STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#33


__ADS_3

Joy tiba di Paris sore hari. Perusahaan sudah menyiapkan hotel untuknya di tengah kota.


Besok adalah jadwal dirinya bertemu dengan pemimpin perusahaan yang akan bekerja sama dengannya.


Perjalanan panjang selama 6 jam penerbangan membuatnya lelah dan akhirnya Joy tertidur lelap.


Malam harinya Joy berjalan jalan sekitar hotel dan mencicipi beberapa makanan lezat di cafe.


Joy berusaha menikmati hidupnya meskipun setiap malam dia merindukan Ocean.


Entahlah, sampai kapan dia akan mengalami hal ini. Setidaknya ini masih membuatnya waras dan tak gila.


Keesokan harinya, Joy mendatangi perusahaan yang akan bekerja sama dengan perusahaan tempat dia bekerja.


Joy langsung menuju ruangan meeting yang telah disiapkan. Di sana telah menunggu pimpinan perusahaan tersebut.


"Halo Nona Joysie. Kenalkan, aku Sean Michael dan ini istriku, Irena," kata Sean.


"Halo Nona Joysie," kata Irena.


"Tuan Sean, Nyonya Irena ... Senang bertemu dengan kalian. Terima kasih sudah meluangkan waktu kalian untuk menemuiku. Ini suatu kehormatan bagiku," kata Joy menunduk hormat.


Meeting berjalan lancar dan kesepakatan telah dibuat antar kedua perusahaan. Joy bisa menangani ini sendiri meskipun hanya datang sendirian.


"Kau akan sedikit lama berada di Paris. Nanti malam, datanglah ke mansion kami. Kami mengundangmu makan malam," kata Irena.

__ADS_1


"Terima kasih, Nyonya," senyum Joy.


Joy merasa senang melihat pasangan di depannya. Mereka benar benar pasangan serasi dan terlihat sekali jika mereka saling mencintai.


Betapa indahnya jika melihat pasangan yang saling mencintai seperti ini, tak seperti nasib percintaannya yang bertepuk sebelah tangan.


Setelah itu, Joy pamit undur diri dari sana.


Sesampainya di hotel, Joy langsung membuat laporan untuk meetingnya hari ini dan segera mengirimkan email ke London.


Malam harinya, Joy langsung menuju mansion Sean dan Irena.


"Halo Nona Joysie. Selamat datang di kediaman kami," sambut Irena.


"Panggil aku Joy saja, Nyonya. Kurasa itu lebih baik," kata Joy tersenyum.


"Oh my, itu membuatku tersanjung jika mempunyai kakak seperti anda," kata Joy.


"Hei, jangan terlalu formal. Kita akan sering bertemu nanti. Bersikaplah santai dan panggil aku kakak, oke?" kata Irena mengedipkan matanya.


Joy tertawa pelan.


Sean dan Irena menyambutnya dengan ramah. Anak kembar mereka yang masih remaja juga ikut dalam makan malam itu.


Mereka mengobrol ringan dan santai di sesi makan malam itu.

__ADS_1


Setelah 2 jam berada di mansion Sean dan Irena, Joy pun kembali ke hotelnya. Pekerjaannya akan dilakukan mulai besok.


Joy tahu bahwa Irena adalah mantan model, jadi tak akan sulit baginya untuk bekerja sama dengannya nanti.


💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛💛


Seminggu sudah Joy berada di Paris. Dia akan berada di Paris sekitar sebulan atau 2 bulan sampai pekerjaannya selesai.


Helen akan pulang kembali ke London besok lusa. Nanti Helen akan kembali ke Paris minggu depan lagi. Sekarang Helen sedang berjalan jalan sendiri untuk mencari oleh oleh untuk keluarganya.


Seminggu bersama Irena membuat keduanya semakin dekat. Joy sering mengunjungi Mansion Iren.


Joy juga tahu jika Iren kehilangan putri pertamanya yang hingga sekarang belum ditemukan. Joy sangat sedih mendengar cerita itu.


Dan dia berharap akan ada keajaiban yang bisa mempertemukan kembali mereka dengan putri kesayangannya.


"Besok lusa ada acara disini. Kau datang ya. Ini hanya acara keluarga besarku. Kami biasa berkumpul di Paris atau Swiss," kata Irena.


"Apakah itu tidak masalah? Aku hanya orang luar," kata Joy sembari menikmati cookies buatan Irena.


"Sudah kubilang aku adalah kakakmu, bukan?" kata Irena.


Joy tersenyum.


"Terima kasih," jawab Joy.

__ADS_1


Tiba tiba dia merindukan Martha dan Briana yang dulu menganggapnya sebagai adik kesayangannya yang selalu menjaga Joy.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤


__ADS_2