
Malam harinya, Ocean belum pulang sampai jam makan malam. Ocean sebenarnya sudah mengirim pesan pada Joy.
Ocean mengatakan bahwa dirinya pergi bersama Jamie dan beberapa temannya yang kebetulan sedang berada di Manchester.
Joy tak membalas apapun karena dia masih kesal pada Ocean. Apalagi Ocean sedang berkumpul di rumah keluarga Jane.
Bisa dibayangkan bagaimana kesalnya Joy saat ini bukan?.
"Oke, bukankah aku sudah bilang bahwa aku tak menyukai mereka? Aku baru sadar bahwa aku hanya sekedar pacarmu saja. Hmm, aku juga lupa bahwa aku bukan istrimu. Aku tak berhak melarangmu," gumam Joy pelan.
Ocean menelepon Joy dan awalnya Joy tak mengangkatnya.
Lalu akhirnya Joy mengangkat teleponnya karena ponselnya berdering tanpa henti.
"Halo," jawab Joy malas.
"Kemarilah, aku mengirim alamat di chat," kata Ocean.
"Tidak," jawab Joy.
"Why?" tanya Ocean.
"Kau sudah tahu alasanku, jangan bertanya lagi," jawab Joy.
"Baby ... Aku hanya tak ingin meninggalkanmu sendirian di penthouse," kata Ocean.
__ADS_1
"Bersenang senanglah. Jangan pedulikan aku. Besok pagi aku akan pulang ke London," kata Joy.
"Oh, come on ... Baiklah, aku pulang sekarang," kata Ocean akhirnya.
"Aku tak menyuruhmu pulang," ucap Joy.
Lalu Ocean menutup teleponnya karena malas berdebat di telepon.
"Aku pulang dulu, Jamie. Maaf aku tak bisa ikut pesta bersama kalian. Aku tak bisa meninggalkan Joy sendirian," kata Ocean pada Jamie dan ada Jane juga disana.
"Tak masalah, Cean. Sampaikan salamku untuknya," kata Jamie.
"Dia tak mau kesini?" tanya Jane menimpali.
"Ya, dia sedikit kurang sehat," jawab Ocean berbasa basi.
"Hmm, maaf. Baiklah aku pergi dulu," kata Ocean.
Lalu Ocean pun pergi dari rumah keluarga Jane. Jane memandang kesal hal itu.
"Dia sangat mencintai Joy, kak. Kusarankan jangan mengganggunya jika tak ingin Ocean murka karena aku sudah pernah merasakannya dulu," kata Jamie tertawa pelan dan pergi menemui teman temannya kembali.
"Aku sudah menunggumu selama bertahun tahun, Cean. Mengapa kau tak pernah melihatku? Aku menjadi terbaik demi kau. Aku ada diposisi sekarang ini karena dirimu. Apakah aku harus menyerah? Wanita itu hanya wanita manja yang akan selalu merepotkanmu," gumam Jane sembari melihat kepergian Ocean.
Ocean kembali ke penthouse dengan perasaan sedikit kesal pada Joy. Dia merasa Joy terlalu kekanak kanakan saat ini. Persis seperti ketika Joy masih remaja dulu.
__ADS_1
Setibanya di penthouse, Ocean masuk ke dalam penthouseya dan melihat Joy masih asyik menonton film sambil makan pizza.
Joy tahu Ocean datang dan ada di belakangnya tetapi dia tak mempedulikannya.
Ocean menghampiri Joy dan mencium puncak kepalanya.
"Kau belum tidur?" tanya Ocean.
"Hmm," jawab Joy singkat.
Ocean masuk ke kamar dan membuka bajunya.
Joy menoleh ke belakang dan melihat Ocean membuka kemejanya. Joy menggigit bibirnya dan menyadari bahwa dia tak bisa mengabaikan Ocean.
'Aaahhh ... Kenapa dia sexy sekali? Aku tak bisa mengabaikannya jika seperti ini. Ck, padahal aku ingin memberi pelajaran untuknya,' batin Joy.
Lalu Joy meneruskan makan pizzanya dan melanjutkan menonton film. Dia berusaha tak mempedulikan Ocean meskipun itu berat baginya.
Tak lama kemudian, Ocean keluar dan duduk di sebelah Joy. Wangi tubuhnya yang baru selesai mandi masuk ke dalam rongga hidung Joy.
Ocean hanya ingin menemani Joy disampingnya sampai Joy selesai makan.
__ADS_1
Setelah makan pizza, Joy mengambil segelas besar minuman coklatnya dan meminumnya sampai habis.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤