STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#55


__ADS_3

"Sayang, kau baru pulang?" tanya Evelena yang melihat Joy baru masuk ke dalam rumahnya.


"Ya, mommy sudah makan malam?" tanya Joy yang menghampiri Evelena dan mencium pipinya.


"Sudah sayang, tadi mommy makan bersama teman mommy di restoran," jawab Evelena.


"Aku akan ke kamar dulu, Mom," kata Joy.


"Joy, besok malam ada acara perusahaan mommy, kau temani mommy ya?" kata Evelena sebelum Joy masuk ke kamarnya.


"Hmm, baiklah," jawab Joy tersenyum.


Joy masih bingung bagaimana memulai untuk memberitahu sang mommy tentang hubungannya dengan Ocean.


Joy merebahkan dirinya di ranjang sambil menerawang ke langit langit kamarnya. Dia harus secepatnya mengatakan hal ini pada Evelena apapun yang terjadi.


Setelah cukup lama merenung, Joy pun mengganti bajunya dan kemudian tidur.


Keesokan harinya, Joy menghabiskan waktunya di rumah saja karena tiba tiba saja Ocean menemui teman bisnisnya yang berada di London.


Ocean saat ini sedang makan siang bersama temannya yang bernama Chaser.


Chaser adalah teman bisnis Ocean di Inggris. Perusahaan Ocean di Inggris berada di kota Manchester.


Rencananya Ocean akan mengunjungi perusahaannya di Manchester besok lusa. Dia akan membawa Joy bersamanya kesana.

__ADS_1


"Cean, nanti malam datanglah ke perusahaanku. Ada acara ulang tahun perusahaanku," kata Chaser.


"Baiklah, jadwalku kosong selama berada disini. Kapan kau akan ke Amerika?" tanya Ocean.


"Setelah menikah, minggu depan aku menikah. Lalu aku akan ke Amerika Serikat karena tunanganku ingin berlibur ke sana," jawab Chaser.


"Selamat, Chase. Katakan saja apa yang kau butuhkan di Amerika nanti. Aku akan membantumu," kata Ocean tersenyum.


Setelah mengobrol cukup lama, merekapun mengakhiri pertemuannya menjelang sore.


Ocean kembali ke apartemennya dan menelepon Joy.


"Halo, Sayang. Bisakah nanti malam kau ke apartemenku? Aku ingin mengajakmu ke suatu tempat," kata Ocean pada Joy di seberang telepon.


"Baiklah kalau begitu," jawab Ocean.


Dan merekapun mengobrol sebentar kemudian mengakhiri sesi teleponnya karena Joy harus bersiap siap ke pesta bersama ibunya.


"Sayang, kau sudah selesai?" tanya Evelena mengetuk pintu kamar Joy.


"Ya mom, sebentar lagi," jawab Joy dari dalam kamarnya.


15 menit kemudian, Joy pun telat siap dan kemudian memakai sandal high heelsnya.


Joy terlihat cantik dengan gaun warna hitam, warna favoritnya. Dan rambut yang diikat sederhana dengan poni yang menjuntai di keningnya.

__ADS_1



Joy keluar dari kamar dan menuju ruang tamu dimana Evelena sudah menunggunya.


"Hai Joy," sapa David yang ternyata juga ada di sana.


"Hai David," jawab Joy dengan sedikit heran.


"David juga datang, Sayang. Karena Tuan Jonathan adalah salah satu relasi perusahaan kami. Jadi David mewakili orang tuanya. Tidak masalah kan jika David berangkat bersama kita?" tanya Evelena yang berharap Joy tak keberatan dengan hal ini.


"Hmm, baiklah," jawab Joy dengan tersenyum kaku.


"Thanks, Joy. You look so beautiful," kata David tersenyum senang.


"Thank you," jawab Joy.


Lalu mereka bertiga pun keluar dari rumah dan masuk ke dalam mobil David.


Joy tak suka situasi ini. Dia khawatir bagaimana jika Ocean melihat hal ini.


Joy akan cari alasan agar nanti dia pulang terlebih dahulu dari pesta itu. Seharusnya Joy mengatakan tentang Ocean pada Evelena secepatnya tetali dia selalu saja menundanya dan Joy menyesalinya kini.


Joy bertekad akan mengatakan sejujurnya pada Evelena nanti malam sepulang dari pesta.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2