STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#62


__ADS_3

Karena bosan, Joy akhirnya berkeliling perusahaan Ocean yang cukup besar itu hingga menghabiskan waktu lumayan lama.


"Aku tahu jika Ocean berasal dari keluarga kaya, tapi aku tak menyangka dia sekaya ini," gumam Joy pelan ketika melihat lihat perusahaan Ocean.


Lalu Joy menuju ke toilet dan membenarkan riasannya. Dia memakai lipstik merahnya kembali agar terlihat lebih cantik.


Joy tak ingin kalah penampilan dari Jane. Meskipun sebenarnya Joy jauh lebih cantik dan lebih muda dari Jane.



Joy menyisir rambut indahnya dengan menggunakan jari lentiknya sambil berkaca.


lalu Joy masuk ke dalam salah satu toilet untuk buang air kecil.


Tak lama kemudian ada 3 orang wanita yang masuk ketika Joy akan membuka pintu toilet.


"Menurutmu, apakah Miss Jane akan tetap mengejar Tuan Ocean setelah dia tahu bahwa tuan Ocean memiliki kekasih?" kata salah satu dari 3 wanita itu di depan kaca.

__ADS_1


Joy yang tadinya mau keluar akhirnya masuk kembali dan mengunci pintunya karena ingin tahu cerita dari 3 wanita penggosip itu.


"Entahlah, kau tahu kan dia wanita yang sangat ambisius. Dia juga menjadi direktur karena sangat ambisius untuk mendekati tuan Ocean. Dia selalu menjilat dengan wajah manis dan sok pintarnya itu," kata Wanita yang satu lagi.


"Hei, kau tak boleh begitu. Dia memang pintar, pintar menjilat, hahahaha," kata wanita yang lain dan mereka bertiga terdengar tertawa.


"Dia pasti menahan kekesalannya di balik wajah arogannya itu melihat kekasih tuan Ocean yang cantik itu," kata mereka lagi.


"Dia jelas jelas kalah, dia sudah berumur, dan dia rela tak menikah hanya untuk mendapatkan suami seperti tuan Ocean. Dia tak suka dengan pria yang levelnya ada di bawahnya atau bahkan setara dengannya," lanjut wanita itu.


"Ya ya, aku masih ingat bagaimana dia menolak tuan Timothy mentah mentah. Padahal tuan Timothy adalah petinggi di perusahaan pusat, ckckck, sombong sekali dia."


Setelah membenarkan riasannya, ketiga wanita itu keluar dari toilet. Dan Joy masih menyandar di pintu toilet sembari terdiam.


"Aku tak suka situasi ini, lebih baik aku tak tahu tadi daripada harus menghadapi wanita itu. Huffftt, sangat membuang pikiran dan tenagaku saja," kata Joy malas.


Lalu Joy keluar dari toilet dengan langkah gontainya. Joy memakai baju serba putih. Dia memakai rok span ketat dengan panjang dibawah lutut dan belahan yang lumayan panjang sampai ke setengah pahanya.

__ADS_1


Joy memakai atasan kemeja putih berbahan silk dan kancing yang agak terbuka dibagian atasnya. Sepatu high heelnya membuat kaki jenjangnya semakin terlihat indah.


Joy kembali ke ruangan Ocean dan belum melihat Ocean disana padahal sekarang dia sudah sangat lapar.


Joy kemudian bertanya ke sekretaris Ocean yang menunggu didepan ruangan. Ocean memiliki tim sekretaris sendiri sekitar 5 orang. Dan setiap sekretaris memiliki tugasnya masing masing.


"Apakah tuan Ocean masih meeting?" tanya Joy.


"Meeting sudah selesai sejak tadi, Nona. Biasanya Miss Jane dan Tuan Ocean akan berbicara tentang perusahaan setelah meeting berakhir," jawab Pria muda itu.


"Apakah selalu seperti itu?" tanya Joy kepo


Pria muda itu tampak bingung ketika mendengar pertanyaan Joy. Pasalnya hampir semua pegawai di perusahaan ini tahu bahwa Jane menyukai Ocean, termasuk dirinya.


"Hmm, iya Nona. Kurasa karena tuan Ocean jarang kemari jadi mereka akan berdiskusi sedikit lama tentang perusahaan," jawab pria itu netral.


Dia tak ingin ada masalah apapun pada dirinya nanti jika membicarakan sesuatu yang tidak tidak. Apalagi ini tentang pimpinan perusahaan.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤


__ADS_2