Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
gaji pertama untuk teman


__ADS_3

Setelah Sarapan Faldi dan Sasa bersantai di lantai dua sambil menunggu kedatangannya Dika dan Risma, tidak lama kemudian Dika dan Risma sampai di rumahnya Faldi, Faldi langsung turun untuk membukakan pagar karena masih dikunci.


Mereka berdua pun masuk dan langsung ke tempat kerja mereka masing masing dan mengerjakan projeknya, Faldi yang melihat isi dari ATM buat tim sudah mulai terisi meskipu belum banyak Faldi juga berencana untuk membagiakannya kepada teman temanya sebagai gaji pertama meskipun jika di bagi rata tidak bisa semua sama, akhirnya Faldi memberikan bagiannya untuk di bagi untuk teman temannya tersebut karena dia masih memiliki penghasilan sendiri.


Waktu mereka semua istirahat untuk makan siang Faldi langsung mengajak mereka berkumpul untuk membahas masalah tersebut,


"Hai guys waktunya isyirahat nih nanti sambil makan siang bersama ada yang ingin aku bicarakan." Ucap Faldi yang mengajak tema temanya istirahat


"Baik Fal, oiya makan siangnya sudah siap.?" Jawab Dika balik bertanya


"Sudah tadi pagi aku siapkam sekalian tinggal menghangatkan saja." Jawab Faldi


"Kalau begitu biar aku hangatkan dulu Fal." Ucap Sasa


"Baiklah, sekalian aku buatkan kopi ya." Jawab Faldi


"Iya." Jawab Sasa


Setelah itu mereka pergi ke tempat makan untuk menyiapkan alat makan sambil menunggu makanan yang Di hangatkan oleh Sasa, setelah makanannya selesai di hangatkan mereka langsung makan bersama, setelah itu membersihkan sisa sisa makanan mereka.


Mereka lalu pergi ke lantai dua menemui Faldi yang ingin membicarakan sesuatu kepada mereka.


"Fal katanya kamu mau bilang sesuatu memangnya apa.?" Tanya Dika yang baru sampai


"Kalian duduk duli jangan terburu buru." Jawab Faldi


"Ada apa si Fal.?" Ucao Risma bertanya


"Jadi gini tadi aku ngecek ATM tim kita sudah terkumpul rencananya aku mah bagi ke kalian." Ucap Faldi


"Memangnya sudah terkumpul berapa Fal kok mau di bagi saja.?" Tanya Dika


"Sekitar tuju juta tuju ratu dik." Jawab Faldi


"Kalau segitu mana bisa di bagi rata Fal." Ucap Sasa


"Tidak bisa, maka dari itu aku mengajak kalian untuk ngumpul." Jawab Faldi


"Terua bagai mana Fal.?" Tanya Risma


"Jadi nanti kalian bertiga aku kasih dua juta  semua yang sisanya aku." Jawab Faldi.


"Tidak bisa begitu dong Fal." Ucap Sasa


"Sudah tidak apa apa lagian aku masih ada penghasilan dan masih ada juga tabungan." Jawab Faldi


"Tapi Fal itu tidak adil Fal." Ucap Dika


"Sudah lah, anggap saja ini sebagai penyemangat buat kalian." Jawab Faldi


"Kamu siriusan Fal.?" Tanya Sasa 

__ADS_1


"Iya Sa aku serius kok." Jawab Faldi


"Ya sudah kami ngikut saja." Jawab Risma


"Kalian ada rekening tidak.?" Tanya Faldi


"Kami belum ada rekening Fal." Jawab Dika


"Setelah ini kalian buat ya biar mudah untuk membaginya." Ucap Faldi


"Iya Fal." Jawab mereka bertiga


"Kalau begitu kalian tunggu di sini aku ambilkan dulu." Ucap Faldi


"Baik Fal." Jawab mereka bertiga


Setelah itu Faldi pergi ke kamarnya untuk mengambilkan uang cahs untuk mereka bertiga, dan teman temanya yang menunggu Faldi saling mengobrol membicarakan Faldi.


"Menurut kalian bagai mana.?" Tanya Sasa


"Maksudnya Sa.?" Jawab Risma balik bertanya


"Ya masa kita kerja bareng tidak di bagi rata apa lagi yang memberi fasilitasnya Faldi." Ucap Sasa


"Kalau aku sih sebenernya juga tidak enak Sa tapi mau bagai mana lagi Faldi juga kalau sudah begitu sulit untuk di bujuk." Jawab Dika


"Kalau aku ngikut saja apa lagi dia ketua kita." Jawab Risma


Tidak lama kemudia Faldi pun datang dengan membawa uang yang akan di berika kepada teman temanya itu.


"Malasih Fal." Ucap Risma


"Fal untuk kali ini saja ya tidak di bagi rata untuk kedepanya harus di bagi rata pokoknya." Ucap Sasa


"Iya Fal Sasa juga ada benarnya lagian kan semua fasilitas sudah kamu biayain." Ucap Risma


"Iya untuk kali ini saja kok kan buat semangat kalian agar bisa tetap tekun dan konsisten." Jawab Faldi


"Iya Fal makasih banyak." Ucap Risma


"Iya sama sama semangat ya buat kalian." Ucap Faldi


"Iya Fal." Jawab Dika


Tiba tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya Faldi, mereka semua pun terkejut dan penasaran siapa yang datang, Faldi yang mendengar langsung turun dan melihat siapa yang datang kerumahnya tersebut, pada saat di lihat ternyata itu kak Devi yang datang, Faldipun langsung mengajak kak Devi untuk masuk, kak Devi ternyata tidak datang sendiri tapi juga dengan kak Sinta yang menunggu kak Devi di motor karan tidak yakin kalau Faldi ada di rumah.


"Eh kak Devi ada apa kak.?" Tanya Faldi saat melihat kak Devi


"Iya Fal, ini aku bolehkan aku main kesini.?" Jawab kak Devi


"Boleh kok kak, ayo masuk dulu." Ucap Faldi

__ADS_1


"Aku juga mengajak sinta kesini beneran tidak apa apa kan." Tanya kak Devi


"Iya kak tidak apa apa kok." Jawab Faldi


"Sinta sini.!" Triak kak Devi memanggil kak Sinta


"Iya.!" Jawab kak Sinta


Merekapun masuk dan mengobrol sedikit karena teman teman yang lain ingin lanjut untuk mengerjakan proyeknya masing masing.


"Bagai mana kabarnya kak Sin.?" Tanya Faldi memulai pembicaraan


"Baik Fal, bagai mana denganmu.?" Jawab kak Sinta bertanya balik


"Baik kok kak." Jawab Faldi


"Fal kalau boleh kami berdua ingin meminjam komputer kamu.?" Ucap kak Sinta


"Oh boleh kok kak, kebetulan computer yang aku pesa  juga sudah sampai kemarin lusa." Jawab Faldi


"Maaf ya Fal kalau ngerepotin." Ucap kak Sinta


"Iya tidak apa apa kok kak santai saja." Jawab Faldi


"Fal aku sama Risma lanjut dulu ya." Ucap Dika


"Oh iya Dik." Jawab Faldi


"Sa kamu nanti pakai komputer aku dulu ya." Ucap Faldi


"Asyik...! Baik Fal." Jawab Sasa senang


"Kalau begitu aku tinggal ngerakit komputer dulu ya kalian gunakan saja." Ucap Faldi


"Baik Fal." Jawab kak Devi


Setelah itu kak Devi dan kak Sinata menuju keruangan yang sama dengan Dika dan Risma, sedangkan Faldi mengangkat computernya ke ruangan pribadinya dan di bantu oleh Sasa, setelah semua barang sudah berada diruangan Faldi langsung merakit komputernya tersebut dan Sasa menyalakan komputer milik Faldi.


"Sa kamu suka pakai komputerku karena ada game sama file yang bisa kamu salin bukan.?" Tanya Faldi sambil merakit kompur barunya


"Hehe... iya Fal kamu kok tahu.?" Jawab Sasa balik bertanya


"Iya kan ada fotoku juga di situ dan juga foto kita berdua seperti di walpaper itu." Jawab Faldi


"Habisnya kamu jarang kirim fotomu ke aku." Jawab Sasa 


"Iya iya maaf, udah itu saja dulu kamu salin tapi jangan ada yang di hapus ya takutnya ada yang penting ikutan ke hapus." Ucap Faldi


"Iya Fal, tapi fotoku yang random jangan di simpan di hp semua ya di simpan di sini saja." Jawab Sasa


"Iya Sayang." Jawab Faldi

__ADS_1


Faldi pun lanjut dan fokus untuk merakit komputer barunya tersebut sedangkan Sasa lagi asik sendiri dengan filem yang di tontonnya.


__ADS_2