
Malam ini trio Bbc berkumpul kembali, setelah beberapa pekan terakhir ini mereka sibuk dengan kegiatannya masing-masing. Beni terlihat tidak bersemangat saat berkumpul, ini karena rumahnya kini terasa sangat sepi. Anak-anaknya sudah menikah dan tinggal bersama dengan pasangannya, jadi ia hanya tinggal dengan Bella berdua saja. Dan kini Bella sedang di rumah Erina untuk melihat putri kesayangannya.
"Kenapa es bon-bon diem aja?" tanya Ega.
"Kayanya hari ini jualan es bon-bonnya gak laku, gantilah sama es nong-nong jangan jualan es bon-bon terus," ejek Raga. Beni pun mendelik kesal pada makhluk penggemar es batu ini.
"Mendingan corong merah diem dehh, karena tiap ngeluarin suara bawaannya bikin emosi terus." ketus Beni. Namun, Raga sama sekali tidak tersinggung dengan ucapan Beni. Ia malah tergelak melihat Beni yang sedang galau tingkat tinggi itu.
"Kenapa sihh, cerita dong sama kita. Curhat gitu, keluarin aja takutnya bisulan kalau di pendem," sambung Ega. Beni pun menghela napas panjang, sepertinya ia sedang bersiap menceritakan curahan hatinya pada sahabat sekaligus tetangganya ini.
"Aku tuh lagi sedih, sedih karena aku sekarang kesepian. Aku gak pernah nyangka kalau anak-anak aku bakal pergi lebih cepat dari yang aku bayangkan," ucap Beni.
"Lebay banget nihh es bon-bon, tinggal beberapa langkah aja udah bisa ketemu sama Bintang Kejora. Jalan dikit belok kiri langsung ketemu titisan Marimar!" jawab Raga.
"Udah dibilangin corong merah diem aja! Kamu tuh belum ngerasain gimana rasanya ditinggal anak di rumah, rasanya tuhh..."
__ADS_1
"Nyenengin gak ada yang ganggu nuna-ninu!" timpal Raga, hingga satu tepukan dari Ega membuat corong merah itu bungkam seketika.
"Bener kata es bon-bon, rasanya sepi gak ada anak. Kamu mah belum ngerasain, coba aja kalau tuh titisan corong merah udah ketemu sama titisan es batu dijamin kamu juga bakal kesepian!" ucap Ega.
"Kayanya corong merah bakal besanan sama mentari pagi dehh, liat aja tuh Sachiko deket banget sama Rafa," ucap Beni.
"Cair dong nanti kalau es batunya kalau terus terkena sinar mentari pagi!" ucap Ega tergelak.
"Biarin aja, kalau Rafa emang suka sama Sachiko. Bebas aku mah, gak bakal ngelarang dia hubungan sama siapa pun juga. Selama pasangan yang Rafa pilih gak punya pedang, its oke ..."
"Wahhh bentar lagi ada ada yang bakal besanan sama Louis Fernando sama Marimar nihh ..." ucap Beni hingga mereka semua pun tertawa. Beni pun akhirnya bisa melupakan kesedihannya setelah berbincang dengan kedua sahabatnya. Karena dari kejadian ini ambil saja sisi positifnya, karena Beni dan Bella akan bebas ehem-ehem tanpa ada gangguan.
Di rumah barunya kini Boy dan Emil tengah memadu kasih, Boy tengah memagut Emil dengan lembut, akan tetapi sedikit memaksa karena ia merasakan gair4h pada dirinya. Dengan terburu-buru tangannya mencari sesuatu untuk ia lepaskan karena ia ingin mencicipi sesuatu yang terbungkus oleh benda itu.
Hingga akhirnya ia pun menemukan benda itu dan kemudian langsung melepaskannya dan kemudian menyentuh benda kesukaannya dengan tangan dan juga bibirnya. Hingga Emily pun menggigit bibirnya agar tidak mengeluarkan suara yang akan membuatnya sangat malu dihadapan Boy.
__ADS_1
"Kak ... " lirih Emil, namun Boy masih asik dengan kegiatannya. Hingga tanpa terasa kini tak ada penghalang apapun diantara keduanya. Boy pun mulai melakukan penyatuan secara perlahan, karena milik Emil masih sangat sempit.
"Sakiiiittt ..."
"Maaf ... " ucap Boy, tapi sepertinya Boy tidak ingin membuang waktu dan juga tidak ingin membuat Emil semakin merasa sakit akibat dorongan dari gagang sapunya, hingga ia pun menghentakkan miliknya sekaligus hingga menerobos pabrik bayi milik Emil.
"Aaaarrrrkkkhhhhh ... " Emil pun berteriak akan tetapi Boy langsung membungkam bibirnya dengan ciuman lembut dari Boy. Berharap sentuhan bibirnya bisa mengurangi rasa sakit yang kini sedang dirasakan oleh Emil.
Akhirnya malam ini Boy bisa memiliki Emil dengan seutuhnya, kesabarannya selama ini tidak sia-sia. Karena mulai sekarang Boy bisa menyentuh Emil kapan pun ia mau.
"Terima kasih sayang ... " ucap Boy di sela-sela kegiatannya.
Jangan lupa dukungannya nya 🤗😘
__ADS_1