Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
makan malam bersama


__ADS_3

Sebelum pergi Sasa sempat bertanya kepada Faldi apakah dia mendapatkan izin dari ibunya, karena Faldi tiba tiba meminta bantuan kepada Sasa untuk mengemasi beberapa barang yang dia ingin bawa,


"Fal apa kamu sudah mendapat izi dari mamahku.?" Tanya Sasa


"Sudah kok tadi aku mengimkan pesan untuknya." Jawab Faldi


"Terus mamahku bilng boleh gitu.?" Ucap Sasa yang bertanya kembali


"Iya, tante Icha juga bilang nanti suruh minta tolong ke kamu untuk bersihin kamarnya." Jawab Faldi


"Asyik... baiklah Fal nanti biar aku saja yang bersihin." Jawab Sasa yang senang


"Keliahatnya kamu seneng banget aku bisa menginap di rumah kamu.? Memangnya kenapa.?" Ucap Faldi yang bertanya


"Iya lah senang kan bisa deket terus sama kamu." Jawab Sasa


"Tapi aku di sana cuma masa pemulihan saja." Jswab Faldi


"Tidak apa apa, paling tidak kan ada satu bulan, jadi kita bisa saling mengerti dan tahu satu sama lain." Jawab Sasa


"Ada benarnya juga, meski sudah berpacaran cukup lama kita belum tentu sudah saling mengerti tentang semua hal." Jawab Faldi


"Iya kamu benar makanya aku senang." Jawab Sasa


"Maaf ya jika aku akan merepotkan selama satu bulan." Ucap Faldi


"Tidak kok tidak apa apa, oh iya kamu mau bawa motor apa bawa mobil Fal.?" Tanya Sasa


"Bawa mobil saja ya Sa soalnya kalau bawa motor cukup berat ya takutnya kalau tangan aku tidak kuat bakalan jatoh." Jawab Faldi


"Baiklah Fal, kalau begitu ini yang sudah beres aku masukan ke mobil ya." Ucap Sasa


"Iya Sa, oh iya ini kuncinya, bisa buka kan.?" Jawab Faldi sambil memberikan kunci mobilnya


"Iya bisa kok." Jawab Sasa


"Setelah itu kamu tunggu saja di mobil, sisanya aku bawa sendri saja." Ucap Faldi


"Kamu yakin Fal.?" Tanya Sasa


"Iya." Jawab Faldi


Setelah itu Sasa langsung membawakan barang barang Faldi yang sudah beres ke mobil setelah itu Sasa menunggu di mobil seperti yang Faldi katakan, tidak lama kemudian Faldi datang sambil membawa barang barang sisanya dan memasukan ke dalam mobil, Sasa yang melihat Faldi seperti ke susahan dia pun membukakan pintu mobilnya dan membantu Faldi untuk memasukan barang barangnya ke mobil.


Setelah di rasa sudah tidak ada yang ketinggalan mereka berdua langsung berangkat menuju rumahnya Sasa.

__ADS_1


Sesampainya di rumah Sasa, Faldi langsung memarkirkan mobilnya dan menurunkan barang barangnya dari mobil sedangkan Sasa sudah masuk ke dalam rumah duluan untuk membersiahkan dan menyiapkan kamar buat Faldi, setelah selesai membersihkan kamarnya Sasa membantu Faldi untuk membawa barang barangnya masuk ke kamar dan merapikanya.


Setelah sudah selesai semua Sasa membuat minuman dingin untuk dirinya dan juga Fald, mereka berdua pun bersantai di ruang tamu sambil beristirahat setelah mandi, tidak lama kemudian tante Icha pulang bekerja yang langsung menyapa Faldi dan setelah itu tante Icha pergi untuk mandi dan bersoh bersih.


Setelah itu mereka bertiga bersantai di ruang tamu bersama sambil menikmati minuman dingin yang di buat oleh Sasa tadi, mereka bertiga juga mengobrol bersama, tante Icha bertanya kepada Faldi apa alasan mau menginap di rumahnya.


"Fal tante mau tanya sama kamu, kenapa kamu mau menginap di rumah tante biasanya kalau tante suruh menginap selalu tidak mau." Ucap tante Icha yang bertanya


"Aku cuma takut lupa tante kalau aku masa pemulihan karena kalau di rumah aku kerjakan sendiri semua pekerjaanya." Jawab Faldi


"Alasan doang dia mah." Sahut Sasa


"Maksudnya alasan saja bagai mana nak.?" Tanya tante Icha yang menanggapi ucapan Sasa


"Tadi di sekolah lukanya Faldi berdarah lagi mah." Jawab Sasa


"Memangnya betul Fal yang di katakan Sasa.?" Tanya tante Icha kepada Faldi


"Hehe... iya tante." Jawab Faldi


"Kok bisa kenapa memangnya.?" Tanya tante Icha


"Itu tante Faldi tadi emosi dan tidak sadar kalau mukul pohon." Jawab Faldi


"Ya ampun Fal, kok bisa.?" Jawab tante Icha yang balik bertanya


"Lain kali biarkan saja Fak jangan di dengerin." Jawab tante Icha


"Iya tante Faldi coba." Jawab Faldi


"Oh iya tante lihat tubuh kamu banyak luka ya apa itu benar.?" Tanya tante Icha


"Uhuk.!" Suara Sasa yang tersedak karena mendengar ucapan ibunya


"Kamu kenapa sayang.?" Tanya tante Icha kepada Sasa


"Tidak apa apa mah uhuk... uhuk...!" Jawab Sasa sambil batuk batuk


"Oh ya sudah, lain kali minumnya pelan pelan ya." Ucap tante Icha yang menasihti Sasa


"Iya mah." Jawab Sasa


"Oh iya Fal apa benar itu Fal.? Kalau kamu punya banyak luka.?" Ucap tante Icha kembali bertanya


"Em... bagai mana ya tante." Jawab Faldi bingung

__ADS_1


"Kenapa Fal.?" Tanya tante Icha


"Aku mau bilang tapi aku sudah janji sama seseorang untuk tidak mengatakanya." Ucap Faldi


"Sama Sasa ya Fal.?" Tanya tante Icha


"I-iya tante." Jawab Faldi


"Memangnya kenapa kan aku ibunya Sasa Fal tidak apa apa kamu bilang saja." Ucap tante Icha


"Iya mamah benar, tubuhnya Faldi memang banyak luka, apa lagi luka jahitan." Ucap Sasa yang tiba tiba mengatakan semhanya


"Loh nak kamu kok bisa tahu.?" Tanya tante Icha


"Maaf tamte ini salah Faldi, Faldi yang memberi tahu Sasa soal luka yang ada di tubuhku, Faldi juga minta maaf kalau Faldi tidak sopan, Sasa sudah pernah melihat tubuh Faldi dan tahu di mana saja lukanya." Ucap Faldi yang gugup


"Oh begitu ya, memang nya ada berapa luka jahitan Fal.?" Tanya tante Icha


"Tante tidak marah.?" Tanya Faldi


"Tidak kenapa harus marah lagiankan kalian sudah sering tudur barengkan dan tidak terjadi hal hal yang tidak di inginkan, terus tante harus marah dari mana.?" Ucap tante Icha


"Aku benar benar minta maaf tante." Ucap Faldi


"Sasa juga minta maaf ya mah karena kecerobohan Sasa juga sering ketiduran di samping Fldi." Ucap Sasa


"Sudah lah yang penting kalian tidak macam macam ya sudah, yang penting pertanyaan tante yang tadi di jawab dulu jangan bikin penasaran." Ucap tante Icha


"Iya tante, maaf tadi tante tanya apa.?" Ucap Faldi yang bertanya pertanyaannya karena lupa


"Itu luka jahitan kamu ada berapa.?" Ucap tante Icha


"Tiga belas luka jahitan tante." Jawab Faldi


"Apa tiga belas luka jahitan...!" Jawab tante Icha terkejut


"Iya tante." Jawab Faldi


"Hufftt... pantas saja kamu hapir kehilangan nyawa kamu dua kali Fal." Ucao tante Icha yang menghela nafas


"Terus itu luka di tubuh kamu Sasa sudah tahu semua.?" Lanjut tante Icha bertanya


"Iya tante." Jawab Faldi


"Iya mah aku sudah tahu semua luka yang ada di tubuhnya." Ucap Sasa

__ADS_1


"Ya sudah, sekarang kita makan dulu ya sudah waktunya makan malam, tante tandi juga sudah beli makanan cuma tinggal menghangatkan saja." Ucap Tante Icah mengajak mereka berdua makan malam


Setelah itu Sasa dan Faldi menyiapkan meja makan dan tante Icha menghangatkan makanannya, setelah di hangatkan tante Icha membawa makanannya ke meja makan dan mereka bertiga makan malam bersaa.


__ADS_2