
Saat Faldi dan Dika datang mereka melihat Sasa dan Risma yang sedang tertawa, Faldi dan Dika pun bertanya kepada mereka berdua aoa yang mereka tertawakan, Sasa dan Risma pun bilang kalau habis bohongin orang kepada Faldi dan Dika.
"Kalian menertawakan apa.?" Tanya Faldi baru sampai
"Eh kalian sudah sampai." Ucap Risma yang melihat Faldi dan Dika
"Iya ini minuman dan camilan kamu." Jawab Dika sambil memberikan minuman dan camilannya
"Iya terimakasih sayang." Jawab Risma
"Eh Faldi." Ucap Sasa yang baru tahu
"Ini munuman kamu dan sakalian tadi aku belikan camila." Ucap Faldi
"Terimakasih sayang." Jawab Sasa
"Tadi kamu menertawakan apa Sa.?" Tanya Faldi
"Itu tadi ada cowok yang menggodaku dan Risma." Jawab Sasa
"Terus kenapa kok kalian bisa tertawa sampai seperti itu.?" Tanya Dika
"Jadi tadi itu dia mau minta nomor kontak aku, terus aku bilanh padanya kalau aku sudah punya suami dan dua anak." Jawab Sasa
"Kamu juga sama Ris.?" Tanya Faldi
"Iya aku juga bilang kalau sudah nikag dan punya satu anak." Jawab Risma
"Terus kalian tahu tidak expresi mereka seperti apa.? Itu membuatku dan Risma tertawa karena melihat exspresi mereka." Jawab Sasa
__ADS_1
"Ya ampu sayangku kamu juga ada ada saja." Jawab Faldi yang ikutan tertawa
Mereka pun bercerita dan tertawa bersama sambil menikmati camilan yang di beli Faldi dan Dika, setelah itu Faldi bilang ke Sasa kalau mau istirahat dan tidur sebentar karena dia sudah capek dan sangat mengantuk, Sasa pun meminta Faldi untuk tidur di pangkuanya, Faldi pun langsung gerogi saat mendengar Sasa bilang untuk tidur di pangkuanya, karena Faldi saat melihat Sasa yang mengenakan pakaian tersebut membubarkan konsen terasinya dan membuat nafsunya naik, tapi Faldi tetap tidur di pangkuannya Sasa.
Karena sangat lelah dan mengantu Faldi tidur dengan pulas di pangkuan Sasa, Sasa yang melihat Faldi sedang tidur terlihat sangat gemas kepada Faldi, Sasa pun mengelus elus kepala Faldi, Sasa selalu memandangi wajahnya Faldi saat tidur dan berpikir bagai mana jika dia tidak bersama Faldi, Sasa juga sampai bertanya tanya tanya kepada dirinya, "bagai mana jika Faldi meninggalkanku.? Apakah terauma yang dulu aku pernah alami akan datang kembali.? Apakah aku bisa jika tanpa dia.?" Batin Sasa yang bertanya tanya.
Tidak terasa hari sudah sore dan Faldi hampir sengah hati tidur di pangkuan Sasa, Sasa pun membangunkan Faldi yang sedang tidur dan mengajaknya untuk pulang, saat Faldi sudah bangun mereka langsung mengemasi barang baranh mereka dan memasukannya ke dalam mobil, setelah itu mereka semua bergantian untuk mandi dan bersih berisih, setelah semuaany selesai Faldi mengajak mereka semua untuk pergi makan karena hampir seharian tidak makan makanan berat.
"Ini sudah semua barang barangnya.?" Tanya Faldi
"Sudah Fal." Jawab Dika
"Baiklah kalau begitu kita pulang, tapj kita nanti mampir ke rumah makan dulu ya." Ucap Faldi
"Siap Fal." Jawab Dika
"Santai saja Fal." Jawab Dika
"Iya Fal tidak apa apa, lagian kamu juga capek." Jawab Risma
"Iya sayang kamu kan semalan bergadang mengemudikan mobilnya." Ucap Sasa
"Iya tapi aku tidak enak sama kalian." Ucap Faldi
"Sudah tidak usah di pikirkan Fal." Ucap Risma
"Iya sayang lebih baik kita cari tempat makan dulu." Ucap Sasa
"Ya sudah ayo." Jawab Faldi
__ADS_1
Setelah itu mereka berempat pun pulang dan mampir le rumah makan terlebih dahulu untuk makan karena hampir seharian belum makan.
Mereka pun makan di tempat dekat pusat oleh oleh yang ada di sana karena jika harus menunggu samapi di kota setelah melewati hutan bakalan lama, setelah selesai makan mereka melanjutkan perjalan mereka kembali, saat di pertengahan jalan Faldi menghentikan mobilnya di spbu untuk mengisi bahan bakar dan juga istirahat di sana, Sasa yang melihat Faldi sudah sangat lelah mencoba untuk menghiburnya dan menemainya untuk mengorol.
"Fal apa masih jauh perjalan kita.?" Tanya Sasa
"Masih ini juga masih setengah perjalana." Jawab Faldi
"Kamu yakin masih bisa mengemudi.?" Tanya Sasa
"Kamu tenang saja aku masih bisa kok." Jawab Faldi
"Tapi kamu terlihat sudah sangat lelah Fal." Ucap Sasa
"Iya si memang aku sudah lelah tapi jika tidak aku yang mengemudi siapa lagi Sa.?" Jawab Faldi bertanya
"Iya sih tapi..." Ucap Sasa belum selesai berbicara
"Sudah sayang kamu tenang saja ya." Ucap Faldi memotong penbicaraan Sasa
"Iya, tapi kalau kamu butuh sesuatu bilang ya." Ucap Sasa
"Em bisa tolong belikan kopi di earung depan Sa.?" Ucap Faldi bertanya.
"Baik kamu tunggu sebentar ya." Jawab Sasa
"Iya." Jawab Faldi
Setelah itu Sasa pun membelkan Faldi kopi di warung, Faldi uang sedang menunggu Sasa mengupload data yang sudah di siapkannya untuk mengerjakan pekerjaanya, setelah Sasa kembali Faldi langsung meminum kopinya dan mekanjutkan perjalanannya.
__ADS_1