
Saat mereka berlima tengah asik bercanda tiba tiba Faldi bilang sesuatu kepada mereka, mereka langsung merespon ucapan Faldi dan diam sebentar lalu bertanya kepada Faldi.
"Tolong kecilin suara kalian." Ucap Faldi
"Eh Fal, aku kira kamu tidur." Jawab Dika
"Iya awalnya memang tidur." Ucap Faldi
"Kamu tadi dengar ceritaku Fal." Tanya Dika
"Iya aku dengar." Jawab Faldi
"Kamu dengar mulai dari mana.?" Tanya Risma
"Waktu berantem sama Darwin." Jawab Faldi
"Berati kamu baru tidur sebentar Fal.?" Tanya Sasa
"Iya Sa, petanyaan kamu tadi memang benar aku mendengar obrolan kalian yang membuatku marah sama Darwin." Ucap Faldi
"Kamu serius Fal.?" Tanya Sasa
"Iya Sa aku serius, dan di ucapkan Dika Itu semua memang benar adanya." Jawab Faldi
"Jadi kamu beneran berkelahi dengan Darwin gara gara aku Fal." Tanya Sasa
"Iya Sa, aku dulu cuma berpikir kalau ada gadi yang di lecehkan, tapi waktu sama pak Viky itu berbeda Sa." Ucap Faldi
"Berbeda bagai mana.?" Tanya Sasa
"Kalau waktu itu aku sudah suka sama kamu, jadi aku benar benar marah sampai sampai aku tidak banyak berberpikir lagi." Ucap Faldi
"Tapi itu juga sampai membahayakan nyawamu Fal." Jawab Sasa
"Mungkin ini sudah waktunya untuk cerita ke kalian." Ucap Faldi
"Maksud kamu apa Fal.?" Tanya kak Devi
"Iya aku akan ceritakan latar belakangku kepada kalian." Jawab Faldi
"Kamu serius Fal.? Sudah siap untuk cerita." Tanya Sasa
"Iya aku merasa ini waktu yang tepat." Jawab Faldi
"Ya sudah Fal, kami sudah siap untuk mendengarkn ceritamu." Jawab Sasa
"Sebenarnya aku sudah tinggal sendiri sejak tiga tahun lalu." Ucap Faldi mengawali ceritanya
__ADS_1
"Orang tua kamu di mana Fal.?" Tanya kak Devi
"Iya bukanya kamu bilang kerja.?" Ucap Sasa bertanya
"Tidak, mamahku sudah meninggal tiga tahun yang lalu, sedangkan ayah aku di penjara sekarang, rumah ini juga hasil usahaku dan mamahku dan alat alat yang aku siapkan itu juga usaha kerasku." Ucap Faldi
"Jadi selama ini.?" Ucap Sasa yang belum selsai bicara
"Iya aku pernah di nasehati oleh mamamhku, dan aku hampir kehilangan nyawaku tidak hanya sekali tapi sudah dua kali." Ucap Faldi
"Terus yang pertama.?" Tanya Risma
"Aku menolong mamahku dan aku berkelahi dengan ayahku, mamahku dulu selalu di perlakukan buruk oleh ayahku," jawab Faldi
"Aku tidak menyangka kalau masalalumu begitu mengerikan." Ucap kak Joni
"Maaf sebelumnya kalau aku tidak sopan." Ucap Faldi
"Kenapa Fal.?" Tanya Sasa
"Ini luka yang aku dapat saat berkelahi dengan ayahku sehingga aku hapir kehilangan nyawaku." Jawab Faldi yang membuka bajunya
"Ya ampun Fal sebanyak itu jahitan di tubuhmu." Ucap Sasa yang berkaca kaca matanya
"Aku senang dan bahagia saat bisa berkumpul dengan kalian apa lagi aku juga bisa pacaran deng orang yang aku suka." Ucap Faldi
"Tidak kak aku yang berterimakasih." Jawab Faldi
"Fal sekarang kamu ada kita dan juga aku jadi kamu tidak usah merasa sendirian lagi." Ucap Sasa
"Iya terima kasih banyak kalian semua." Ucap Faldi
"Sudah Fal kita sudah seperti keluarga apa lagi terbentuknya time kerja kita." Ucap kak Joni
"Iya kak." Jawab Faldi
"Kamu tidak perlu sedih lagi ya ada aku, aku akan terus berusaha di sampingmu." Ucap Sasa
"Iya Sa, Sa... kapan kapan kita mengunjungi mamahku ya kalau kamu ada waktu." Ucap Faldi
"Pasti Fal, aku akan meluangkan waktu untuk itu." Jawab Sasa
"Makasih sebelumnya." Ucap Faldi
"Iya Fal aku akan terus beeusaha untuk menemanimu dan selalu di sampingmu." Ucap Sasa
"Oh iya aku ada dua ruangan lagi untuk tim lita bekerja." Ucap Faldi
__ADS_1
"Ada yang sepesial ya Fal kok kamu baru bilang Sekarang.?" Tanya Dika
"Mungkin soalnya ada computer tronos di ruangan tersebut." Jawab Faldi
"Apa...! Ituh mahal banget Fal computenya." Jawab kak Devi terkejut
"Iya memang benar tapi aku bisa beli lima buah tapi yang satu aku buat pribadi maaf ya." Ucap Faldi
"Iya fal tidak apa apa kami bisa menggunakan sudah seneng banget." Jawab Risma
"Tapi aku sudah memesan satu lagi biar kalian juga semangat kerjanya." Ucap Faldi
"Apa...!! Kamu sudah mau beli lagi.?" Tanya Risma teekejut
"Iya tapi masih dalam pengiriman." Ucap Faldi
"Sebenarnya berapa sih tabungan kamu Fal.?" Tanya Dika
"Kalau mau beli empat yunit lagi masih cukup mungkin kurang biaya pasang saja." Ucap Faldi
"Sungguh beruntung kamu Sa." Ucap kak Devi
"Iya kak aku juga seneng banget." Jawab Sasa
"Kamu jaga baik baik dia sa, jangan sampai di ambil orang." Ucap Risma
"Iya pasti." Jawab Sasa
"Mau makan siang dulu tidak.?" Tanya Faldi
"Boleh Fal." Jawab teman temanya
"Ya sudah kalian di sini saja aku masakan sama Sasa saja." Ucap Faldi
"Baiklah Fal." Jawab teman temanya
"Kamu mau kan Sa.?" Tanya Faldi
"Iya Fal, aku pasti mau.." jawab Sasa
Setelah itu mereka berdua langsung ke dapur untuk membuatkan makan siang untuk teman temanya, Dika dan Risma juga melanjutkan menggambar mereka sedangkan kak Joni dan kak Devi mempelajari banyak tenyang webset yang akan mereka gunakan.
Sudah cukup lama menunggu akhirnya makanan yang di masak Faldi dan Sasa sudah siap, mereka berdua juga sudah menyiapkan makanannya di meja makan, setelah itu Fadi memberi tahu taman teman yang lain lalu mereka semua makan siang bersama.
Selsai makan Faldi mengajak teman tamanya melihat ruangan yang berisi computer tronos tadi dan mengajari teman temanya mengguna kan computer tersebut, selesai itu mereka berempat menggunakan computer yang ada di ruangan tersebut.
Sasa dan Faldi keruang pribadi Faldi karena Faldi ingin mengajari Sasa banyak mulai dari mengoprasikan computernya dan cara menggunakan apk yang akan di gunakan Sasa, mereka sangat menikmati saat menggunakan computer tersebut, mereka juga sangat senang karena bisa mulai kerja meskipun belum maksimal ditambah lagi satu tim adalah teman mereka semua.
__ADS_1