Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
Ujian Tengah Semester


__ADS_3

Beberapa bulan berlalu, tangan Faldi juga sudah sebuh meskipun belum seratus persesen, mereke semua juga sedang menghadapi ujian tengah semester, mereka terlihat sangat mudah untuk mengerjakan soal soal ujian, setelah selsai menegerjakan mereka lebih sering mampir ke kopishop yang ada di dekat sekolah untuk belajar bersama, terkadang mereka juga sering bertemu dengan kak Devi dan beberapa temanya, tidak jarang juga mereka semua belajar bersama.


"Bagai mana tadi Fal kamu bisa mengisi jawabanya.?" Tanya Sasa


"Kamu tenang saja Sa, aku bisa kok." Jawab Faldi


"Sudah Sa jangan khawatir terus sudah beberapa bulan berlalu pasti sudah mulai sebuh." Ucap Risma


"Betul itu Sa, kamu sekarang fokus saja dengan ujian." Ucap Dika


"Mau bagai mana lagi aku juga masih merasa bersalah." Ucap Sasa


"Sudah Sa kamu sudah baik baik saja aku sudah bersyukur." Ucap Faldi menenangkan Sasa


"Tapi Fal..." Ucap Sasa yang masih merasa bersakah


"Sudah lah Sa. Tidak usah terus terusan bersalah begitu, kasihan Faldi juga nanti." Ucap Risma menyakinkan


"Em iya akan aku coba." Jawab Sasa


Setelah itu mereka lanjut belajar bersama, baru mau belajar mereka di datangi kak Devi dan beberapa temannya yang ikut kumpul dan belajar bersama.


Keesokan harinya mereka mengikuti ujian seperti hari hari sebelumnya, mereka dengan lancar dan terlihat mudah untuk mengerjakan ujian tersebut karena sebelumnya mereka sudah belajar sebelum ujian.


Bebehari berlalu mereka semu sudah selsai ujian dan sedang menunggu hasil ujiannya keluar, bebehari kedepan juga tidak ada pelajaran karena mereka baru selsai ujian dan sedang menunggu hasil ujiannya keluar, selama itu Faldi sering ke ruang exskul karena Faldi sudah mulai kembali membuat disain dan logo di sana karena stok logo yang dia punya sudah mulai habis, Faldi kesana sering sendiri tapi terkadang juga dia bareng teman temannya.


"Fal hari ini masih mau ke ruang exskul.?" Tanya Sasa


"Iya Sa kamu mau ikut.?" Jawab Faldi balik bertanya


"Mau mau." Jawab Sasa


Merekapun pergi berdua ke ruang exskul, pada saat sampai mereka melihat kak Devi yang sedang di tegur oleh guru pembimbing exskul, setelah guru tersebut keluar dari ruangan Faldi langsung bertanya kepada kak Devi apa yanh terjadi kok sampai guru pembimbing marah marah.


"Kak ada apa? Tadi aku melihat kakak di marahi lagi sama guru pembimbing." Tanya Faldi


"Katanya aku sebagai senior dan wakil ketua exskul tidak berguna karena tidak ada perkembangan dari siswa siswi baru, di tambah lagi sebentar lagi ada acar pameran dan exskul di haruskan untuk membuat poster dan di tambah tidak ada yang mau, apa lagi ketua exskul tidak mau tahu dan tidak mau bantuin aku." Ucap kak Devi bercerita

__ADS_1


"Kalau begitu masalah poster kakak bisa serahkan ke aku, memangnya butuh  berapa poster? Temanya apa saja.?" Tanya Faldi


"Posternya mungkin butuh 10-15 poster Fal, kalau temanya ada menjaga lingkungan, masa muda, dan mengejar mimpi." Ucap kak Devi


"Kalau lingkungan ada banyak aku kak, ini kakak pilih sendiri saja di flasdisk aku formatnya di poster lalu lingkungan." Ucap Faldi memberikan flasdisknya ke kak Devi


"Wah ini keren keren Fal, oiya ini bukanya poster pemenang lomba tahun lalu ya Fal.?" Tanya kak Devi saat melihat satu poster yang tidak asing baginya


"Kakak juga melikuti lomba membuat poster tahun lalu di bulan juli.?" Tanya Faldi


"Iya Fal aku ikut jadi aku tidak asing sama poster ini." Jawab kak Devi


"Oh jadi begitu ya." Jawab Faldi


"Fal kamu jelasin sekarang siapa kamu sebenarnya.?" Tanya kak Devi


"Sebentar kak aku mau panggil Dika dulu." Jawab Faldi


"Kalau begitu aku juga mengajak Risma juga ya.?" Ucap Sasa


"Kalian mau apa kok manggil mereka berdua.?" Tanya kak Devi


Ternyata Dika dan Risma sedang makan berdua di kantin seperti orang sedang berkencan, di saat Faldi meminta Dika datang ke ruang exskul Dika seperti orang bete saat menjawab pertanyaan dari Faldi, tidak jauh berbeda saat Sasa meminta Risma datang jadi mereka berdua menduga kalau Risma dengan Dika sedang bersama


Di telfon Faldi dan Dika


"Dik kamu di mana cepat ke exskul sekarang.!" Ucap Faldi


"Ada apa.? Kenapa.?" Jawab Dika


"Sudah kamu kesini dulu penting." Ucap Faldi


"Iya iya sebentar ganggu orang makan saja kamu Fal." Jawab Dika bete


Tidak beda jauh juga di telfon Sasa dan Risma


"Ris kamu bisa datang ke ruang exskul tidak.? Tanya Sasa

__ADS_1


"Ada apa Sa aku sedeng makan.!" Jawab Risma


"Sudah kalau kamu bisa cepat kesini penting." Jawab Sasa


"Iya iya selsai makan aku kesana." Jawab Risma


Setelah itu Faldi bertanya kepad Sasa apakah Risma bisa datang, sebaliknya Sasa juga bertanya kepada Faldi,


"Bagai mana Sa.? Risma bisa.?" Tanya Faldi


"Bisa kok Fal, kalau Dika bagai mana Bisa.?" Jawab Sasa balik bertanya


"Bisa kok tapi dia bilang sedang makan." Jawab Faldi


"Loh kok sama Risma, dia bilang juga sedang makan." Jawab Sasa terkejut


"Kamu serius Sa.?" Tanya Faldi tidak peecaya


"Iya Fal." Jawab Sasa


"Pasti mereka makan bersama." Ucap Faldi


"Bisa jadi Fal, tapi mereka berdua saja.?" Jawab Sasa bertanya kembaki.


"Iya juga ya." Jawab Faldi yang baru paham yng di maksud Sasa


"Biarin saja lah Fal kita tunggu saja." Ucap Sasa


"Iya Sa."


Tidak lama kemudian Dika dan Risma sampai di ruang exskul, mereka langsung bertanya kepada Faldi dan Sasa dengan nada orang kesal dan sedikit marah.


"Ada apa menyuruh kami kesini.?" Tanya Dika


"Santai Dik aku tahu kok kalian juga sedang sibuk." Ucap Faldi


"Jadi gini kalian mau bantuin bikin poster tidak? Sekalian belajar bareng." Ucap Sasa menawarkan ke pada mereka berdua

__ADS_1


"Oh begitu ya boleh deh." Jawab Risma


Setelah itu mereka semua mengerjakan poster yang di minta guru pembimbing dan membantu kak Devi


__ADS_2