
Joy mengajak Amber ke penthousenya. Joy senang dengan kedatangan Amber karena dia memiliki teman mengobrol hari ini.
"Kalian akan menikah?" tanya Amber.
"Hmm, bulan depan," jawab Joy mengambil cake di lemari esnya.
"Di mana acaranya akan diadakan?" tanya Amber lagi.
"Mungkin di London, karena ibuku disana," jawab Joy dan mengeluarkan cakenya kemudian membawanya ke meja ruang tengah.
"Joy? Are you okey? Kau baru saja makan banyak di restoran," kata Amber yang heran melihat Joy masih asyik memakan cake berwarna putih dan merah itu.
"Ini sangat enak Amber. Cobalah. Kau akan ketagihan setelah mencoba satu gigitan saja," jawab Joy.
Amber memincingkan matanya pada Amber.
"Kau hamil?" tanya Amber.
"Bagaimana kau tahu?" kata Joy terkejut ketika Amber mengetahui kehamilannya.
"Aku sudah punya anak, Joy. Tentu saja aku tahu," jawab Amber.
"Really? Berapa anakmu? Anakmu tak ikut kemari?" tanya Joy excited.
"Anakku sudah 2 dan mereka menjadi rebutan kakek dan neneknya karena Mario anak tunggal," jawab Amber.
"Wait, berapa bulan kandunganmu? Apa karena itu kalian akan menikah?" tanya Amber.
__ADS_1
"Tidak, Ocean belum tahu hal ini. Aku baru saja mengeceknya tadi pagi. Dan hasilnya aku positif hamil. Kau tahu betapa senangnya aku?" kata Joy berbinar.
"Mengapa kau tak meneleponnya saja?" tanya Amber.
"Tidak, aku ingin mengatakannya langsung. Dia akan datang sebentar lagi. Dia bilang tidak akan lama di perusahaan," jawab Joy.
"Kau benar benar tidak mau kue ini, Amber?" tanya Joy yang masih asyik makan kuenya.
"Tidak, aku sedang diet. Lihatlah badanku membengkak," jawab Amber.
"Kau tidak membengkak Kau terlihat lebih sexy saja. Pasti Mario tergila gila padamu," kata Joy tertawa pelan.
"Ya, dia sangat tergila gila padaku. Aku bersyukur memilikinya," jawab Amver tersenyum.
Jam sudah menunjukkan pukul 2 siang dan akan menjelang sore. Tetapi Ocean belum juga datang.
Amber masih menemani Joy di penthouse sampai Joy lupa bahwa Ocean belum juga datang.
"Joy, ini sudah sore. Kurasa aku akan kembali ke hotel. Kau ikut ya malam ini. Come on, kita akan reuni bersama Briana juga. Aku akan menjagamu dari Jamie. Lagipula ada Ocean juga, bukan?" kata Amber.
"Besok saja kita bertemu di luar. Jangan malam ini," jawab Joy.
"Katakan padaku alasanmu. Kurasa ini bukan karena Jamie saja," kata Amber.
Joy menghembuskan nafasnya dan dia berpikir mungkin menceritakan hal ini pada Amber membuatnya sedikit tenang.
"Sepupu Jamie adalah direktur di perusahaan Cean. Namanya Jane. Dia menyukai Cean dan aku tak suka melihatnya. Para pegawai di perusahaan bahkan tahu tentang hal itu tetapi Ocean malah mengatakan bahwa mereka hanya tukang gosip yang suka membual. Aku sampai bertengkar dengan Cean karena masalah ini," kata Joy menjelaskan.
__ADS_1
"Jadi begitu masalahnya? Sepertinya kau lupa bahwa kau pernah menantangku terang-terangan ingin mengambil Ocean dariku? Dan sekarang kau merasakannya bukan?" kata Amber tertawa.
"Hei, kenapa kau malah tertawa? Menyebalkan," ucap Joy kesal.
"Baiklah, tapi setidaknya wanita itu tak se bar bar dirimu, Sayang. Dia masih menyembunyikan perasaannya dari Cean. Kau tetap pemenangnya untuk masalah ini," kata Amber tertawa pelan.
"Ck ... Aku tak suka melihatnya bermulut manis pada Cean. Dia menyebalkan dan dia memandang rendah diriku. Itu terlihat dari tatapan sinisnya padaku. Aku bisa saja menjambak rambutnya dan menendangnya. Tetapi aku tetap ingin memakai cara elegan tapi menyakitkan. Apa kau punya saran?" kata Joy.
"Hmm, oke. Aku akan berpikir," jawab Amber.
"Ikutlah ke pesta malam ini. Aku akan mendampingimu jika dia macam macam padamu. Ah tidak, maksudku kau masih bisa mengontrol emosimu jika ada aku disampingmu. Hormon ibu hamil sedikit mengerikan," kata Amber.
"Jadi menurutmu aku sensitif seperti ini karena kehamilanku? Aku juga berpikir seperti itu sebelumnya. Aku sangat marah pada Cean tak seperti biasanya. Aku bahkan berani membentaknya padahal aku tak pernah melakukan hal itu sebelumnya," kata Joy.
"Hmm, katakan secepatnya pada Cean tentang hal ini agar dia lebih memahamimu," ucap Amber.
"Baiklah, aku akan pergi ke hotel dulu. Nanti malam aku akan menjemputmu," kata Amber beranjak dari sofa.
"Aku mungkin berangkat bersama Cean, Amber," kata Joy.
Lalu Amber membuka ponselnya dan memperlihatkan foto Ocean bersama teman temannya yang kini sudah ada di mansion Jamie.
"See?? Kau akan berangkat denganku nanti malam. Tenanglah. Kau harus menahan emosimu, Sayang. Ingatlah, ada bayi di perutmu," kata Amber yang tahu Joy pasti kesal melihat foto Ocean.
"Mario dan Jamie yang menjemputnya di perusahaan tadi sore. Jangan marah Joy. Sebenarnya Cean tak ingin ikut tadi, tetapi Mario dan Jamie memaksanya. Tadi Mario memberitahuku. Kita akan datang bersama malam ini," kata Amber menangkup pipi Joy agar Joy tak marah dengan apa yang dilakukan Ocean.
"Berdandanlah yang cantik. Kita akan berpesta dan bersenang senang malam ini," Amber tersenyum dan mengedipkan satu matanya.
__ADS_1
"Ua, thank you, Amber," jawab Joy tersenyum.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤