Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
digoda orang


__ADS_3

Sasa dan Risma yang sedang menunggu Faldi dan Dika membeli minuman berfoto foto bersama sambil mengobrol, karena Faldi tadi tidak membawa kameranya saat membeli minuman, Sasa mengcek memory camra tersebut membawa berapa karena takutnya jika memorinya penuh saat dia pakai foto foto sama Risma, saat tahu Faldi membawa tiga memori Sasa menjadi tenang kalau dia berfoto foto samapi memorinya penuh.


Mereka berdua juga saling membicarakan tentg hubungan mereka saat tidak bersama atau bisa di bilang saat kencan dengan pasangan mereka masing masing, saat sedang asiyk mengambil foto mereka di datangi dua cowok yang ingin berkenalan dan menggoda mereka berdua, saat dua cowok tersebut ingin meminta kenalan dan meminta nomor kontak mereka Sasa bilang sesuatu yang tidak terduga yang membuat Risma tekejut, Sasa juga memberi kode isyarat untuk Risma untuk mengatakan hal yang sama dengannya agat dua cowok tersebut segera pergi.


"Sa coba foto menghadap laut dan resleting nya kamu buka, pasti bagus itu kalau tertepa angin." Ucap Rism yang memfotokan Sasa


"Oke nanti gantian ya." Jawab Sasa


"Gampan itu." Ucap Risma


"Bagai mana hasilnya coba lihat.?" Tanya Sasa


"Ini coba kamu lihat bagai." Ucap Risma


"Wah bagus sekali lagi Ris." Ucap Sasa


"Oke oke." Jawab Risma


"Posenyq begini baguw tidak Ris." Ucap Sasa


"Oke udah bagus tahan dulu." Ucap Risma


"Bagai mana bagus tidak.?" Tanya Sasa


"Kamu kihat saja sendiri Sa kalau menurutku sudah bagus." Jawab Risma


"Wah bagus nih, kalau Faldi tahu pasti dia suka." Ucap Sasa


"Eh ngomong ngomong soal Faldi, bagai mana hubungan kalian.?" Tanya Risma


"Baik baik saja kok Ris." Jawab Sasa


"Bukan itu yang aku maksud." Ucap Risma


"Terus apa.?" Tanya Sasa


"Kalian kan tinggal serumah nih, kalian sudah pernah ngapain saja.?" Tanya Risma


"Tuben kamu berani bertanya soal ini Ris biasanya kan kamu malu malu." Ucap Sasa


"Habis aku penasaran, pada waktu itu kamu ciuman sama Faldi dengan santai." Ucap Risma


"Oh..., tapi kami hanya sampai situ saja kok tidak lebih." Ucap Sasa menjelaskan

__ADS_1


"Kamu serius.?" Tanya Risma yang tidak percaya


"Iya aku serius." Jawab Sasa


"Beneran tidak lebih.?" Tanya Risma yang masih tidak percaya


"Iya tidak lebih, kamu sebenarnya kenapa sih beratanya sampai segitunya tidak percayaan lagi." Ucap Sasa


"Bukan apa apa kok." Jawab Risma


"Jangan jangan kamu sudah pernah lebih dari itu Ris.?" Tanya Sasa


"Eh b-bukan begitu." Jawab Risma kebingungan


"Nah kan bener, memangnya kamu sudah ngapain saja.?" Tanya Sasa


"Itu... anu... em... Cuma kayak kamu tidur bareng saja kok satu kamar." Jawab Risma yang berpikir keras cari alasan


"Beneran cuma itu.? Tapi kalau aku bilang lebih dari itu kmu percaya tidak Ris kira kira.?" Jawab Sasa balik bertanya


"Mungkin percaya tapi kamu benar lebih dari itu.?" Tanya Risma


"Iya soalnya aku juga sering minta bantuan Faldi kalau pakai baju resletingnya ei belakang." Jawab Sasa


"Iya ada kenapa kok kamu terlihat terkejut begitu.?" Jawab Sasa balik bertanya


"Te-terus Faldi bagai mana.?" Tanya Risma


"Dia biasa saja tuh." Jawab Sasa


"Tidak melakukan hal aneh aneh kan.?" Tanya Risma


"Tidak kok dia paling cuma bantuin aku kalau melihatku kesusahan." Jawab Sasa


"Oh begitu ya, seperti tidak tertarik denganmu." Ucap Risma pelan


"Kamu bilang apa Ris aku tidak terlalu mendengarnya.?" Tanya Sasa


"Eh bukan apa apa kok." Jawab Risma


"Kamu bilang Faldi tidak tertarik denganku.?" Tanya Sasa


"Em iya soalnya dia tidak sama seperti Dika." Jawab Risma

__ADS_1


"Kamu juga pernah Ris.?" Tanya Sasa


"I-iya waktu itu ibuku menyuruh Dika menginap di rumah dan di suruh tidur di kamarku dan saat itu aku lupa kalau ada dia, tiba tiba dia memelukku dari belakang dan selebihnya kamu tahu lah Sa." Ucap Risma


"Jadi begitu tapi tidak samapai sana kan.?" Tanya Sasa


"Tidak kok, waktu dia seperti itu aku mencoba untuk mendorongnya dan dia juga langsung melepaskan ku." Ucar Risma


"Faldi tidak pernah seperti itu Ris padahal juga sering sih aku ganti baju ada dia." Ucap Sasa


"Kamu serius.?" Tanya Risma


"Iya wku serius." Jawab Sasa


"Jangan jangan benar kalau Faldi tidak tertarik dengan mu Sa." Ucao Risma


"Ih jangan bilang begitu lah aku tidak ingin itu." Jawab Sasa


"Hai... Cantik berduaan saja..?" Tanya cowok yang tiba tiba mendatangi mereka berdua


"Apa sih kami tidak berdua saja." Jawab Sasa


"Tidak apa apa sini abang temani." Ucap salah satu cowok yang baru datang


"Tidak...! Mendingan kalian pergi dari pada suami aku datang dan mukulin kalian." Ucap Sasa


"Sudah jangan pura pura begitu bagi abang nomor kontak kamu nanti abang puasi kamu." Ucap salah satu dari cowok tersebut


"Sudah kalian pergi aku sudah punya dua anak di rumah." Ucap Sasa


"Ha dengan tubuh sebagus itu kamu sudah punya anak dua.?" Tanya cowok tersebut


"Iya kenapa memangnya." Ucap Sasa


"Mana mungkin kamu punya dua anak.?" Tanya teman cowok tersebut


"Mungkin lah suamiku saja selali memberiku uang buat perawatan tidak cuma modal omong doang." Ucap Sasa


"Kalai begitu yang satunya aja pasti masih gadis." Ucap cowok tersebut


"Aku sudah punya satu anak." Ucap Risma saat melihat kode dari Sasa


"Tidak menyenangkan sekali, ayo kita pergi." Ucap cowok tersebut

__ADS_1


Cowok tersebut pun langsung pergi meninggalkan Sasa dan Risma, saat mereka berdua melihat expresi dari dua cowok tersebut mereka berdua tertawa bersama, tidak lama kemudian Faldi dan Dika pun samapi dengan membawa minuman dan camilan untuk mereka berdua.


__ADS_2