Skandal With Tetangga

Skandal With Tetangga
Bab 42


__ADS_3

"Ngapain kamu kesini?" tanya Boy pada seseorang yang selama ini selalu mengganggu hidupnya. Ya ... siapa lagi kalau bukan Shella, orang yang selalu mengejar Boy dari waktu kuliah.


"Boy, kok kamu ngomongnya gitu sih ... aku kesini sengaja mau kasih hadiah untuk kamu, mudah-mudahan bermanfaat di rumah baru kamu ini." ucapnya sambil merajuk. Boy sungguh jengah melihat kedatangan tamu tak diundang ini.


"Rumah aku udah lengkap semuanya, jadi kamu gak usah repot-repot bawa hadiah." jawab Boy malas. Shella menyadari jika Boy tidak menyukai kedatangannya, untuk itu ia sengaja tidak datang sendiri ke rumah ini.


"Temen-temen kayanya Boy gak suka kita kasih kejutan!" ucap Shella, hingga teman-teman Boy yang tadi bersembunyi pun berdecak kecewa. Membuat Boy jadi merasa tidak enak pada mereka semua.


"Gak asik Boy..." rajuk Romi. Boy yang merasa tidak enak pun langsung memanggil teman-temannya.


"Eh sorry... sorry kirain gak ada kalian yang dateng kemari. Ayo masuk semuanya." ucap Boy.


"Nahh gitu dong, kita udah bela-belain datang kesini malah diomelin sama yang punya rumah," timpa Ryan yang juga ikut datang untuk melihat rumah baru Boy.

__ADS_1


"Udah jangan bawel, masuk ayo." ajak Boy, ada sekitar tujuh orang teman Boy yang datang termasuk Shella. Semua orang berdecak kagum melihat rumah Boy yang menurut mereka sangat indah. Apalagi Shella bayangan menjadi nyonya rumah sudah menari-nari dalam pikirannya.


Saat melihat Emil, Ryan pun berbisik pada Boy. "Boy, kenalin dong adiknya." ucap Ryan.


"Adik yang mana, adik aku ada di rumah Papa," jawab Boy.


"Ckk, suka pura-pura. Itu yang lagi bikin minum, kenalin dong." ucap Ryan. Ingin sekali Boy mengunyah temannya ini karena ingin berkenalan dengan istrinya yang cantik. Awas saja pikir Boy. Boy memang belum memberitahukan tentang pernikahannya pada teman - temannya. Karena resepsi pernikahan tadinya akan dilakukan saat Emil lulus kuliah. Namun, karena sekarang Boy sudah merasa jika pernikahannya dengan Emil sudah layak ia akui. Maka ia akan mengakui Emil sebagai istrinya mulai saat ini.


"Oke nanti aku kenalin sama kamu," jawab Boy yang sebenarnya kesal pada Ryan. Tak lama Emil pun datang dan membawakan minum dan beberapa camilan, untung saja semuanya sudah siap karena Boy memang sengaja menyediakan semuanya untuk menjamu keluarga besarnya tadi saat mereka semua ikut mengantar mereka berdua.


"Gak apa-apa kok Dek, segini juga udah cukup." jawab Shella sok akrab. Mungkin ia merasa jika ia harus bisa mendekati Emil yang ia pikir adalah adik dari Boy. Calon adik iparnya, begitulah yang ada dalam pikiran Shella saat ini.


"Emil sini," Boy mengulurkan tangannya pada Emil dan langsung disambut oleh Emil dan duduk disampingnya. Boy pun kemudian menarik pinggang ramping Emil agar bisa lebih dekat dengannya.

__ADS_1


"Oh ya kenalin semuanya, ini Emily istri aku." ucap Boy dengan tersenyum bangga saat memperkenalkan Emil sebagai istri kepada teman-temannya. Semua orang terkejut mendengarnya apa lagi Shella, gadis itu sangat shock saat mendengar orang yang ia anggap sebagai calon adik iparnya itu adalah istri dari pria yang sangat ia cintai.


"Boy, kamu nggak bercanda kan? Bercanda kamu nggak lucu tahu!" ucap Shella.


"Aku ya bercanda Emily emang istri aku dan kami udah lama menikah," jawab Boy semakin mengeratkan tangannya pada pinggang Emil.


"Iya Kakak cantik, aku ini istrinya dari Kak Boy." ucap Emil sambil tersenyum ke arah Shella, ia sangat tahu jika wanita di depannya ini adalah orang yang selalu mengejar suaminya. maka untuk itu ada kepuasan di hatinya saat ia mengatakan kepada Shella jika ia adalah istri dari pria yang ia sukai itu. Dan Emil pun berharap jika setelah mengetahui Boy adalah suaminya, Shella menjauh dari kehidupanmu dan tidak mencoba mendekati lagi suaminya ini.


"Ini benar-benar gak lucu!" ucap Shella kesal.


*


*

__ADS_1


*


Iya emang gak lucu Shella, yang lucu itu kamu yang ngangap Emil calon adik iparnya kamu 😌😌😌


__ADS_2