Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
Tidak bisa pulang


__ADS_3

Saat Dika dan Risma mau berpamitan dengan Faldi tiba tiba ada pesan di hpnya Faldi, Faldi pun membuka pesan tersebut terlebih dahulu dan meminta Dika dan Risma untuk menunggu sebentar.


Saat Faldi membuka pesan tersebut ternyata pesanbitu dari tante Icha, tante Icha bilang kalau ada tawuran lagi di depan gang dan sampai sekarang masih berlangsung, masyarakat yang ingin membubarkan tawuran tersebut hampir menjadi korban karena para pelaku membawa senjata tajam.


"Fal kamu masih di rumahkan.? Untuk malam ini Sasa dan Risma biarkan tidut di rumah kamu dulu ya di depan gang masih ada tawuran." Isi pesan dari tante Icha


"Iya tante kami belum berangkat kok baru siap siap akan pulang." Balas pesan dari Faldi


"Ya sudah kalian jangan keluar rumah dulu ya tante titip Sasa dan Risma." Jawab pesan dari tante Icha


"Baik tante, kalau boleh sih Faldi ingin bantu membubarkan tawuran tersebut." Balas pesan dari Faldi


"Sudah tidak usah polis juga sudah mau datang kamu di rumah saja." Balas pesab dari tante Icha


"Baiklah tante." Jawab pesan dari Faldi


Setelah saling berbalas pesan dengan tante Icha Faldi memberitahukan kepada Dika dan yang lainnya juga.


"Dapat pesan dari siapa Fal.?" Tanya Risma


"Dari tante Icha." Jawab Faldi


"Mamahku bilang apa Fal.?" Tanya Sasa


"Kalian berdua di suruh tidur di rumahku malam ini." Jawab Faldi


"Yey...!" Ucap Sasa


"Ih kamu kok malah seneng sih Sa." Tanya Risma


"Mau bagai mana kana aku bisa sama ayang aku." Jawab Sasa


"Memangnya ada apa Fal kok sampai mereka berdua di suruh menginap di rumah kamu.?" Tanya Dika


"Tadi tante Icha bilang kalau di depan gang ada tawuran lagi." Jawab Faldi


"Ada tawuran lagi Fal.?" Tanya Risma


"Iya tadi tante Icha bilang begitu." Jawab Faldi


"Ya sudah kalau begitu aku pulang dulu ya Fal." Ucap Dika

__ADS_1


"Kamu tidak ingin ikut menginap disini." Tanya Faldi


"Boleh, kalau begitu aku telfon ibuku dulu minta izin." Jawab Dika


Setelah itu Dika menelfon ibunya untuk meminta izin dan sama ibunya Dika di izin unktuk menginap, mereka berempatpun menginap di rumahnya Faldi sambil menyiapkan file dan mengerjakan projek yang belum selesai.


Setealah semuanya selsai mereka ingin tidur tapi masih belum mengantuk Faldi pun mengajak mereka untuk bermain game online bersama menggunakan komputernya, samapai tidak terasa sudah tengah malam Sasa dan Risma sudah mulai mengantuk sehingga mereka berdua tidur terlebih dahulu sedangkan Dika dan Faldi melanjutkan main game mereka.


"Sayang aku sama Risma tidur di kamar kamu ya." Ucap Sasa


"Iya Sayang." Jawab Faldi


"Sayang aku tidur duluan ya kamu nanti juga cepat tidur jangn bergadang." Ucap Risma kepada Dika


"Iya sayang." Jawab Dika


Setelah itu mereka berdua lngsung pergi kekamarnya Faldi dan tidur, Faldi dan Dika yang masih melanjutkan main game lalu membuat kopi untuk menemani mereka bermain.


"Fal bikin kopi dulu yok." Ucap Dika


"Wah iya aku lupa ya sudah ayo kita bikin kopi dulu." Jawab Faldi


Mereka berduapun pergi ke dapur dan membuat kopi bersama, setelah membuat kopi mereka lanjut untuk bermain game sampai tidak terasa sudah jam dua pagi, Faldi pun mengajak Dika untuk tidur dan beristirahat, akhirnya mereka berdua punbtidur dan beristirahat setelah mematikan komputernya.


"Sayang ayo bangun sudah pagi." Ucap Sasa yang membangunkan Faldi sambil menggoyang goyangkan badanya


"Sayang bangub sudah pagi ini jangan tidur terus." Ucap Risma yang membangunkan Dika


"Sayang buruan bangun nanti kita telat sekolahnya." Ucap Sasa yang membangunkan Faldi


"Hmm..." ucap Faldi yang merenggangkan tubuhnya


"Ayo buruan bangun." Ucap Sasa


"Iya aku sudah bangun kok." Jawab Faldi sambil mengambil posisi duduk


"Sayang buruan bangun ih." Ucap Risma yang masih membangunkan Dika


"Buuukkk...!!" Suara Dika yang jatuh saat merenggangkan tubuhnya


"Aduh..." ucap Dika

__ADS_1


"Nah kan tahu rasa kamu disuruh bangun dari tadi cuma merenggangkan badan saja." Ucap Risma


"Iya iya maaf aku masih ngantuk soalnya." Jawab Dika


"Ya sudah buruan mandi sana." Ucap Risma


"Iya iya." Jawab Dika


Faldi juga sudah selesai mandi dan sudah menunggu di meja makan berdua dengan Sasa, saat Dika melihatnya Faldi sedang bermesraan dengan Sasa sambil menunggu Risma dan Dika, Risma juga menyusul ke meja makan setelah membangunkan Dika.


Tidak lama kemudian Dika sudah selesai manadi dan menyusul teman temanya ke meja makan dan setelah itu mereka beremapa sarapan bersama, selesai makan mereka berempat menikmati minuman hangat bersama sambil menunggu waktunya berangkat ke sekolah, mereka berempat langsung berangkat ke sekolah karena di sekolah mungkin hanya menyiapkan kelas untuk stain festival mengingat waktunya tinggal dua hari lagi jadi Sasa, Risma, dan Dika hanya membawa buku pelajaran yang kemarin sedangkan Faldi hanya membawa satu buku kosong.


"Sayang kamu beneran hanya bawa satu buku saja tidak membawa buku pelajaran hari ini.?" Tanya Sasa


"Iya sayang memangnya kenapa.? Pasti nanti hanya di minta menyiapkan kelas untuk acara festival." Jawab Faldi


"Oh ya sudah deh kalau begitu." Jawab Sasa


"Oh iya mumpung ada di sini semua bisa berangkat bareng bagai mana kalau bawa mobil.?" Tanya Faldi


"Tidak usah lah Fal." Jawab Dika


"Tidk apa apa sekali kali lah kan juga banyak teman teman yang bawa mobil." Ucap Faldi


"Ya ampun sayang motor kamu saja suda bikin heboh satu sekolah masih ingin bawa mobil juga." Ucap Sasa


"Masa iya perasaan tidak deh." Jawab Faldi


"Udah Fal kita naik motor saja." Ucap Risma


"Sayang kita naik mobil ya.?" Tanya Faldi kepada Sasa


"Terserah kamu saja dari pada kita tidak berangkat berangkat." Jawab Sasa


"Ah kamu juga Sa kenapa setuju sih." Ucap Risma


"Biarin dari pada kita nanti berantem di rumah tidak jadi berangkat ke sekolah." Jawab Sasa


"Ya sudah deh Fal kali ini saja naik mobil." Ucap Risma


"Aku ngikut saja kalau begitu." Ucap Dika

__ADS_1


Akhirnya mereka berempatpun pergi ke sekolah menggunakan mobilnya Faldi, kare tidak ada pilihan lain kalau masih tetap tidak mau mereka bisa bisa tidak jadi berangkat ke sekolah hanya karena brantem hanya gara gara kendaraan, setelah itu Faldi mengeluarkan mobilnya sambil memanaskan mesin mobilnya Faldi mengunci pintu rumah dan pintu pagarnya, setelah di rasa sudah terkunci semua mereka berempatpun berangkat ke sekolah bersama.


__ADS_2