
Takterasa hari sudah hampir gelap dan mereka masih menunggu dokter untuk memperbolehkan Faldi pulang, setelah lumayan lama menunggu akhirnya dokternya datang dan langsung mengecek kondisinya Faldi, selesai pengecekan Faldi audah di perbolehkan untuk pulang dan dokter tersebut bilang kalau Faldi tidak boleh mengangkat beban berat menggunakan lengan kananya itu.
"Baiklah sodara Faldi sudah boleh pulang, tapi ingat jangan mengangkat beban berat dulu ya sampai jahitan lukanya benar benar kering." Ucap Dokter
"Baik dok." Jawab Faldi
"Oh iya ini masih di suruh kontrol juga tidak dok.?" Tanya tante Icha
"Tidak perlu kontrol kalau bisa mengganti perbannya sendiri cukup satu bulan setelah ini saja untuk memastikan lukanya." Jawab dokter
"Baik dokter." Jawab tante Icha
"Kalau begitu kami semua permisi dulu ya dok trimakasih atas bantuanya." Ucap tante Icha
"Iya bu sama sama." Jawab dokter
Setelah itu mereka semua pulang, kak Devi dan kak Sinta juga langsung berpamitan kepada Faldi dan teman temanya lalu mereka berdua pulang, Faldi juga bertanya kepada teman temanya soal biayaya rumah sakitnya itu.
"Ini tadi biaya rumah sakitnya bagai mana.?" Tanya Faldi
"Sudah kamu tenang saja Fal, sudah di bayar kok." Jawab Sasa
"Siapa yang bayar.?" Tanya Faldi
"Aku Fal yang bayar biayaya rumah sakitnya." Ucap tante Icha
"Ya ampun tante tidak perlu repot begitu, kalau begitu Faldi ganti ya biayaya rumah sakitnya." Jawab Faldi
"Tidak perlu Fal, kamu juga sudah seperti anak tante sendiri." Jawab tante Icha
"E... baiklah kalau begitu, terimakasih banyak ya tante." Jawab Faldi
"Oh iya kalaian tadi datang kesini pakai apa.?" Tanya Faldi
"Lah iya tante lupa kalau tadi bareng sama walikelas kalian." Jawab tante Icha
"Kami berdua juga bareng walikelas tadi." Jawab Risma
"Tadi kami pikir luka kamu tidak begitu parah jadi kami nebeng tadi biar pulang bisa bareng kalian berdua." Ucap Dika
"Fal memangnya kamu masih bisa menyetir.?" Tanya Sasa
__ADS_1
"Bisa kok." Jawab Faldi
"Kalian memangnya ke sekolah tadi tidak bawa motor kok bilang bareng sama Faldi dan Sasa.?" Tanya tante Icha
"Hehe... iya tante tadi Faldi bawa mobil." Jawab Faldi
"Kondisi kamu seperti ini mana bisa menyetir Fal.?" Tanya tante Icha
"Bisa kok tante, tadi Faldi kesini juga mengemudiakannya sendiri." Jawab Faldi
"Kalau begitu nanti hati hati saja ya." Ucap tante Icha
"Iya tante." Jawab Faldi
Akhirnya mereka pulang bersama menggunakan mobilnya Faldi dan Faldi juga yang mengemudikannya, sebelum sampi di rumah Faldi mengajak semua orang untuk makan malam terlebih dahulu karena saat pulang dari rumah sakit hati juga sudah gelap.
"Kita makan malam dulu ya.?" Tanya Faldi
"Tapi Fal lengan kamu.?" Tanya Sasa yang khawatir
"Sudah tidak apa apa kok, ayo makan dulu." Jawab Faldi
"Pulang saja Fal, kondisi kamu masih seperti itu." Ucap tante Icha
"Kamu memang benar Fal tapi kondisi kamu itu loh bikin tante tidak tenang." Jawab tante Icha
"Sudah tante jangan terlalu khawatir Faldi sudah tidak apa apa kok." Jawav Faldi
"Mah turuti saja maunya Faldi dari pada kita tidak pulang pulang." Ucap Sasa
"Baikkah, tapi setelah makan langsung pulang ya Fal." Ucap tante Icha
"Siap tante." Jawab Faldi
Akhirny mereka mampir terlebih dahulu untuk makan malam, Faldi langsung mencarikan temapat makan yang menurut dia makananya sangat enak, setelah sampai Faldi langsung memarkirkan mobilnya dan mereka semua turun dan masuk ke rumah makan tersebut.
Sesampainya di dalam Faldi langsung meminta menu dan mereka semua juga langsung memesan makan yang mereka inginkan, setelah memesan mereka menunggu pesanannya diantar sambil mengobrol bersama.
Setelah cukup lama mereka menunggu akhirnya pesanan mereka di antarkan juga, setelah pesanan mereka di antarkan semua mereka langsung memakannya bersama.
Selesai makan Faldi langsung ke kasir untuk membayarkan makannya tadi dan di antar Sasa karena Sasa masoh khawatir dengan kondisinya Faldi, selesai membayar mereka langsung pulang kerumah.
__ADS_1
Saat Di mobil Faldi sempat bingung karena harus mampir kerumah untuk mengambil motornya Dika dan setelah itu mengantarkan Sasa dan ibunya pulang, Faldi juga kepikiran kalau lebih baik untuk mengantarkan Sasa, Risma, dan tante Icha pulang terlebih dahulu baru dia pulang, tapi saat Faldi ingin membulatkan tekatnya dia teringat kalau nanti dia pulang pasti tidak di perbolehkan tante Icha karena kondisinya, Faldi pun bertanya kepada yang lain enaknya bagai mana.
"Ini bagai mana mau kerumah aku dulu.?" Tanya Faldi
"Langsung kerumahku saja Fal." Jawab Sasa
"Terus pulangku bagai mana.?" Tanya Dika
"Lah iya juga ya." Ucap Sasa
"Sebentar tante kabarin ibunya Risma dulu." Ucap tante Icha
Faldi pun langsung kepikiran kalau dia bakalan menginap lagi di rumahnya Sasa saat mendengar tante Icha bilang mau mengabari ibunya Risma.
"Sudah kita langsunh kerumahku saja Fal." Ucap tante Icha
"Terus aku bagai mana tan.?" Tanya Dika
"Kamu boleh menginap di rumah tante atau mau menginap di rumahnya Risma juga boleh tante tadi sudah meminta izin ke pada ibunya." Jawab tante Icha
"Waduh." Jawab Dika
"Udah Fal lamgsung kerumah tante saja." Ucap tante Icha
"Baik tante." Jawab Faldi
Mereka pun langsung menuju kerumahnya Sasa, dan sesampainya di rumah Faldi langsung memarkirkan mobilnya dan Dika ikut bersama Risma pulang kerumahnya, mereka berdua berjalan kaki bersama karena rumahnya Risma juga tidak terlalu jauh daru rumahnya Sasa.
"Tante Risma pamit pulang dulu ya." Ucap Risma
"Iya hati hati di jalan." Jawab tante Icha
"Kamu bagaimana Dik.?" Tanya Faldi
"Aku ikut pulang Rism saja." Jawab Dika
"Baiklah." Jawab Faldi
"Tante Dika ke rumahnya Risma saja kalau begutu." Ucap Dika
"Oh baiklah, itu tolong jaga Risma ya." Jawab tante Icha
__ADS_1
"Iya tente." Jawab Dika
Setelah mereka berdua pergi tante Icha mengajak Faldi untuk masuk kerumah agar bisa segera beristirahat, samapainya di dalam rumab Faldi langsung rebahan di depan televisi karena sudah capek, tante Icha dan Sasa masih sibuk merapikan barang barang mereka yang tadi di bawa kerumah sakit, setelah selesai mereka juga langsung beristirahat dan Sasa rebahan di samping Faldi samapi ketiduran, tante Icha melihat kelakun Sasa yang seperti itu hanya diam dan cuma berpesan kepada Faldi untuk menjaga Sasa karena kecerobohanya bisa berbahaya.