
Pagi ini Emil dikejutkan oleh tamu tak diundang di rumahnya, siapa lagi kalau bukan Shella yang masih setia mencintai Boy sampai sekarang. Jika saat itu Emil akan mencoba untuk menahan segala kekesalannya,. karena pernikahannya dengan Boy masih rahasia. Tapi tidak untuk kali ini, Emil tidak akan diam saja melihat suami tersayangnya akan digoda di depan matanya sendiri.
Shella sudah berdiri dengan pose yang dibuat secantik mungkin, penampilannya juga sangat woooww sekali. Rambutnya di Curly bibir tebalnya semakin tebal oleh lipstik berwarna sangat terang. Dan jangan lupa bulu mata anti banjir yang ia gunakan, semua riasan yang Shella pakai semuanya membuat Emil merasa geli.
"Mau ngapain boneka Chucky pagi - pagi ke rumah?" tanya Emil, niat hati ingin terlihat seperti boneka Barbie tapi Emil malah memanggilnya boneka Chucky, sungguh menyebalkan bukan titisan bakul nasi ini. Tapi semarah-marahnya Shella, ia akan menahan kekesalannya karena tidak mau riasan anehnya itu pecah gara-gara marah. Wajah sok cantik itu kemudian dibuat seimut mungkin, sampai bulu kucing pun ikut merinding dibuatnya.
"Boy nya ada?" tanya Shella dengan gaya sok keren, tangan bersedekap juga tatapan mata yang entah kemana. Karena boneka Chucky ini tidak mau melihat wajah rivalnya yang jauh lebih cantik darinya.
"Ada lagi sarapan dengan cinta dan kasih sayang dari Emily yang cantik jelita," jawab Emil.
"Panggilin dia aku mau ketemu sama Boy," ucap Shella masih dengan gaya angkuhnya. Membuat Emil ingin marah sekaligus tertawa, karena melihat artis opera tiba-tiba ada di depan rumahnya.
"Nggak mau,"
"Aku cuma mau ketemu dia sebentar, kenapa? Kamu takut dia tergoda sama aku?" ucapnya dengan percaya diri dan gaya bicaranya dibuat seelegan mungkin, hingga Emil pun sudah tidak bisa menahan lagi tawanya. Boy akan tergoda katanya, bahkan Emil saja perempuan merasa merinding melihat penampakan dari Shella bagaimana dengan Boy, mungkin dia akan jauh pingsan saat melihat penampilan penggemar beratnya ini.
"Terpesona dari mana, yang ada malah kena serangan jantung liat ondel-ondel di depan rumah,"
__ADS_1
"Kamu bisa gak sih bicara baik-baik sama tamu?"
"Bisalah! Cuman kalau yang bertamu pelakor, lain lagi ceritanya itu mah. Oh no pokoknya, berani menggaggu kenyamanan rumah tangga, apalagi sampai berani menggoda dan juga berani cubit hatinya Kak Boy. Aku pastiin kalau kamu bakal jadi gulali! Ngerti Neng Chucky!" ucap Emil sambil bertolak pinggang dan memarahi Shella.
Mendengar ada keributan di depan rumahnya, Boy pun kemudian hendak datang menghampiri. Ia takut terjadi sesuatu pada istri kesayangannya itu.
"Sayang ada apa?" terdengar suara Boy dan juga derap langkah kakinya, Shella senang akhirnya sebentar lagi ia akan melihat pria pujaannya. Namun, sebelum itu terjadi Emil dengan cepat menutup pintu dan juga menguncinya.
Bruukk
Pintu diban ting keras oleh Emil, ia tidak mau sampai suaminya melihat wajah pelakor yang meresahkan itu
"Bukan siapa-siapa, cuman badut pengamen aja," jawab Emil sambil tersenyum manis pada suaminya yang sangat tampan ini.
"Pagi-pagi begini?" tanya Boy heran, pasalnya terdengar sangat aneh jika ada badut pengamen pagi-pagi begini.
"Iya sayang, itu barusan ada pengamen cinta, dia datang buat godain suami orang. Tapi Kakak tenang aja, karena Emil akan melindungi suami Emil dari pengamen-pengamen cinta," ucap Emil sambil tertawa.
__ADS_1
"Buka pintunya!" terdengar suara teriakan Shella yang menggedor pintu dan ingin memaksa masuk ke rumah Boy dan Emil.
"Kaya suara..."
"Pelakor, udah jangan didengerin. Mending kita sarapan lagi," Boy pun mengangguk setuju saat Emil mengajaknya lagi sarapan. Karena sarapannya juga tadi belum habis.
"Ya udah ayo..." jawab Boy.
"Ayo, mau sarapannya sambil minum susu gak?" tanya Emil.
"Kalau minum susu, berarti sarapannya di kamar dong,"
"Iyalah, biar sekalian kita main kuda-kudaan."
"Siap Neng..."
Mereka berdua tidak mempedulikan teriakan Shella yang terus memanggil -manggil nama Boy. Mereka lebih memilih melakukan olahraga pagi dari pada meladeni Shella.
__ADS_1
***
Jangan lupa tinggalkan jejak dan dukungannya ya 😘 😘😘