
Faldi pun langsung pergi ke UKS setelah meminta izin kepada walikelasnya itu, waktu Sasa mendengar kalau Faldi pergi ke UKS Sasa khawatir dengan Faldi dan dia pun langsung berlari mengejar Faldi tanpa meminta izin kepada walikelasnya.
Setibanya di UKS Sasa melihat lenganya Faldi ada sedikit darah, Sasa langsung panik dan menyakan apa yang terjadi kenapa bisa sampai ada bercak darah leluar dari perbanya.
"Ya ampun Faldi... kamu kenapa.? Ada apa ini.? Kok sampai lengan kamu berdarah lagi.?" Tanya Sasa yang panik
"Aku tidak apa apa kok." Jawab Faldi
"Sayang jangan begitu aku benar benar tidak mau kehilangan kamu, kamu kenapa kok sampai bisa seperti ini." Ucap Sasa yang mengeluarkan air mata
"Aku tadi cuma mukul pohon di depan UKS untuk melepas emosiku." Jawab Faldi
"Kamu mendengar ucapan mereka lagi ya.?" Tanya Sasa
"Iya akutidak sengaja mendengarnya." Jawab Faldi
"Sayang kalai bisa jangan di dengarkan ya biarkan merka berfikir begitu, kamu juga jangan terus terusan sakiti diri kamu sendiri." Ucap Sasa
"Kalau kamu tahu rasanya pasti kamu juga akan marah." Jawab Faldi
"Iya aku tahu kok itu rasanya sakit tapi kamu jangan menyakiti diri kamu sendiri, aku tidak mau melihat kamu terusan menderita." Ucap Sasa sambil menangis
"Iya maaf aku salah." Jawab Faldi dengan lembut
"Kalau kamu dengar lagi kamu ajak aku pergi saja ya, aku tidak apa apa kalau harus seprti kemarin, aku tidak sanggup jika kamu terusan tersakiti karena luka kamu juga." Ucap Sasa
"Tidak aku tidak mau mengulanginya, aku tidak mau orang yang aku sayang dan yang aku cintai merasakan sakit, aku bakalan coba untuk menahanya demi kamu." Jawab Faldi
"Iya sayang aku akan selalu menemanimu dan akan selalu berusaha di samping kamu meski banyak yang menilai kita berbeda jauh." Ucap Sasa
"Terimakasih banyak ya sayang." Ucap Faldi dengan lembut
Tiba tiba kak Sinta datang ke UKS untuk piket karena kak Sinta salah satu anggota PMR di sekolah, kak Sinta juga terkejut saat melihat Faldi dan Sasa berada di UKS dan kak Sinta pun menanyakan kepada mereka kenapa di UKS.
"Faldi, Sasa, kalian kenapa.? Kok berada di UKS." Tanya kak Sinta yang baru masuk
"Loh kakak kenapa ada di sini.?" Jawab Sasa balik bertanya
"Aku mau piket, kalian kenapa.?" Jawab kak Sinta
"Ini tadi Faldi ada masalah dan tidak sengaja lenganya mengeluarkan darah lagi." Jawab Sasa
"Ya sudah buruan di ganti perbanya." Ucap kak Sinta
__ADS_1
"Iya ini tadi aku lagi mencari cari perbanya tapi belum ketemu." Jawab Sasa membuat alasa
"Sebentar aku carikan dulu." Jawab kak Sinta
"Iya kak." Jawab Sasa
Kak sinta pun mencarikan perbanya dia mencari di lemaru keci p3k juga tidak ada dan kak Sinta pun mengambilkan perbanya di lemari buat menyimpan obat obatan dan alat, setelah menemukan perbanya kak Sinta memberikannya kepada Sasa sekalian dengan alkoholnya.
"Ini Sa alkohol dan perbanya." Ucap kak Sinta
"Oh iya kak trimakasih." Jawab Sasa
"Mau di bantuin untuk menggati perbanya.?" Tanya kak Sinta
"Tidak kak trimakasih." Jawab Sasa
"Oh baik lah, kalau begitu aku piket dulu ya." Ucap kak Sinta
"Iya kak." Jawab Sasa
Setelah itu kak Sinta piket dan Sasa mengganti perbanya Faldi, saat membuka perba Faldi sedikit kesakitan karena darah yang keluar tadi sudah mengering sehingga lengket, Sasa pun melepaskan perbanya dengan sangat hati hati dan sangat lembut karena dia tidak ingin melihat Faldi yang kesakita.
"Aduh...settt..." ucap Faldi yang menahan sakitnya
"Maaf maaf sakit ya Fal." Ucap Sasa
"Aduh aku lupa kalau darah kamu yang keluar sudah kering." Ucap Sasa
"Iya tidak apa apa kok." Jawab Faldi
"Tahan dulu ya aku akan berusaha hati hati dan lembut selembut mingkin." Ucap Sasa
"Iya sayang." Jawab Faldi
Setelah itu Sasa lanjut melepaskan perbanya Faldi, setelah perbanya lepas Sasa juga melihat dan mengecek jahitan lukanya Faldi apakah rusak atau tidak, setelah di cek ternyata baik baik saja cuma lukanya yang baru kering terbuka lagi, Sasa pun memberikn alkohol kepada lukanya Faldi agar berih dan setelah itu Sasa mengganti perbanya.
Selesai menggati perbanya Faldi Sasa berpamitan untuk beli beberapa camilan di kantin, Faldi juga sedang berbaring dan beristirahat sambil menunggu Sasa beli camilan di kantin.
"Fal aku tinggal ke kantin dulu ya." Ucap Sasa
"Mau beli camilan.?" Tanya Faldi
"Iya nih." Jawab Sasa
__ADS_1
"Oh ya udah ini uangnya." Jawab Faldi memberikan uang
"Tidak perlu Fal aku sudah ada." Jawab Sasa
"Sudah lah kamu ambil saja." Jawab Faldi
"Baik lah." Jawab Sasa
Setelah itu Sasa pergi dan Faldi jug langsung berbaring dan beristirahat, saat melihat Faldi sendirian kak Sinta menghampiri Faldi untuk mengajaknya berbicara, karena jika ada Sasa kak Sinta merasa canggung dan tidak enak soalnya takut membuta Sasa cemburu dan marah kepada Faldi.
"Fal kamu tidur.?" Ucap kak Sinta bertanya
"Tidak kok ada apa kak.?" Jawab Faldi
"Tidak apa apa kok cuma ingin mengajak ngobrol saja." Jawab kak Sinta
"Oh iya kak silahkan kak." Jawab Faldi
"Kemarin kenapa kamu bisa datang menolongku Fal.?" Tanya kak Sinta
"Kemarin aku di kabarin kak Devi." Jawab Faldi
"Oh begitu ya." Jawab kak Sinta
"Kemarin kakak kenapa bisa terlibat." Tanya Faldi
"Aku kemarin itu di ajak keluar sama cowok satunya tapi aku tidak mau lalu dia memaksa dan yang satunya lagi menolongku sehingga mereka berantem." Jawab kak Sinta
"Cuma masalah itu bisa berkelahi.?" Tanya Faldi
"Aku juga tidak tahu mungkin tempramen mereka yang tidak setabil." Jawab kak Sinta
"Bisa saja sih kak." Jawab Faldi
"Sudah ya Fal jangan di ingat ingat lagi aku jadi merasa bersalah sama kamu." Ucap kak Sinta
"Oh iya kak maaf." Jawab Faldi
"Ya sudah kamu istirahat saja aku mau balik." Ucap kak Sinta
"Balik ke kelas.?" Tanya Faldi
"Iya Fal." Jawab kak Sinta
__ADS_1
"Oh ya sudah kak." Jawab Faldi
Setelah itu kak Sinta pergi dan kembali ke kelasnya, tidak lama kemudian Sasa datang dan mereka berdua juga berpindah di gazebo di depan UKS yang lebih nyaman.