Sipendiam Dua Kepribadian

Sipendiam Dua Kepribadian
Membuat poster


__ADS_3

Mereka berlima langsung membagi tugas untuk menyelesaikan posternya, saat Dika lagi iseng menggambar Faldi melihat bakat Dika yang lumayan mahir untuk menggambar jadi Faldi meminta Dika untuk menggambar ilustrasinya di buku di jadikan seketsa sama Faldi, kak Devi dan Risma mencari kata kata yang akan di gunakan mengisi poster dan Sasa di mintai tolong sama Faldi untuk membantu dirinya menyusun posternya.


"Dik itu gambaran kamu.?" Tanya Faldi


"Iya Fal, kenapa.?" Jawab Dika


"Bagus juga, kalau begitu kamu buat gambar ilustrasinya ya." Ucap Faldi


"Boleh, tapi siapa yang bantu aku membuat tema Fal.? Aku tidak bisa kalau sendiri." Ucap Dika bertanya Faldi


"Kalau begitu Risma sama kak Devi yang bantuin kamu bagai mana.?" Tanya Faldi


"Boleh." Jawab Dika


"Ris... Kamu bantuin Dika ya buat tema, sama kak Devi juga." Ucap Faldi


"Baiklah." Jawab Risma


"Bagian nyusun posternya siapa Fal.?" Tanya kak Devi


"Biar Sasa saja nanti yang menyusun posternya." Jawab Faldi


"Kalau kamu bagai mana Fal.?" Tanya kak Devi


"Aku nanti menggambar ulang gamabarnya Dika, jadi gambarnya Dika di buku aku jadikan seketsa, nanti aku juga bantu Sasa untuk menyusun posternya." Jawab Faldi


Setelah empat jam berlalu mereka berlima berhasil menyelsaikan satu tema lagi dan masih ada satu tema yang belum mereka kerjakan, di karenakan sudah waktunya untuk pulang jadi mereka berlima memilih untuk melanjutkan besok harinya, sebelum pulang kak Devi mengajak mereka berempat ke kopishop biasa sambil melepas lelah dan bersantai.


Keesokan harinya mereka berlima kembali mengerjakan poaternya, seperti kemarin untuk penmabgian kelompoknya agar cepat selsai, tapi saat mereka berlima samapi di ruang exskul mereka terkejut karena ada kakak kelas tiga yang sedang membuat poster juga, pada saat kak Devi mau melihat file posternya yang ada di komputer kak Devi di marahi oleh kakak kelas.


"Maaf kak saya mau lihat pekerjaan saya kemarin." Ucap kak Devi


"Pekerjaan apanya.!! Kamu saja tidak bisa di andalkan.!" Ucap kakak kelas tersebut


Setelah itu kak Devi mengajak Faldi dan teman temanya untuk pergi dari ruang exskul, kak Devi cuma takut jika hasil kerja keras kemarin hilang begitu saja.

__ADS_1


"Fal kalau hasil kerja keras kita di hapus bagai mana.?" Tanya kak Devi


"Biarin kak." Jawab Faldi santai


"Kamu bagai mana sih Fal kan kemarin kita sudah kerja keras masa ya hilang begitu saja." Ucap Risma


"Tidak bakalan ada yang hilang kok." Ucap Faldi


"Kemarin kan sudah jelas Fal kalau masih di simpan di komputer." Ucap Sasa


"Siapa yang bilang.?" Tanya Faldi


"Kan kita semua melihat sendiri Fal kalau maaih ada di komputer belum ada yang mengcopynya." Jawab Risma


Dika yang melihat ke jahilan dari Faldi hanya bisa menahan tawanya karena Dika tahu Faldi tidak mungkin seceroboh itu kau masalah pekerjaan seperti ini, Dika juga sudah menduga kalau Faldi kemarin sudah mengcopy semua filenya ke flasdisknya, karena Faldibdari dulu selalu membawa Falsdisknya kemana mana sejak dia bisa membeli motot sendiri.


"Kalian tenang saja tidak usah khawatir begitu." Ucap Faldi


"Tapi pekerjaan kita Fal." Ucap kak Devi


"Hahahahah!!!" Dika yang tiba tiba tertawa karena sudah tidak bisa menahan tawanya lagi


"Hahahaha!!" Faldi yang ikut tertawa sambil memperlihatkan tiga flasdisknya


"Kalian tidak tahu ya kalau Faldi sedang mengerjai kalian." Ucap Dika sambil menahan tawa


"Kalian berdua jangan bercanda.!!" Ucap kak Devi


"Kami tidak bercanda kak semua filenya ada di flasdisk aku." Jawab Faldi


"Kamu seriuskan Fal tidak lagi bercanda, semu filnya kamu beneran copy.?" Tanya Sasa


"Iya Sa semua ada di flasdisk." Jawab Faldi


Setelah Risma langsung mengecek flasdisk tersebut, ternyata benar semua ada di flasdisk mulai dari seketsa, gambar, sampainposternya ada semua di flasdisknya Faldi.

__ADS_1


"Kak gini ya, ini semua hasil kerja keras kita makanya aku simpan semua disamping itu aku juga butuh semua file seperti ini bukan hanya hasilnya saja." Ucap Faldi


"Syukur deh kalau ada semua." Ucap kak Devi


"Faldi kamu jahil banget." Ucap Sasa


"Bikin orang panik saja kamu fal." Ucap Risma


"Dasar Faldi suka banget kalau isengin temanya." Ucap Dika


"Kamu juga sama Dik sudah tahu tapi diam saja." Ucap Risma


"Hehe." Jawab Dika sedikit tertawa


"Ini bagaimana kita melanjutkanya.?" Tanya kak Devi


"Iya, laptop aku juga tidak ada Appnya lagi." Ucap Risma


"Kalau begitu pakai laptopku saja." Ucap Faldi yang mengeluarkan laptopnya dari tas


"Fal ini beneran laptop kamu.?" Tanya kak Devi


"Iya kak memangnya kenapa.?" Jawab Faldi balik bertanya


"Ini sudah sama dengan spek komputer yang ada di ruang exskul." Jawab kak Devi terkejut


"Masa iya kak." Tanya Sasa


"Iya serius." Jawab kak Devi


"Sudah kalian mau mengobrol apa mengerjakan tugas ini." Tanya Faldi


Setelah itu mereka mengerjakan tugas bersama, kak Devi yang terkejut melihat laptopnya Faldi yang speknya tidak main main hanya bisa bingung dan heran sama Faldi, sedangkan teman teman yang lain tidak tahu soal itu mereka hanya biasa saja saat melihat laptopnya Faldi, pikir mereka bertiga yang penting bisa menyelesaikan tugasnya itu saja.


Setelah dua jam mereka mengerjakan tugas mereka berempat sudah merasa lapar karena sudah waktunya makan siang juga, setelah itu mereka berpindah tempat ke kantin untuk mengerjakan sambil makan siang, seperti biasa mereka selalu membili camilan untuk menemani mengerjakan tugas.

__ADS_1


Tiga jam berlalu akhirnya mereka menyelsaikan pembuatan poster tersebut, merka berlima langsung saja memberikan tugas tersebut kepada guru pembimbing, pada saat mau masuk ke ruang exskul mereka melihat kakak kelas tadi yang di marahi guru pembimbing karena menghapus file tugas Faldi dan temannya yang ternyata guru pembimbing sudah melihat sebagaian pekerjaan Faldi dan teman temanya itu, saat guru pembimbing keluar dari ruangan Faldi dan yang lainnya langsung menghapiti guru tersebut dan memberika file tugasnya kepada guru pembimbing tersebut.


Fadi bertanya kepada guru pembimbingnya agar boleh memiliki hak cipta atas postersebut dan meminta izin untuk di uploud di berbagai webset yang Faldi tahu, guru tersebut terkejut karena Faldi faham tentang hak cipta dan berbagai webset, lantas guru tersebut memberi hak cipta berdasarkan kelompok dan memberi izin untul di aploudnya poster tersebut.


__ADS_2