
Ke esokan harinya Sasa bisa bangun seperti namun tidak dengan Faldi yang benar benar kecapean samapai siang, Sasa yang pertama kalinya melihat Faldi yang tidur samapai siang bolak balik melihatnya dan sesekali memegang dahi Faldi karena Sasa takut jika Faldi sakit, Sasa yang melihat Faldi seperti itu sangat khawatir dengannya, pada saat Faldi bangun Sasa langsung memeluknya karena saking khawatirnya Sasa dengan Faldi, Faldi yang kebingungan dengan sikap Sasa pada saat itu menanyakan ada apa dengan Sasa, Sasa juga berbalik bertanya kepada Faldi tentang kondisinya.
"Faldi...!!" Ucap Sasa yang lasngsung memeluk Faldi saat baru bangun
"Kamu kenapa sayang kok terlihat sedih begitu.?" Tanya Faldi saat melihat Sasa memeluknya
"Bagai mana kondisi kamu.? Kamu tidak sakit kan.? Kamu baik baik saja kan.?" Tanya Sasa khawatir
"A-aku baik baik saja kok, kamu kenapa sayang.?" Jawab Faldi balik bertanya
"Aku tuh khawatir dengan kamu, tidak biasanya kamu bangun samapi se siang ini." Jawab Sasa
"Memangnya jam berapa sekarang.?" Tanya Faldi
"Jam sepuluh siang." Jawab Sasa
"Maaf ya aku membuat kamu khawatir lagi, soalnya aku lelah banget dan kamu juga tahu kalau kemarin aku cuma tidur sebentar." Ucap Faldi
"Iya tidak apa apa, yang penting kamu sudah baik baik saja sekarang." Ucap Sasa
"Kalau begitu aku mau mandi dulu ya." Ucap Faldi
"Oh iya Fal, aku hangatkan dulu ya makanannya, nanti kamu kalau sudah selesai mandi lngsung saja makan." Jawab Sasa
__ADS_1
"Baik sayang." Jawab Faldi
Setelah itu Faldi langsung pergi mandi dan Sasa menghangatkan dan menyiapkan makanan untuk Faldi, setelah Faldi selesai mandi dia langsung pergi ke meja makan dan dia melihat Sasa yang sedang menyiapkan makanan untuknya samapai Faldi merasa jika sudah memiliki istri, Sasa yang melihat Faldi langsung menyuruh Faldi untuk segera makan, saat Faldi makan Sasa menyiapkan kopi untuk Faldi dan saat Faldi selesai makan dia langsung kembali ke kamarnya untuk menyelesaikan pekerjaanya, Sasa yang membuatkan kopi untuk Faldi juga langsung mengantarkan kopinya ke kamarnya Faldi.
Setelah itu Sasa meminjam laptopnya Faldi untuk menonton filem sambil menemani Faldi, Saat Faldi selesai mengerjakan pekerjaanya Faldi mengajak Sasa untuk keluar jalan jalan karena Faldi suntuk di rumah terus, saat Faldi mengajak Sasa untuk keluar jalan jalan Sasa bertanya kepada Faldi apakah dia tidak capek kok mengajaknya keluar, Faldi pun bilang kalau dia lagi suntuk di rumah, setelah itu mereka berdua oun keluar untuk jalan jalan.
"Akhirnya selsai juga, sayang... Keluar yuk." Ucap Faldi
"Mau kemana Fal.?" Tanya Sasa
"Belum tahu pokoknya keluar jalan jalan dulu saja." Jawab Faldi
"Memangnya kamu tidak capek.?" Tanya Sasa
"La iya kenapa ngajakin keluar tidak istirahat saja." Ucap Sasa
"Abisnya suntuk banget di rumah ingin keluar jalan jalan." Jawab Faldi
"Tapi kamu beneran tidak apa apa kan.?" Tanya Sasa
"Iya aku tidak apa apa kok sudah kamu siap siap saja dulu ya kita jalan jalan." Ucap Faldi
"Baiklah, kalau begitu aku siap sia dulu ya." Jawab Sasa
__ADS_1
"Iya sayang." Jawab Faldi
Setelah itu mereka berdua siap siap dan saat mereka berdua sudah siap mereka langsung berangkat pergi jalan jalan, Faldi mengajak Sasa untuk berkeliling di kota tersebut, samapai mereka menemukan satu taman yang belum pernah mereka datangi dan taman tersebut sangat lah bagus, akhirnya mereka berdua mampir ke taman tersebut, setelah memarkirkan motornya mereka membeli camilan dan juga jajanan yang di jual di sekitar taman dan setelah itu mereka baru masuk ke taman dan mencari tempat duduk.
Sesampainy di area taman mereka mencari tempat duduk dan setelah mendapatkanya mereka langsung duduk dan menikmati camilan yang mereka beli tadi, mereka berdua salang bergantian untuk menyuapi satu sama lain dan saling bermesraan bersama, mereka juga saling mengobrol dan bercanda satu sama lain.
"Fal terimakasih banyak ya." Ucap Sasa
"Buat apa sayang.?" Tanya Faldi
"Buat segalanya." Jawab Sasa
"Maksud kamu buat segalanya apa.?" Tanya Faldi yang kebingungan
"Kehadiran kamu menyembuhkan teraumaku dan kamu juga selalu menemaniku sampai saat ini, aku benar benar bersyukur bisa ketemu dengan kamu, aku tidak tahu bagai mana jika kita tidak saling bertemu, kamu juga memberikan segalanya untuk ke bahagianku meski kamu tahu kalaun kamu sendir sedang kesulitan, maaf jika aku belum bisa menjadi seseorang yang jamu inginkan." Ucao Sasa mengutarakan isi hatinya dan menjelaskan maksud dia tadi
"Kamu sudah lebih dari seseorang yang aku inginkan, aku juga bersyukur dipertemukan denganmu, aku hanya bisa membahagiakan kamu dengan caraku sendri, aku juga minta maaf jika aku masih banyak kurangnya dan selalu merepotkan kamu." Ucap Faldi
"Tidak kamu tidak merepotkan aku, kamu juga sudah lebih dari cukup dan tidak ada kurangnya di kehidupanku." Ucap Sasa
"Semoga yang kita inginkan terwujud ya sayang." Ucap Faldi
"Iya semoga saja." Ucap Sasa
__ADS_1
Setelah itu mereka kembali bermesraan dan Sasa menyandarkan kepalanya di bahu Faldi dan begitu juga sebaliknya Faldi yang menyandarkan kepala di kepala Sasa sambil mengelus kepalanya Sasa, mereka berdua merasa saling beruntung bertemu satu sama lain karena mereka bisa saling melengkapi dan mengerti perasaan satu sama lain, samapi tidak terasa hari sudah mulai gelap dan Faldi pun mengajak Sasa untuk segera pulang.