
Dua minggu berlalu mereka bertiga sudah faham dan bisa menghendel kerjaan mereka masing masing tanpa bantuan Faldi, Faldi juga sudah bisa Fokus dengan pekerjaannya tetapi Faldi tidak mengikutkan posternya untuk gabung di pekerjaan tim dia mengerjakan bagian Foto untuk tin sedangkan posternya untuk pribadinya Faldi sendiri, teman tamanny itu juga tidak ada yang protes karena mereka sudah di kasih kemudahan oleh Faldi dengan alat alat yang sudah di sediakan oleh Faldi.
Mereka berempat mulai bekerja mengumpulkan filenya terlebih dahulu sebelum di uploud di websetnya, tak terasa sudah waktunya mereka istirahat dan mereka semua beristirahat bersama di ruang tamu sambil makan siang, tiba tiba kak Devi datang kerumah Faldi sambil menangis mereka berempatpun bingung karena tidak tahu apa sebabnya kak Devi menangis.
Mereka berempat mencoba untuk menenangkan kak Devi terlebih dahulu lalu menintanya untuk cerita masalahnya.
"Hu...hu...hu..." suara kak Devi baru datang
"Kak Devi..? Kenapa menangis..? Sini masuk dulu." Ucap Sasa yang terkejut melihat kedatangan kak Devi
"Ada apa ini kak.?" Tanya Risma
"Sebentar kalian berdua tenang dulu biar kak Devi juga tenang." Ucap Dika
"Ini kak minum dulu." Ucap Faldi
"Bagai mana kak sudah tenang.?" Tanya Risma
"Hiks... hiks... iya." Jawab kak Devi sambil mengusap air matanya
"Ada apa ini kak kok kakak nangis.?" Tanya Sasa
"Tadi aku tidak boleh kesini sama Joni." Ucap kak Devi
"Terus kok bisa kakak nangis.?" Tanya Risma
"Iya aku maksa buat datang terus dia bilang kalau aku masih datang dia minta putus." Ucap kak Devi bercerita
"Terus kakak kenapa masih kesini.?" Tanya Sasa
"Iya tadi dia ngajak aku ketemu dulu, tapi saat sudah ketemu dia malah marahin aku dan memukulku, aku tidak menyangka kalau ternyata dia sekasar itu, dia juga putusin aku." Ucap kak Devi
"Faldi..! Kamu duduk, mau kemana kamu jangan emosi dulu." Ucap Sasa saat melihat Faldi berdiri
"Dia sudah kurang ajar aku tidak bisa berdiam diri saja." Ucap Faldi
"Iya Fal tapi kamu sabar dulu jangan pakai kekerasan." Ucap Saaa yang menenangkan Faldi
"Iya Fal Sasa juga ada benarnya." Ucap Dika
"Huf..." Faldi yang menghela nafas panjang
"Sudah Fal biarkan saja, aku juga tidak apa apa kok, lagian aku juga sudah tahu kalu dia adalah cowok yang kasar, aku bersyukur aku sudah bisa melihat sifat aslinya dan aku juga bersyukur masih ada kalian." Ucap kak Devi
"Baiklah kak kali ini aku akan biarkan dia, tapi kalau terjadi lagi aku tidak akn tinggal diam." Ucap Faldi
"Terimakasih ya Fal." Ucap kak Devi
"Sudah santai saja kak, sekarang mendingan kaka man compert saja biar bisa lebih tenang." Jawab Faldi
"Boleh Fal.?" Tanya kak Devi
__ADS_1
"Boleh kok." Jawab Faldi
Swtelah itu mereka berempat kembali bekerja dan kak Devi main computer, tak terasa hari sudah hampir gelap Faldi mengajak teman temannya itu untuk berhenti bekerja dan beristirahat lebih awal, mereka pun akhirnya berkumpul di ruang tamu untuk beristirahat dan mengobrol bersama,
"Bagai mana Dik, Ris hari pertama sudah dapat job kusus belum.?" Tanya Faldi
"Aku sih belum tapi tadi sudah ada yang sold satu." Jawab Risma
"Aku sudah ada Fal, dia meminta menggambarkan lima karakter untung saja posenya sama jadi tidak terlalu bingung aku." Jawab Dika
"Cepat sekali Dik kamu dapat jobnya.?" Tanya Faldi
"Soalnya pagi tadi hampir semua file hasil gambarku aku upload semua." Jawab Dika
"Oh pantesan." Jawab Faldi
"Kalau kamu bagai mana Sa.?" Tanya Faldi
"Sudah lumayan bagus Fal tadi aku juga coba live main game, juga ada banyak yang menonton ada sekitar dua ribuan penonton." Jawab Sasa
"Lumayan bagus semoga masih bisa terus berkembang ya kedepanya." Ucap Faldi
"Iya Fal awal yang cukup baik tinggal kita berusaha terus konsisten saja." Ucap Risma
"Eh iya ngomng ngomong di mana kak Devi.?" Tanya Sasa
"Bukannya tadi dia ada di ruang computer." Jawab Dika
"Masa coba aku lihat dulu." Ucap Sasa yang mengecek kak Devi
"Oke Fal." Jawab Dika yang langsung berjalan ke belakang
"Bagai mana Sa kak Devi ada.?" Tanya Risma
"Ada kok dia juga sudah bisa tersenyum kembali." Jawab Sasa
"Syukur deh kalau begitu." Jawab Risma
"Dika mana.?" Tanya Sasa
"Ke belakang tadi aku minta ambilkan minuman hangat yang aku buatkan tadi." Jawab Faldi
"Oh begitu." Jawab Sasa
"Nih minumannya, oiya ini tadi ada lima aku bawa semua." Ucap Dika yang sampai sambil membawa minumanya
"Iya, itu tiga gelas comlat buat para gadis, kamu dan aku kopi seperti biasa." Jawab Faldi
"Og oke oke." Jawab Dika
"Sayang masih ada cemilan tidak." Ucapa Sasa
__ADS_1
"Ada kok, sebentar ya aku ambilkan." Ucap Faldi yang berjalan pergi mengambilkan cemilan
"Eh kak Dev sini." Ucap Risma yang melihat kak Devi keluar dari ruangan
"Eh iya nanti aku ke situ." Jawab kak Devi
"Mau kemana kak Dev.?" Tanya Sasa
"Ke kamar mandi sebentar." Jawab kak Devi
"Oh oke kak." Jawab Sasa
"Sayang ini tolong bantuin." Ucap Faldi yang datang sambil membawa banyak cemilan
"Ya ampun banyak banget." Ucap Risma
"Sudah santai saja lagian besok aku juga mu belanja." Jawab Faldi
"Ya ampun Fal itu cemilan kamu keluarkan semua apa ya.?" Tanya kak Devi yang baru datang dan terkejut saat melihatnya
"Iya kak ini stok minggu ini aku keluarkan semua besok mau isi ulang lagi." Jawab Faldi santai
"Parah kamu Fal." Ucap jawab Risma
"Tidak apa apa yang penting kita semua bisa tertawa dan senanh bareng." Jawab Faldi
Akhirnya mereka semua menikmati cemilan dan ngobrol bersama sambil bercanda bersama sampai tidak terasa hari sudah malam, pada saat mau pulang motor yang di gunakan Sasa dan Risma tidak mau menyala Faldi mengeceknya tapi saat di cek Faldi juga tidak bisa memperbaiki dan hanya tau masalahnya.
Akhirnya Faldi mengantar Sasa dan Risma pulang menggunakan mobilnya, teman temanya juga terkejut saat tahu bahwa Faldi masih memiliki mobil dan sudah bisa mengendarainya.
"Sayang motorku tidak bisa menyala nih." Ucap Sasa
"Masa.? Coba aku cek dulu ya." Ucap Faldi
"Bagai mana Fal.?" Tanya Risma
"Aduh maaf aku tidak bisa memperbaikinya besok saja ya di bawa ke bengkel." Ucap Faldi
"Iya tidak apa apa, tapi sekarang bagai mana aku dan Risma pulang, sedangkan Dika dan kak Devi sudah pulang duluan." Ucap Sasa
"Kalau begitu kalian aku antar bagai mana.?" Tanya Faldi
"Bagai mana kamu mengantar kami berdua Fal.?" Tanya Risma
"Pakai mobil." Jawab Faldi santai
"Ha...? Tidak salah dengan ini.?" Tabya Risma terkejut
"Tidak kok, kalau begitu sebentar ya kalian beedua tunggu di sini." Ucap Faldi yang mengambil kunci dan mengeluarkan mobilnya
"Sa sungguh penuh kejutan cowok mu." Ucap Risma
__ADS_1
"Kamu benar Ris, aku juga terkejut dia bilang punya mobil." Jawab Sasa
Tidak lama kemudian Faldi sudah mengeluarkan mobilnya dan memasukan motornya Sasa ke bagasi dan setelah itu mengunci semua pintu dan pagar rumahnya, setelah itu Faldi mengantar mereka berdua pulang.