STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#51


__ADS_3

Setelah makan siang, Joy kembali ke perusahaan diantar oleh David. Mereka jalan bersama sembari mengobrol ringan di trotoar.


David banyak mengeluarkan candaan yang membuat Joy tertawa. David memang masih sangat mengharapkan Joy.


Dia ingin menarik perhatian Joy agar Joy tertarik padanya dan memberikan kesempatan pada David untuk mendekatinya.


"Terima kasih atas traktirannya, David," kata Joy sebelum masuk ke kantornya.


"Lain kali kau yang mentraktirku," kata David tersenyum.


"Baiklah ... Oke, bye," kata Joy melambaikan tangannya.


Joy tak tahu bahwa ada mata tajam yang mengarah padanya dan David dari jauh.


Ocean melihat dari kejauhan interaksi Joy dan David.


Sebagai laki laki yang berpengalaman, tentu saja Ocean hafal betul dengan apa yang David rasakan pada Joy hanya dengan melihat bahasa tubuhnya saja.


Dan Ocean tak suka hal itu. Ocean bisa saja turun dan melabrak pria yang bersama Joy itu. Tetapi dia masih mempunyai akal sehat untuk tak membuat keributan disana.


Ocean tiba tadi pagi di London. Dia beristirahat sebentar di apartemen yang baru dibelinya seminggu yang lalu melalui online sebelum berangkat ke London.


Ocean berencana akan berada di London sekitar 1 minggu untuk melepaskan rindunya pada Joy.


Tapi siang ini, rasa rindunya berubah menjadi rasa kesal karena pemandangan didepannya yang membuat hatinya benar benar marah.


Ocean masih di dalam mobilnya dan menelepon Joy dari seberang kantornya.

__ADS_1


Tak lama Joy mengangkatnya.


"Halo, Cean?" kata Joy.


"Kau dimana, Baby? aku merindukanmu," ucap Ocean


"Aku baru saja makan siang," jawab Joy.


"Bersama Helen?" tanya Ocean.


"Tidak, bersama teman kantorku yang lain," jawab Joy.


'She's lying,' batin Ocean.


"Seorang wanita?" tanya Ocean.


Joy tak ingin Ocean berpikiran macam macam pada dirinya.


'Dia berbohong lagi, come on girl,' batin Ocean kecewa.


"Baiklah..nanti aku akan meneleponmu lagi," kata Ocean.


"Bye, love you, Honey," kata Joy.


"Hmm, love you too," jawab Ocean dan menutup sambungan teleponnya.


Lalu Ocean mengumpat kesal karena hal ini. Seharusnya Joy jujur padanya. Dia tak suka Joy seperti ini. Justru Ini membuatnya akan berpikiran macam macam pada Joy.

__ADS_1


Joy bekerja sampai malam dan baru selesai pukul 8 malam. Dia harus pergi ke pesta jam 10 malam dan itu sedikit membuatnya lelah. Tetapi dia harus menghadiri pesta itu.


Helen menjemput Joy di kantornya dan merekapun berangkat ke pesta selebriti yang harus dihadirinya untuk mewakili perusahaannya.


"Aku sangat lelah, Helen,"kata Joy.


"Hmm ..kita disana sebentar saja," jawab Helen.


Lalu Joy menelepon Evelena dan mengatakan bahwa dirinya akan menginap di apartemen Helen setelah pulang dari pesta.


"Kau menginap di apartemenku?" tanya Helen.


"Hmm, aku ingin sedikit mabuk malam ini. Aku benar stress dengan pekerjaanku," jawab Joy memejamkan matanya.


"Menikahlah dengan Ocean. Maka kau tak perlu bekerja lagi," kata Helen tertawa pelan.


"Tak semudah itu Aku belum memberitahu mommy tentang Ocean," jawab Joy memegang kepalanya.


"Seharusnya kau jujur, Joy. Aunty Eve pasti akan merestui kalian," kata Helen.


"Tidak, aku belum siap. Aku masih trauma ketika mommy menghadapkanku diantara 2 pilihan. Aku sama sama mencintai mereka dan mereka adalah hidupku," jawab Joy.


"Semoga kau cepat menemukan solusinya," kata Helen.


"Hmm, thank you," jawab Joy tersenyum.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2