
Tidak lama kemudian filem yang mereka tonton selesaibdan kebetulan juga acara puncak festival juga sudah di mulai, Faldi dan yang laninyapun segera pergi ke lapangan di depan aula karena acara di adakan di sana, setelah mereka berempat sampai mereka langsung mencari tempat duduk dan mereka berempat pun menonton acara tersebut.
Di acar puncak festival ada berbagai macam pentas seni untuk memeriahkan acara tersebut, seperti seni tari, teater, dan juga pencak silat, semua di pentaskan dan di pertontonkan di puncak festival dan untuk bagian malam harinya ada beberapa musisi yang di undang ke acara tersebut dan juga penampilan grup band dari sekolah yang ikut serta meramaikan acara tersebut.
Setalah Faldi dan yang lain sudah pusan menonton acara tersebut mereka pergi ke kantin karena lapar, mereka berempat makan siang bersama setelah menonton acara tadi, dan mereka juga sangat takjup dengan seni seni yang di tampilkan di acara tadi, mereka berempat membicarakan hal tersebut sambil menikmati makan siang mereka di kantin.
"Wow tadi keren keren loh penampilanya." Ucap Sasa
"Iya Sa kamu benar, tapi tadi ada yang gerakannya bagus tapi sayangnya bajunya tidak kompak jadi terlihat kayak ada yang kurang gitu." Jawab Risma mengatakan pendapatnya
"Iya Ris aku setuju, akj tadinjuga sempat mengambil beberapa gambar dan juga video, aku sempat terkesan dengan gerakan mereka yang bisa kompak tapi saat aku melihat kesemu personilnya ada yang tidak tepas sama sekali deng bajunya, warnanya terlalu mencolok dan berbeda jauh dari teman tamanya." Jawab Faldi memberi tanggapan
"Aku sih tidak mau komentar soalnya aku tidak benar benar menonton tadi." Ucap Dika
"Iya lah kamu kan tidur tadi." Jawab Risma
"Sttts... Kenapa kamu ucapin juga sih." Jawab Dika
"Habisnya kamu di ajak nonton malah tidur." Ucap Risma
"Iya iya maaf." Jawab Dika
__ADS_1
"Sudah sudah tidak apa mungkin Dika ke capekan." Ucap Faldi
"Em iya." Jawab Risma
Setealah mereka makan siang mereka mengisi apsen untuk pulang dan nanti malam baru datang lagi karena acara puncak dan penutupanya pada malan harinya.
Sesampainya di rumah Sasa Faldi langsung menyalin file file yang ada di cameranya ke flasdisk dan mengosokan memory di cameranya, selesai dengan file file dan kameranya Faldi lagsung bersih bersih dan mandi, setelah itu dia membuat kopi dan setelah jadi Faldi membawa kopi nya ke teras rumah dan menikmati kopi tersebut sambil berpikir dengan keputusanya masalah kemarin malam.
Sasa mencari cari Faldi karena saat melihat ke kamarnya Faldi tidak ada, setelah Sasa melihat ke dapur dan melihat ada bekas orang selesai membuat kopi Sasa pun langsung berlari kedepan untuk mencari Faldi, sesamainya di depan Sasa melihat Faldi yang tereiam dan melamun dan Sasa pun lngsung menghampiri Faldi dan bertnya kepadanya ada masalah apa.
"Fal kamu kenapa.?" Ucap Sasa beratanya
"Kalau kamu mau kamu bisa cerita ke aku Fal, jangan kamu pendam sendiri." Ucap Sasa
"Iya Sa terimakasih atas perhatain kamu tapi maaf ya kalau sekarang kayaknya kau belum bisa bercerita." Jawab Faldi
"Iya Fal tidak apa apa kok, nanti kalau kamu sudah bisa cerita, ceritain ya aku bakalan selalu dengarin kok." Ucap Sasa
"Iya sa." Jawab Faldi
Sasa akhirnya hanya menemani Faldi yang sedang berperang dengan fikirannya karena Sasa juga tidak mau jika harus membebani Faldi kalau dia tetap memaksa Faldi untuk cerita, mereka pun saling terdiam Faldi hanya bersandar di bahu Sasa sambil memikirkan masalahnya, tiba tiba Faldi berbicara dan bertanya kepada Saaa, Sasa pun juga memberikan tanggapannya ketika mendengar ceritanya Faldi.
__ADS_1
"Apakah yang aku lakukan salah ya, kalau aku kembali ke damalm geng itu." Ucap Faldi yang tiba tiba berbicara
"Tidak kok Fal kamu tidak salah, kamu jugakan hanya ingin melindungi orang orang tetdekatmu dengan bantuan teman teman gengmu." Jawab Sasa
"Tapi aku takut jika harus ada korban saat adanya masalah yang mengharuskan untuk tawuran antar geng." Ucap Faldi
"Kamu harus bisa menghidari itu semua jika memang kamu tidak menginginkan adanya korban." Ucap Sasa
"Apa sebaiknyadi bubarkan saja.?" Ucap Faldi bertanya
"Jangan, ingat teman teman kamu yang susah payah mendirikan geng tersebut dan mempertahankanya samapi sekarang." Ucap Sasa
"Baiklah aku akan keluar dari geng saja demi Sasa agar dia tidak khawatir denganku." Ucap Faldi
"Itu lebih baik dari pada kamu harus membubarkan geng tersebut, tapi kamu juga harus bisa membantu sebisa kamu jika ada masalah karena mereka juga teman kamu." Ucap Sasa
"Itu pasti aku akan membntu mereka dan aku akan bilang ke Sasa jika ada masalah, jika dia mengizinkannya maka artinya aku berangkat jika tidak berarti tidak berangkat." Ucap Faldi
"Iya itu lebih bagus." Ucap Sasa
Setelah berbicaa banyak Faldi tiba tiba diam dan Sasa pun langsung melihat ke arah Faldi, dan saat Sasa melihat ke arah Faldi ternyra Faldi ketiduran dan ada air di sekitar matanya yang berarti Faldi benar benar tulus dengan Sasa, Sasa pun membangunkan Faldi dan memintanya untuk pindah ke dalam kalau mau tidur, tapi setelah bangun Faldi hanya pindah ke ruang tamu dan membuka hpnya untuk melihat kinerjanya belakangan ini.
__ADS_1