
Sesampainya di Hotel, mereka bertiga berjalan bersama menuju tempat acara, yaitu di Ballroom.
Joy manggandeng tangan Evelena agar bisa manjaga jarak dari David.
Lalu Evelena pun memperkenalkan Joy pada beberapa relasinya. Joy juga bersosialisasi dengan para petinggi perusahaan itu termasuk CEO perusahaan yang sekarang dipegang oleh Chaser Beck, anak dari pemilik perusahaan ini.
"Halo, Joy. Bagaimana kabarmu?" tanya Chaser.
"I'm Great, oh ya dimana Bella?" tanya Joy menanyakan tunangan Chaser.
"Dia sedang mengambil makanan sepertinya," jawab Chaser.
"Chaser sayang. Kenalkan dia David, anak tuan Jonathan," kata Evelena.
"Ah, tuan Jonathan tidak datang?" tanya Chaser.
"Daddy sedang tidak enak badan, jadi aku yang mewakilinya. Terima kasih atas undangannya," jawab David ramah.
"Semoga kau menikmati pesta sederhana ini," kata Chaser.
Evelena mengenal Chaser sejak kecil dan sebenarnya Chaser memiliki perusahaan yang dirintisnya sendiri. Tetapi Sang tuan besar tetap ingin Chaser mengurus perusahaan milik ayahnya itu.
"Mommy akan mengambil minum dulu, Sayang," kata Evelena pada Joy.
Joy mengangguk dan masih mengobrol dengan Chaser serta David.
"Sebentar, aku harus menyambut tamu spesialku," kata Chaser sembari melambaikan tangannya seperti memanggil seseorang.
Joy melihat ke arah lambaian tangan Chaser dan hampir saja tersedak ketika melihat Ocean yang berjalan ke arah mereka.
Ocean yang matanya tajam tentu saja melihat Joy di sana. Joy tak bisa kemanapun dan seperti terjebak disana.
"Halo, Cean. Terima kasih sudah datang," kata Chaser menjabat tangan Ocean dan memeluknya.
__ADS_1
"Ah ya, kenalkan ini Joy dan dia David," kata Chaser pada Ocean.
Ocean memandang pada Joy tanpa melihat David sama sekali dan David tak suka hal itu.
Joy salah tingkah karena hal ini. Dia tak tahu apa yang harus dilakukannya.
Chaser mengambil minuman dari pelayan yang berkeliling dan memberikannya pada Ocean.
"Thank You," kata Ocean tersenyum.
Chaser memperkenalkan Ocean pada David dan Joy. Dia juga menceritakan tentang pertemuannya dengan Ocean dan bisnis yang mereka jalani bersama.
"Kau mau berdansa denganku?" tanya Ocean pada Joy.
Chaser melihat ke arah David karena Joy datang bersama David.
"Hmm, baiklah," jawab Joy berusaha santai.
Lalu Ocean menarik tangan Joy ke lantai dansa kemudian menarik pinggangnya agar menempel erat padanya.
"Apa kau lupa dengan pesanku, Baby?" kata Ocean di telinga Joy sembari berdansa santai.
"Aku tak tahu dia datang ke rumahku. Mommy tak mengatakannya. Kau marah?" tanya Joy.
Lalu Ocean memandang mata Joy.
"Apakah kau tak bisa menolak perintah ibumu? Aku yakin bahwa kau pasti belum mengatakan hubungan kita pada mommy," kata Ocean dengan sikap yang tenang meskipun sedikit kesal pada Joy.
"Malam ini aku akan mengatakannya," kata Joy.
"Tidak perlu, aku akan mengatakannya sekarang juga," ucap Ocean.
"Tidak, Cean ... please," mohon Joy.
__ADS_1
"Kau tak percaya padaku?" tanya Ocean.
"Bukan begitu, aku ingin berbicara empat mata dengan mommy," jawab Joy dengan wajah khawatirnya.
Ocean menatap mata biru Joy dan memandangnya tajam. Dia berusaha tak emosi karena sikap Joy yang selalu membuatnya kesal akhir akhir ini.
Ocean lalu mencium bibir Joy dengan singkat dan membuat Joy kaget.
"Cean, what are you doing?" kesal Joy dengan sedikit berbisik.
"Aku mencium kekasihku, apakah salah?" kata Ocean dengan entengnya.
"Cean, ini tidak lucu," kata Joy geram.
Dia hanya takut jika Evelena melihatnya.
Lalu tiba tiba pundak Ocean di pegang oleh seseorang dan menarik jasnya.
Pelukan Ocean terlepas dari Joy karena hal itu. Ocean menoleh ke belakang dan melihat David.
"David, apa yang kau lakukan?" tanya Joy yang semakin kesal.
"Dia tak sopan padamu, Joy," kata David tak suka.
"Lihatlah, orang orang melihat ke arah kita. Ck," kata Joy kesal dan pergi dari sana.
"Joy, tunggu," David mengejar Joy.
Sedangkan Ocean menyusul Joy dengan berjalan santai.
Evelena melihat hal ini dari jauh dan dia tak menyangka akan melihat Ocean disini. Dia berpikir Joy dan Ocean baru saja bertemu lagi disini.
Evelena tak menyusul Joy karena mungkin itu bukan urusannya. Joy sudah dewasa dan bisa menentukan sikapnya sendiri.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤