
Tidak lama kemudia Faldi juga ikut tidur bareng dengan Sasa di depan televisi, di pagi harinya Faldi bangun seperti biasa dia langsung mandi dan bersih bersih setelah itu Faldi ingin memnautkan sarapan untuk Sasa dan tante Icha tapi Faldi ingat kalau lengaya masih sakit, akhirnya Faldi membangunkan Sasa untuk membantu dia menyiapakan sarapan.
"Saya ayo bangun sudah pagi." Ucap Faldi membangunkan Sasa
"Iya sebentar lagi ya." Jawab Sasa yang hanya membalikan badan
"Sayang ayo bangun aku mau kamu bantuin aku." Ucap Faldi yang masih berusaha membangunkan Sasa
"hua... iya iya aku bangun." Ucap Sasa yang menguap dan bangun
"Sudah buruan manidi dan bersih bersih gih." Ucap Faldi
"Iya." Jawab Sasa yang masih setemgah sadar dan berjalan ke kamar mandi
Setelah itu Faldi kembali ke dapur untuk menyiapkan bahan bahan yang akan di gunakan setelah siap Faldi hanya tinggal menunggu Sasa, tidak lama kemudian Sasa datang dan Faldi lngsung menyuruhnya untuk menumis bumbu bumbunya dulu kaarena Faldi ingin membuat sabal, Faldi juga Sambil menyiapkan air hangat untuk membuat minuman, selesai menumis Sasa langsung menggoreng tempe kedelai dan setelah semuanya matang Faldi langsung menyiapkannya ke meja makan, pada saat Faldi menyiapkan makanannya tante Icha baru keluar dari kamarnya dan menyapa Faldi.
"Pagi Fal, ini kamu yang masak Fal.?" Sapa tante Icha sambil bertanya
"Pagi juga tante, bukan tante ini yang masak Sasa." Jawab Faldi
"Oh tumben anak itu bisa bangun pagi." Ucap tante Icha
"Iya soalnya tadi Faldi bangunin untuk membantu Faldi masak tante." Jawab Faldi
"Pantesan sudah bangun." Jawab tante Icha
"Iya tante." Jawab Faldi
"Kalau begiti tante tinggal dulu ya mau ke kamar mandi." Ucap tante Icha
"Iya tante." Jawab Faldi
Tante Icha pun pergi dan Faldi lanjut untuk menyiapkan makanannya, Sasa juga membantu Faldi menyiapkan makananya dan membawakan minuman habgatnya ke meja makan, setelah selesai mereka berdua bersantai sambil menunggu tante Icha selesai, tidak lama mereka menunghu tante Icha sudah selesai mandi dan bersih bersih dan mereka bertigapun sarapan bersama sambil mengobrol.
"Aduh anak mamah sudah bisa masak." Ucap tante Icha
"Apa sih mah enggak kok tadj Sasa cuma bantuin Faldi." Jawab Sasa malu
"Aduh sayang aku." Ucap Faldi
"Ih apa sih sayang." Jawab Sasa
__ADS_1
"Ya ampun kalian berdua ya sudah berani mesra mesraan di depan mamah." Ucap tante Icha
"Eh iya maaf mah." Jawab Sasa
"Sudah pantas sekali cocok." Ucap tante Icha
"Apanya tante.?" Tanya Faldi
"Kalian berdua setelah lulus langsung nikah saja ya." Ucao tante Icha
"Ih mamah masih jauh juga kali sudah bahas nikah saja." Jawab Sasa
"Iya tante masih ada dua tahun lagi." Lanjut Faldi
"Habisnya kalian berdua cocok sekali." Jawab tante Icha
"Udah lah mah masih lama juga sudah di bahas saja." Jawab Sasa
"Iya iya." Jawab tante Icha
Setelah itu mereka berti melanjutkan sarapan mereka, selesai sarapan Faldi kedepan rumah untuk menikmati minuman hangatnya sambil menikmati pagi hari yang cerah.
Faldi yang tengah menikmati waktunya bersantai tiba tiba di datangi Dika dan Risma mereka berdua mengajak Faldi untuk berangkat ke sekolah, setelah itu Faldi menyuruh mereka berdua untuk duduk dan Faldi masuk kerumahnya Sasa dan bilang kepada Sasa untuk segera bersiap siap, Faldi yang saat itu baru ingat kalau seragamnya kemari penuh dengan darah kebingungan karena tidak ada seragam untuknya, Faldi pun mengajak mereka berempat untuk mampi kerumahnya untuk mengambil seragam yang lain dulu.
"Baiklah Fal, aku sekalian ambil motor ya." Jawab Dika
"Kalian tidak mau naik mobil bareng aku dan Sasa lagi.?" Tanya Faldi
"Bukanya tidak mau ya Fal, tapi nanti aku tidak bisa pulang lagi." Jawab Dika
"Iya juga ya kamu juga tidak pulang sudah ada dua hari." Ucap Faldi
"Nah tuh tahu." Jawab Dika
"Ya sudah tidak apa apa." Jawab Faldi
Tidak lama kemudia Sasa sudah selesai bersiap siap dan mereka langsung pergi kerumahnya Faldi, beberapa menit perjalanan akhirnya mereka berempat sampai di rumahnya Faldi, Dika pun langsung mengambil motornya yang berada di garasi dan langsung berpamitan kepada mereka berdua kalau dia akan berangkat terlebih dahulu.
"Fal Sa aku dan Risma duluan ya." Ucap Dika
"Oh iya baiklah." Jawab Faldi
__ADS_1
"Kalian berdua hati hati." Jawab Sasa
"Iya." Jawab Risma
Mereka berduapun berangkat sedangkan Faldi masuk untuk berganti pakaian, selesai ganti pakaian Faldi langsung mengajak Sasa untuk segera berangkat karena takutnya terlambat karena macet soalnya Faldi membawa mobil lagi.
Sesampainya Di sekolah Faldi dan Sasa di hampiri kak Devi dan kak Sinta mereka berdua berniat untuk minta maaf kepada Faldi karena sudah merepotkan Faldi sampai terluka.
"Pagi Fal." Sapa kak Devi
"Pagi juga kak." Jawab Faldi
"Anu Fal... begini aku mau meminta maaf sama kamu." Ucap kak Sinta
"Untuk masalah kemarin ya kak.?" Jawab Faldi balik bertanya
"Iya Fal aku juga tidak tahu kalau bakalan jadi separah itu." Jawab kak Sinta
"Tidak apa apak kok kak, lagian memang tubuhku sudah banyak luka jadi wajar saja kalau terluka lagi." Ucap Faldi
"Maksud kamu Fal.?" Tanya kak sinta
"Maksunya Faldi sudah sering terluka kak." Jawab Sasa sambil memberi isyarat kepada Faldi
"Ah iya kak itu maksud aku." Lanjut Faldi
"Oh begitu ya, sekali lagi maaf ya Fal." Ucap kak Sinta
"Iya kak." Jawak Faldi
"Kalau begitu kami duluan ya Fal." Ucap kak Devi
"Oh iya kak." Jawab Faldi
Mereka berduapun akhirnya pergi dan Sasa pun mengomeli Faldi karena mau bilang kalau tubuhnya banyak luka karena Sasa ingin kalau yang tahu masalah tersebut hanyalah dirinya.
"Sayang kamu jangan beri tahu yang lain soal luka kamu." Ucap Sasa
"Iya iya aku minta maaf karena tadi hampir keceplosan." Jawab Faldi
"Janji ya, biar aku saja yang tahu." Ucap Sasa
__ADS_1
"Iya sayag janji." Jawab Faldi
Setelah itu mereka berduapun pergi kekelas untuk apsen harian, sesampainya di kelas ternyata teman temany yang lain belum ada yang menata maupun menghias kelas, karena mereka juga dari awal tidak ingin ada ke giatan sampai walikelas menyuruh mereka untuk segera menata dan menghias kelas, Faldi sebenarnya di suruh untuk bantuin teman temanya namun Sasa bilang hasil kemarin Faldi tidak boleh melakukan pekerjaan yang berat berat, selesai Sasa bilang begitu kepada walikelasnya Faldi kembali mendengar ucapan teman satu kelasnya yang menyinggu perasaannya, sehingga Faldi izin kepada walikelas untuk pergi ke UKS.