
Joy kemudian menuju ke ruangan meeting dan langsung masuk saja kesana.
Mata Ocean langsung menuju ke arah pintu dan langsung tersenyum begitu melihat Joy yang baru saja masuk.
"Maaf mengganggumu, Honey. Tapi aku benar benar lapar sekarang," kata Joy menghampiri Ocean dan mengecup bibirnya ketika Ocean beranjak dari kursinya.
Jane langsung menunduk ketika melihat adegan romantis yang tak disukainya itu.
"Oke Baby, kita makan sekarang," kata Ocean.
"Kau ingin bergabung, Nona Jane? Ini sudah jam makan siang," kata Ocean.
"Tidak," kata Joy.
"Maksudku, aku ingin makan berdua denganmu," jawab Joy terang terangan.
Ocean memandang heran pada Joy karena tak biasanya Joy bersikap seperti itu.
"Hmm ya, aku juga tidak bisa karena aku ada janji dengan saudaraku siang ini," ucap Jane dan berdiri dari tempat duduknya.
"Aku pergi dulu, Tuan," pamit Jane.
Setelah Jane pergi, Ocean melihat ke arah Joy yang tersenyum.
"Ada apa denganmu?" tanya Ocean.
"I don't like her. Ayo cepat keluar, aku sangat lapar," kata Joy menarik tangan Ocean.
"Tunggu, apa kau cemburu padanya?" tanya Ocean menahan tangan Joy.
__ADS_1
"Biasa saja, hanya saja aku tak menyukainya dan itu hakku bukan?" kata Joy.
"Tapi dia orang kepercayaanku disini," ucap Ocean.
"Lalu? Kau menyuruhku menyukai wanita itu?" tanya Joy.
"Namanya Jane, Honey," kata Ocean.
"Kau mau berdebat denganku karena masalah ini? Aku sangat lapar, Cean. Kau lebih memilih membicarakan hal ini daripada menemaniku makan?" kata Joy yang sudah mulai emosi.
"Baiklah, kita makan dulu. Mungkin karena lapar membuatmu sedikit emosi dan badmood," kata Ocean akhirnya.
"Whattt!!??!! Aku tetap tak menyukainya meskipun aku sudah kenyang dan kau tak bisa mengaturku siapa yang harus kusuka dan tidak kusuka, MENGERTI???" kata Joy sedikit berteriak dan melepaskan tangan Ocean.
"Hei ... Tunggu ... Mengapa kau semarah itu?" Ocean mengejar Joy.
Wajahnya dipasang menjadi cantik kembali tanpa terlihat adanya emosi disana.
"Oh My God. Ada apa dengannya?" gumam Ocean pelan dan tetap berjalan mengikutinya di belakang.
Kemudian mereka masuk bersama ke dalam lift. Joy memasang wajah seramnya lagi dan diam seribu bahasa kemudian melipat tangannya di depan dadanya.
Ocean hanya memandanginya saja tanpa berbicara apapun karena Joy sedang dalam mode badmood.
Sesampainya di lobby, Ocean menggandeng tangan Joy.
"Cean!!!" panggil seseorang.
"Oh my ... Sejak tadi banyak sekali rintanganku untuk makan," gumam Joy kesal.
__ADS_1
Ocean menghentikan langkahnya dan melihat seseorang yang memanggilnya.
"Jamie? Kau disini?" tanya Ocean.
Joy melihat Jamie dan semakin tak suka dengan situasi ini. Hubungan Ocean dan Jamie tak ada masalah lagi dan baik baik saja meskipun dulu pernah berseteru karena Joy.
"Dia sepupuku," kata Jane dibelakang Jamie.
"Benarkah? Aku tak pernah tahu hal ini," ucap Ocean sedikit terkejut.
"Ayo kita makan siang bersama," kata Ocean oada Jamie dan Jane.
"Of course, apakah aku boleh bergabung, Joy?" tanya Jamie pada Joy karena hubungan mereka memang tidak baik.
"Tidak, i don't like you," jawab Joy jujur.
"Baby," kata Ocean dengan mata tajamnya.
"Kenapa? Aku memang tak menyukai mereka. Lebih baik jujur, bukan? Aku tak suka berpura pura, Cean," kata Joy keras kepala.
"Tak masalah, Cean. Aku cukup mengerti," kata Jamie mengalah.
"Baiklah, aku minta maaf sebelumnya," kata Ocean dan akhirnya pergi dari sana dengan menggandeng tangan Joy.
"Oooohh ... I hate them," gumam Joy dan melepas tangan Ocean ketika sudah di depan pintu lobby.
Hal ini membuat Joy kesal pada Ocean juga yang notabene menjadi korban kekesalan Joy. Ocean hanya diam saja dan berusaha memaklumi Joy. Kejadian Joy dan Jamie dulu masih membekas buruk di ingatannya.
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA.❤❤❤
__ADS_1