
Setelah selesai makan malam Faldi membantu untuk membereskan dan membersihkan sisa sisa makan malam dan setelah itu Faldi masuk ke kamran untuk istirahat dan tidur, baru juga Faldi masuk dan selsai ganti pakaian tiba tiba Sasa masuk tanpa mengetuk pintu yang membuat Faldi terkejut dan panik, Sasa datang sambil membawakan segelas minuman hangat untuk Faldi dan mereka mengobrol berdua di kamar.
"Ceklek..! Fal ini aku bawakan minuman hangar." Ucap Sasa sambil membuka pintu kamar
"Aduh Sa... lain kali ketuk pintu dulu ya kalau mau masuk." Ucap Faldi
"Memangnya kenapa Fal.?" Tanya Sasa
"Aku tuh baru selesai ganti paksian." Jawab Faldi
"Oh iya maaf ya, lain kali aku ketuk pintu dulu." Ucap Sasa
"Iya Sa, oh iya ada apa.?" Jawab Faldi bertanya
"Ini aku bawakan minuman hangat Fal." Jawab Sasa
"Oh... taruh di meja situ saja Sa." Jawab Faldi
"Iya Fal, em... untuk pekerjaan kita bagai mana Fal kalau kamu menginap di sini.?" Jawab Sasa balik bertanya
"Em kita bolak balik saja bagai mana.? Jadi kalau kita mau mengerjakan projeknya pulang sekolah mampir kerumah aku dan pulangnya ke rumah kamu." Ucap Faldi
"Aku sih tidak masalah Fal, tapi kamu...?" Jawab Sasa
"Tenang saja lagian pekerjaan kita tidak terlalu mengandalkan Fisik cuma butuh pemikiran saja bukan, aku tidak apa apa lagian aku juga sudah terbiasa kok." Jawab Faldi
"Em... baiklah." Jawab Sasa
"Oh iya besok persiapan terakhirh bukan.?" Tanya Faldi
"Iya, habis itu acara di mulai, oh iya surat dari dokternya besok jangan sampai lupa ya Fal." Jawab Sasa
"Iya aku sudah siapkan kok barang barang yang mau di bawa besok juga sudah aku siapkan jadi besok tinggal pakai seragam dan berangkat saja." Ucap Faldi
"...." Sasa diam
"Sa...?" Ucap Faldi memanggi Sasa
"Lah sudah tidur ternyata." Ucap Falfi yang melihat Sasa yang sudah tidur di tempat tidur Faldi
"Ya ampun kamu tetap sama saja ya, hmm baiklah aku juga harus tidur." Ucap Faldi
"Selamat malam peri kecilku semoga mimpi indah ya." Ucap Faldi sambil mencium kening Sasa
Setelah itu Faldi menggelar karepet di bawah dan mengambil satu bantal untuk tidur, Faldi milih tidur di bawah karena dia tahu batasanya dan juga kalau Falfi tidur di depan televisi juga pasti membuat tante Icha marah karena sudah di sediakan kamar tapi malah tidur di depan televisi.
Di pagi harinya Faldi bangun pagi seperti biasanya, Faldu juga membangunkan Sasa yang untuk membantu dirinya mempersiapkan sarapan, saat mereka berdua keluar kamar mereka bertemu dengan tantr Icha yang juga baru bangun, tante Icha juga tidak marah melihat mereka berdua tidur satu kamar dan tante Icha cuma bilang di suruh cepat cepat bersiap.
"Eh kalian berdua sudah bangun." Ucap tante Icha
"Iya nih tante kebiasaan." Jawab Faldi
"Huaappp..." ucap Sasa yang menguap
__ADS_1
"Masih ngantuk ya nak.?" Tante Icha
"Eh tidak mah." Jawab Sasa
"Sudah mamah tahu kok kalau kamu bangun di bangunin sama Faldi." Ucap tante Icha
"Memang iya sih mah." Jawab Sasa
"Pasti kamu masih ngantuk kan tidak biasanya kamu bangun jam segini." Ucap tante Icha
"Tidak mah..." jawab Sasa
"Iya deh iya, kalau begitu kamu buruan mandi dn bersih bersih sana." Ucap tante Icha
"Iya mah." Jawab Sasa
"Kamu sudah selesai Fal.?" Tanya tante Icha
"Sudah kok tan, ya sudah aku siap siap dulu ya nanti baru bantuin tante." Jawab Faldi
"Iya Fal tante siapkan bahan bahannya dulu, sambil menunggu kamu dan Sasa." Ucap tante Icha
"Baik tante." Jawab Faldi
"Sa kamu juga jangan lama lama di kamr mandinya." Ucap tante Icha
"Iya mah." Jawab Sasa
Setelah itu Faldi siap siap dan Sasa bersih bersih dan tante Icha menyiapkan bahan bahan untuk membuat sarapan nanti, setelah Faldi selesai siap siap Faldi langsung ke dapur untuk membantu menyiapkan sarapan, Sasa pun juga ganti bersiap siap dan tente Icha yang ganti bersih bersih, Sasa yang selesai bersiap siap langsung menyusul Faldi ke dapur untuk membantunya menyiapkan sarapan, tidak lama kemudian tante Icha menyusul mereka berdua ke dapur untuk membuatkan sarapan Faldi dan Sasa berbagi tugas untuk membantu tante Icha menyiapkan sarapan, setelah semuanya jadi mereka langsung menyiapkan makanannya di meja makan dan setelah semuanya selesai mereka semua makan bersama.
"Bagai mana Fal nyaman tinggal di sini.?" Tanya tante Icha
"Lumayan tante, tapi Faldi merasa tidak enak." Jawab Faldi
"Memangnya ada apa Fal.? Apa yang membuatmu merasa tidak enak.?" Tanya tante Icha
"Soalnyq Faldi jadi ngerepotin tante dan Sasa." Jawab Faldi
"Udah Fal tidak apa apa kok, kamu anggap Saja rumah sendiri." Jawab Sasa
"Iya Fal, Sasa benar kamu anggap saja seperti rumah sendiri, kan tante juga sudah pernah bilang kepada kamu." Jawab tante Faldi
"Iya tapi kan..." ucap Faldi yang belum selesai berbicara
"Sudah Fal jangan kamu pikirkan, anggap saja rumah sendiri dan kamu juga bisa anggap tante sebagai ibumu juga." Jawab tante Icha
"Iya tante terimakasih banyak." Jawab Faldi
"Kayaknya anak sendiri bisa kalah ini." Ucap Sasa
"Kalah bagai mana Sa.?" Tanya Faldi
"Ya ampun Fal kamu itu ya masih bisa bertanya." Ucap Sasa
__ADS_1
"Aku beneran tidak faham Sa." Jawa Faldi
"Sudah tidak perlu di pikirkan Fal." Jawab Sasa
"Kalian berdua lucu sekali ya." Ucap tante Icha
"Apa sih mah." Jawab Sasa
"Kalian bicara apa.? Aku beneran tidak faham." Ucap Faldi
"Hahahah..." tawa tante Icha dan Sasa melihat kepolosan Faldi
"Malah tertawa." Ucap Faldi
"Abisnya kamu lucu sekali sih Fal." Ucap tante Icha
"Lucu.? Apanya yang lucu tan.?" Tanya Faldi
"Ya ampun sayang kamu ini beneran tidak faham apa cuma akal akalan kamu sih." Ucap Sasa
"Aku beneran tidak Faham sayang." Jawab Faldi
"Sudah lah Fal jangan kamu pikirkan, oh iya surat izin kamu beneran udah kamu bawa.?" Tanya Sasa
"Sebentar aku cek dulu." Jawab Faldi dan berlari ke kamar untuk mengeceknya
"Surat izin apa nak.?" Tante Icha
"Surat dari dokter mah biar bisa izin tidak ikut kegiatan besok." Jawab Sasa
"Memangnya wajib ikut.?" Tanya tante Icha
"Iya mah yang sudah di catat wajib ikut." Jawab Sasa
"Oh begitu ya, kamu ikut tidak.?" Tanya tante Icha
"Iya lupa aku juga ikut mah bagai mana cara aku izin kalau Faldi jadi tidak ikut, masa aku harus ikut sendiri tanpa Faldi." Ucap Sasa
"Tidak apa apa sayang sekali kali." Jawab tante Icha
"Tidak mau kalau tidak sama Faldi aku tidak mau." Ucap Sasa
"Ya ampun, kamu masih sama saja kayak dulu ya belum berubah." Jawab tante Icha
"Ih mamah, ini bagai mana caranya mah.?" Tanya Sasa
"Izinnya harus pakai surat dokter.?" Tanya tante Icha
"Iya mah kalau tidak ada tidak boleh." Jawab Sasa
"Ya sudah kamu tenang saja dulu biar mamah yang urus." Jawab tante Icha
"Beneran mah.?" Tanya Sasa
__ADS_1
"Iya sayang." Jawab tante Icha
Setelah itu mereka berdua bersiap siap untuk berangkat ke sekolah dan tante Icha juga terlihat sibuk menyiapkan barang barangnya yang mau di bawa bekerja sambil menerima telfon.