Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
berkencan


__ADS_3

Stelah mereka berdua selesai bersiap siap mereka berdua langsung pergi berjalan jalan mengelilingi kota dan juga mempir ke beberapa tempat wisata yang ada di kota mereka, perama mereka mampir ke bantaran sungai besar yang seperti panati, di sana da juga taman dan beberapa warung juga, sesampainya di tempat tersebut Faldi langsung memesankan minuman dan beberapa camilan juga, Faldi juga bertanya kepada Sasa mau minun apa dan setelah Sasa menjawab Faldi langsung memesankannya.


"Sayang kamu mau minum apa.?" Tanya Faldi


"Es jeruk saja Fal." Jawab Sasa


"Baiklah." Jawab Faldi


"Kak es jeruknya dua dan tahu baladonya juga dua." Ucap Faldi yang memesan


"Baik kak tolong di tunggu ini nomor mejanya." Jawab pelayan warung tersebut


"Baik kak terima kasih." Jawab Faldi


"Ayo Sa kita cari tempat duuk." Ucap Faldi mengajak Sasa


"Iya Fal." Jawab Sasa


Setelah itu mereka berdua pergi mencari tempat duduk, setelah mereka berdua mendapatkan tempat duduk Faldi lngsung memasang nomor mejanya agar nanti jika pesanannya di antar tidak salah orang.


Mereka berdua sangat menikmati suasana saat itu karena sudah lama sekali mereka berdua berkencan, mereka berdua saling mengobrol dan menceritakan masalalu mereka masing masing sehingga menjadika suasana saat itu begitu romantis karena mereka berdua bisa saking mengerti dan memahami satu sama lain.


Saat tengag asyik bercerita dan bermesraan Faldi melihat Dika dan Risma yang bingung mencari tempat duduk, Faldi pun memanggil Dika dan Risma untuk mengajak mereka ikut bergabung.


"Dika...! Risma...!" Ucap Faldi yang memanggil


"Oi Fal." Jawab Dika yang melihat Faldi saat di panggil


"Kalian berdua sini." Ucap Faldi


"Kebetulan banget bisa ketemu kalian berdua." Ucap Risma


"Kalian berduq juga sedang menikmati hari libut ya.?" Tanya Sasa


"Iya kami sering jalan jalan kalau libur begini." Jawab Risma

__ADS_1


"Oh begitu ya." Jawab Sasa


"Kalian baru kali ini jalan jalan.?" Tanya Dika


"Tidak juga si Dik, tapi hari ini aku merasa ingin keluat jalan jalan berdua gitu." Ucap Faldi


"Oh pantesan biasanya kan kalain jarang keluar paling cumah main kerumah." Jawab Dika


"Hahaha iya Dik kamu tahu saja." Jawab Faldi tertawa


"Iya tahu nih Faldi, mungkin dia lagi dapetin hati mamahku juga." Ucap Sasa


"Lah tidak mau anaknya saja tapi juga ibunya.?" Tanya Risma


"Memang benar begitu kosepnya tapi buka begitu konsepnya." Jawab Faldi


"Maksudnya bagai mana itu Fal.?" Tanya Risma yang bingung


"Jadi gini kalau aku bisa dekat dengan ibunya aku juga bisa mudah ngajak anaknya untuk keluar." Jawab Faldi menjelaskan


"Oh begitu pantas saja Faldi selalu main kerumah kamu." Ucap Risma


"Kalau begitu lulus nanti langsung nikah saja Fal." Ucap Dika


"Ya tidak begitu juga kali Dik, tapi aku juga ingin secepatnya juga sih." Jawab Faldi


"Terus mau kamu bagai mana sih Fal.?" Tanya Dika


"Paling tidak satu atau dua tahun lagi lah kalau nikah kan juga butuh modal." Jawab Faldi


"Oke Fal di tunggu ya." Jawab Dika


Setelah mereka berempat mengobrol banyak mereka berempat bermesraan dengan pasangannya masing masing.


Ketika hari sudah menjelang sore Falfi mengajak Dika dan Risma untuk ikut dia berjalan jalan ke tempat wisata yang lain, karena Faldi pada hari itu benar benar ingin menghabiskan waktunya berjalan jalan dengan Sasa.

__ADS_1


"Dik setelah ini ada acara tidak.?" Tanya Faldi


"Tidak Fal, memangnya kenapa.?" Jawab Dika balik bertanya


"Ikut aku sama Sasa mau tidak.?" Tanya Faldi


"Memngnya kalian mau kemana lagi.?" Jawab Dika balik bertanya


"Ke waduk bagai mana.?" Jawab FaldiĀ 


"Boleh juga tuh, biasanay kalau sore ramai orang di sana." Jawab Dika


"Memangnya ada apa di sana kalau sore.?" Tanya Sasa


"Kalian berdua benar benar tidak pernah keluar ya, samapai samapai tidak tahu." Ucap Risma


"Iya kami jarang banget keluar palingan juga belanja ke butuha kalau keluar." Jawab Sasa


"Di sana itu ada banyak orang karena penandangan matahari tenggelamnya sanagat bagsu jadi seperti tempat liburan yang dekat dengan rumah." Ucap Dika menjelaskan


"Baiklah kalau begitu ayao kita kesana." Ucap Faldi


"Tunggu sebentar Fal, kalau kamu ke sana sekarang akan lama di sana mungkin bisa cepat bosan." Ucap Dika


"Lah memangnya kenapa.?" Tanya Faldi


"Aku sama Risma pernah salah pilih tempat di sana, kalaian tahu itu yang punya warung tidak ramah sama sekali, masa aku dan Risma sudah habis hampir lima puluh ribu masih bisa di usir." Jawab Dika menjelaskan


"Oh begitu ya, tapi aku mengajak kalaian kesana sekarang karena aku ingin mengajak kalian makan siang dulu sebelum kesna." Jawab Faldi


"Kalau begitu boleh deh, lagian aku sama Risma juga belum makan siang." Jawab Dika


"Baiklah mari kita berangkat." Ucap Faldi


Setelah itu mereka berempatpun langsung pergi ke waduk dan sebelum kesana Faldi mengajak mereka bertiga untuk makan siang terlebih dahulu, setelah melihat lihat rumah makan sepanjang perjalanan Faldi akhirnya bertemu dengan satu rumah makan yang menyediakan makanan yang di cari cari Faldi, dan saat mereka masuk ternyata yang jual juga orang yang sudah lanjut usia, Faldi merasa kasihan kepada si penjual saat dia masuk hanya sedikit sekali pembeli di sana tidak seperti rumah makan yang lainnya.

__ADS_1


Faldi juga sempat mengajak penjual tersebut mengobrol dan Faldi juga bertanya pengahasilannya sehari, saat Faldi tahu jika penghasilanya hanya sedikit Faldi merasa benar benar kasihan karena terkadang mereka hanya bisa makan sisa dagangan yang tidak laku di jual dan penjual tersebut juga bilang sering tidak untung saat berjualan karena tidak laku di jual.


Selesai makan Faldi pun membayara semua makanan yang mereka pesan dan Faldi sedikit terkejut mengetahui harga satu porsinya tidak seperti rumah makan yang perdah Faldi datangi, Faldi yang dari tadi merasa kasihan dan tidak tega akhirnya membayar makanan tadi dengan uang lebih dn tidak meminta kembalian, selesai makan siang mereka beremptpun melanjutkan perjalanan mereka menuju waduk yang sebelumnya mereka bicarakan.


__ADS_2