
Setelah semuanya siap da di rasa tidak ada yang lupa Faldi mengajak Sasa untuk berangkat, tapi sebelum berngkat mereka berdua di suruh mampir di klinik terlebih dahulu oleh tante Icha, tante Icha bilang kalau suruh mencari dokter Desi,setalah itu Faldi dan Sasa berangkat dan mereka mampir ke klinik yang di maksud oleh tante Icha.
"Sa sudah Siap.?" Ucao Faldi
"Sudah kok." Jawab Sasa
"Ada yang ke tinggalan atau tidak.?" Ucap Faldi bertanya
"Sudah tidak ada, oh iya surat kamu bagai mana Fal, sudah di bawa.?" Jawab Sasa bertanya
"Sudah kok." Jawab Faldi
"Beneran sudah.?" Tanya Sasa memastikan
"Iya beneran kok, ya sudah ayo kita berangkat." Ucap Faldi
"Ayok." Jawab Sasa
"Tante Faldi dan Sass berangkat dulu ya." Ucap Faldi ber pamitan
"Eh tunggu, kalian bisa mampir ke klinik tidak.?" Tanya tante Icha
"Ada apa tante memangnya.?" Tanya Faldi
"Sudah nanti kalian juga akan tahu." Jawab tante Icha
"Memangnya mamah suruh kita mampir di klinik yang mana.?" Tanya Sasa
"Itu loh klinik medika." Jawab tante Icha
"Oh iya tante Faldi tahu." Jawab Faldi
"Kalian nanti mampir ke sana cari dokter Desi ya." Ucap tante Icha
"Iya tante." Jawab Faldi
"Oh maksud mamah tante Desi temanya mamah itu ya." Ucap Sasa
"Iya nak kamu betul." Jawab tante Icha
"Baiklah mah kalau begitu Sasa dan Faldi berangkat dulu ya." Ucap Sasa
"Iya nak hati hati ya di jalan." Jawab tante Icha
"Iya mah." Jawab Sasa
"Faldi juga berangkat dulu ya tante." Ucap Faldi
"Iya kamu jangan ngebut ngebut kalau naik motor." Jawab tante Icha
"Iya tante siap." Jawab Faldi
__ADS_1
Setelah berpamitan mereka berdua pun berangkat ke sekolah tapi mereka juga mampir terlebih dahulu di klinik seperti yang tante Icha bilang tadi, sesampainya di klinik Sasa langsung bertanya kepada staf resepsionis apa dokter Desi sudah datang atau belum.
"Permisi, maaf kami mau bertemu dengan dokter Desi, apakan dokter Desi sudah datang." Tanya Sasa
"Oh kebetulan beliau baru datang silahkan kalian datang ke ruangannya." Jawabresepsionis
"Maaf ruangannya di sebelah mana ya.?" Tanya Sasa
"Kalian tinggal lurus kesana sampai mentok lalu belok kiri ruangan ke empat di sebelah kanan ya." Jawab resepsionis menunjukan jalan
"Oh baik lah terimakasih banyak." Jawab Sasa
Mereka berduapun menyusuri lorong untuk mencari ruangannya dokter Desi yangbsudah di beritahu oleh resepsionis tadi, setelah menyusuri lorong akhirnya mereka samapai di depan ruangannya dokter Desi, Sasa pun langsung mengetuk pintu.
"Tok...tok...tok... permisi." Ucap Sasa sambil mengetuk pintu
"Iya masuk." Jawab dokter Desi
"Hallo tante Desi." Ucap Sasa menyapa
"Eh Sasa kamu sudah sebesar ini, lama kita tidak bertemu ayo silahkan duduk." Jawab tante Desi
"Tante ini ada apa ya kok tadi mamah bilang kalau di suruh untuk mampir ke klinik dan bertemu tante.?" Ucap Sasa bertanya
"Itu loh Sa mamah kamu minta bantuan tante untuk membuatkan surat izin." Jawab tante Desi
"Oh jadi begitu ya tante." Jawab Sasa
"Iya tante ini pacar Sasa namanya Faldi."
"Hallo tante salam kenal." Jawab Faldi
"Wah ganteng juga Sa pacar kamu, buat anak tante boleh kali." Jawab tante Desi
"Ya jangan lah tante kan dia punyaku." Jawab Sasa
"Iya deh iya, oh iya ini surat izin buat kamu." Ucap tanteĀ Desi
"Ini buat apa tante.?" Tanya Sasa
"Memangnya mamah kamu tidak bilang.?" Jawab tante Desi
"Tidak tante." Jawab Sasa
"Haduh, mamah kamu itu bilang kalau kamu wajib ikut ke giatan di sekolah besok, dan bolehnya izin kalau ada surat dari dokter jadi mamah kamu minta tolong sama tante." Jawab tante Desi menjelaskan
"Beneran ini tan.?" Tanya Sasa
"Iya bener lah ini tante juga sudah buatin masa tante bohong." Jawab tante Desi
"Kalau begitu terimakasih banyak ya tante.?" Ucap Sasa
__ADS_1
"Iya Sa, sama sama." Jawab tante Desi
"Kalau begitu Sasa berangkat dulu ya tante." Ucap Sasa
"Iya Sa kalau ada waktu di sambung lagi ya tante masih ingin cerita banyak sama kamu." Jawab tante Desi
"Iya tante." Jawab Sasa
Setelah itu Faldi dan Sasa lanjut untuk pergi ke sekolah, Sasa sangat senang karena bisa ikut izin bersama Faldi, Sasa sebenarnya juga sanagat malas kalau Faldi tidak ikut jadi dia sangat senang ketika bisa ikutan izin juga.
Tidak lama kemudia Sasa dan Faldi sampai di sekolah dan mereka langsung menemui walikelasnya untuk meminta izin dan memberikan surat dari dokter.
"Maaf pak saya mau minta izin untuk tidak ikut ke giatan." Ucap Faldi
"Memangnya kamu ada surat izin dari dokter.?" Tanya walikelas
"Ada kok pak." Jawab Faldi
"Coba sini suratnya." Ucap walikelas
"Ini pak suratnya." Ucap Fadi sambil memberikan suratnya
"Ya baiklah ini memang benar asli kamu boleh izin." Ucap walikelas
"Kalau Sasa kamu ada keperluan apa.?" Tanya walikelas
"Saya juga mau minta izin pak." Jawab Sasa
"Boleh saja kalau kamu ada surat dari dokter." Jawab walikelas
"Ada pak." Jawab Sasa
"Coba saya lihat dulu suratnya." Ucap wali kelas
"Ini pak suratnya." Jawab Sasa sambil memberikan suratnya
"Ya baiklah kalian berdua boleh izin, tapi kalian jangan bilang ke teman satu kelas dan kalian juga nanti harus ikut mendekorasi kelas." Ucap walikelas
"Baik pak." Jawab mereka berdua
"Ya sudah kalian berdua kembali ke kelas dan bantu teman teman yang lain." Jawab walikelas
"Baik pak, trimakasih sebelumnya." Ucap Faldi
"Iya." Jawab walikelas
"Kalau begitu kami berdua permisi dulu ya pak." Ucap Faldi berpamitan
"Iya iya." Jawab walikelas
Setelah itu mereka berdua kembali ke kelas, sesampainya di kelas mereka langsung bantuin teman teman yang lain untuk mendokorasi dan mempersiapkan kelas untuk acara besok, Faldi membantu untuk menyiapkan dekorasi seperti kemarin dan teman teman yang lain memasngnya dan menata meja agar terlihat lebih bagus.
__ADS_1