setelah mandi baru kita menyusul mereka untuk meminta maaf " Lanjut Arina lagi kemudian menarik tangan suaminya menuju kamar mandi.
*****
Berbeda dengan salim yang menggerutu kesal akibat dikerjai.
" Mereka pikir ini lucu apa " Gumamnya kesal apalagi melihat gadis disampingnya itu belum sadar sadar juga.
Ditatapnya wajah yang terlihat sangat pucat itu. Kemudian iya membelainya dan menyingkirkan sisa sisa rambut yang mengenai wajah Ellin.
" Kamu sangat cantik " Katanya lalu mencium sekilas bibir Ellin.
" Manis " Gumamnya memegang bibirnya. Sampai beberapa saat iya tersadar dan menepuk jidatnya sendiri merasa heran dengan tingkahnya yang seperti pencuri saja.
" Tapi benar bibirmu manis. Dan itu harus menjadi milikku " Gumamnya lagi kemudian melajukan mobilnya ke arah apartemennya.
Hay guys😍
Mungkin kalian banyak yang bertanya kenapa jarang Up?.
Itu karena selain aku sibuk aku juga merasa cerita yang kubuat ini kok makin hari makin nggak jelas yah😂
Lanjut nggak yah?
__ADS_1