
Dihari kedua Faldi dan teman temannya tidak terlalu sibuk untuk mengambil fotp dan video mereka hanya mengambil beberapa saja, prioritas mereka sekarang adalah membantu teman teman yang lain di ruang exskul, dapat di lihat hari pertama mereka kualahan untuk melayani pengunjung, tapi sebelum acara di mulai Faldi dan teman temanya menyiapkan beberapa alat untuk acara puncak malam nanti.
Acara dimulai mereka bersiap untuk bekerja melayani pengungjung Faldi dan Sasa di tempatkan di bagian pemotretan Dika dan Risma di tempatkan untuk cetak Foto, benar saja di hari kedua pengunjung semakin banyak dari hari pertama, karena adanya Faldi dan yang lainya pekerjaan senakin terasa mudah karena Faldi cukup pengalam untuk urusan memotret jadi hanya sekali mengambil foto bisa langsung selsai, tugas yang di kerjakan Faldi dan teman temanya sekarang di ambil alih oleh kak Devi dan teman temanya, Faldi dan yang kainnya sekarang membantu di euang exskul, saat hari sudah mulai siang pengunjungpun semakin berkurang dan sedikit, Faldi dan temanya tenanya mengambil kesempatan tersebut untuk istirahat dan makan siang, mereka berempat langsung ke kantin bersama untuk makan siang
Sampainya di kanti mereka bermoat langsung membeli makanan yang mereka inginkan.
"Parah banyak banget pengunjungnya." Ucap Faldi
"Iya dari pagi sampai sekarang juga belum habis cuma berkurang saja." Jawab Dika
"Kira kira nanti malam masih lanjut tidak ya.?" Tanya Risma
"Wah kalau masih lanjut harus serahin pengambilan video dan fotonya ke yang lain ini saat puncak acara." Jawab Faldi
"Tergantung juga si Fal pak Kiky menyuruhmu atau tidak." Ucap Sasa
"Benar juga ya." Jawab Faldi
"Sudah lah di pikir nanti saja yang penting sekarang kita makan dan beristirahat dulu." Ucap Dika
Setelah itu kak Devi dan timnya juga mampir ke kantin untuk makan siang mereka semua langsung gabung ke mejanya Faldi dan teman temanya.
"Yo anak baru boleh juga kamu." Ucap salah satu temannya kak Devi menyapa
"Hehe... Iya kak terimakasih." Jawav Faldi
"Jo kamu jangan ikutan bikin masalah." Ucap kak Devi yang memeringati temannya itu
"Santai dev aku cuma pingin akrab sama dia." Jawab Joni teman kak Devi
"Sudah kak santai saja." Ucap Faldi
"Fal tugasmu sudah selsai.? Kok sudah di sini saja." Tanya kak Devi
"Belum tapi di sana pengunjungnya sudah tidak seramai tadi jadi aku tinggal makan siang dulu." Jawab Faldi
"Dev ini adek kelas yang di katakan pak Kiky itu.?" Tanya sinta teman kak Devi
"Iya sin kamu benar dia seperti sudah punya pengalaman di lapangan lebih banyak dari pada kita." Jawab kak Devi
"Hai Fal sudah punya pacar belum.?" Tanya kak Sinta
__ADS_1
"Belum kak kenapa memangnya." Jawab Faldi
"Masa orang berpengakaman seperti kamu masa tidak ada yang suka.?" Tanya kak Sinta
"Tidak tahu kak tapi aku ada orang yang aku suka." Jawab Faldi
"Eh... Siapa itu Fal.? Tanya kak Sinta
"Ada lah kak." Jawab Faldi
"Kamu tidak mau kalau sama kakak.?" Tanya kak Sinta
"Maaf kak tidak aku sudah ada orang sepesial." Jawsb Faldi
"Ya sudah kalau begitu, kalau berubah pikiran kabarin ya." Ucap kak Sinta
"Fal balik yuk." Ucap Sasa
"Yaudah yuk balik." Jawab Faldi
Setelah itu Faldi dan teman temanya ke ruang exskul dan kak Devi dan teman temannya masih menyelsaikan makan sianganya, setelah Faldi dab teman temannya sudah lumayan jauh Sinta dan Devi mengobrol soal yang di katakan Sinta tadi.
"Bisa bisanya kamu suka sama Faldi padahal juga baru tahu dia." Ucap Devi
"Masih seperti biasa ya pengamatan kamu." Ucap Devi
"Iya sudah bisa di lihat hasil dari pekerjaan Faldi akhir akhir ini." Jawab Sinta
"Tapi sin kamu percaya atau tidak kalau Faldi itu masih belaj belum terjun ke dunia kera." Ucap kak Devi
"Tidak mungkin Dev dari hasil pekerjaanya Faldi paling tidak dia sudah perbah bekerja sekitar satu tahun mungkin juga sudah lebih, kamu lihat saja bagai msna Faldi menyusun majalah meski idenya dari teman temanya, masih ada poster juga yang bikin pak Kiky terkesan, di tambah pembuatan videonya, tidak mungkin kalau dia masih belajar." Jawab Sinta
"Ada benarnya juga kamu Sin." Jawab Devi
"Iya maka dari itu aku tidak mau melepasnya begitu saja, palingga dia tahu aku suka dia siaps tahu dia berubah pikiran dan jatuh hati denganku." Jawab Sinta
"Oh iya kamu tau tidak soal pak Viky Sin.?" Tanya Devi
"Guru cab*l yang di hajar oleh siswa baru itu.?" Jawab Sinta balik bertanya
"Iya itu yang menghajarnya Faldi." Jawab Devi
__ADS_1
"Apa...!!! Tidak mungkin...!" Ucap teman teman Devi terkejut
"Kok bisa bagai mana ceritanya.?" Tanya joni
"Dari cerita temanya dia melihat gadis yang dia suka mau di per***a sama pak viky." Ucap Devi
"Terus Faldi tidak terima begitu.?" Tanya Sinta
"Pastinya iya, dia juga sempat tidak masuk delapan hari." Jawab Devi
"Kenapa.? Kok bisa.?" Tanya Sinta
"Kalian melihat luka jahitan di tangan kanannya tidak.?' Tanya Devi
"Iya kami lihat." Jawab joni
"Itu luka dari perkelahianya sama pak Viky." Jawab Devi
"Ha..!! Sepanjang itu...?" Ucap Sinta terkejut
"Iya pak Viky membawa pisau kecil Faldi yang terlanjur marah tidak merasakan kalau tangan kanannya terkena pisau yang di bawa pak Viky." Ucao Devi bercerita
"Pantesan tidak masuk delapan hari." Jawab Sinta
"Tapi aneh juga bisa sembuh dalam waktu delapan hari." Ucap joni
"Tidak faham aku kalau soal itu." Jawab Devi
"Jika lukanya separah berati di larikan kerumah sakit dong." Ucap Sinta
"Iya dia sempat koma tiga hari tidak sadarkan diri di rumah sakit." Jawab Devi
"Gila tuh bocah bisa bisanya bertaruh nyawa." Ucap Joni
"Tapi keren jo dia benar benar melindungi gadis yang dia suka." Jawab Sinta
"Sudah sudah kita lanjut dulu tugas kita nanti malah tidak ada habisnya." Ucap Devi
Setelah itu kak Devi dan teman temanya melanjutkan pekerjaanya.
Diruang exskul terlihat sangat sibuk sekali karena ada banyaknya pengunjung yang ingin berfoto, sampai Faldi dan Sasa bergantian untuk memotret semua pengunjung yang ingin berfoto, Dika dan Risma juga kuwalahan karena hanya bisa mengoprasikan satu computer saja, disaat Sasa yang nemotret pelanggab Faldi langsung mengeluarkan laptopnya dan menyiapkan juga cargernya sekalian di sambungkan demgan printer yang di gunakan mencetak foto, lalu Faldi menyuruh Risma untuk menggunakan laptopnya tersebut untuk meng caver hasil potretnya Sasa sedangkan Dika di suruh untuk mengcaver potrettanya Faldi, mereka berempat saling bekerja sama untuk bisa menyelsaikan tugasnya tersebut, sampai tidak terasa sudah petang mereka berempat meminta beristirahat dan bergantian dengan teman yang lain.
__ADS_1
Mereka pulang sejenak untuk bersih bersih sekalian berganti pakaian dan kembali lagi untuk acara puncak, Faldi mengajak Dika kerumahnya untuk bersih bersih dan berganti pakaian, setelah itu Faldi mengirim pesan pada Sasa kalau balik nanti Faldi dan Dika yang menjemput mereka berdua.