STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#58


__ADS_3

Ocean keluar dari kamar mandi dan melihat Joy sedang di ranjang dengan fokus pada ponselnya.


"Kau tak mengganti bajumu?" tanya Ocean.


"Aku malas ganti baju," jawab Joy dan menaruh ponselnya lalu melihat ke arah Ocean yang selalu tampak sexy dimatanya jika sedang tak memakai bajunya.



Joy menopang dagunya dan masih melihat ke arah Ocean yang akan memakai kaos hitamnya.


"Wait, jangan pakai bajumu," kata Joy yang menopang dagunya.


"Ada apa?" tanya Ocean heran.


"Aku ingin meraba perutmu. Aku rindu menyentuhmu," jawab Joy.


Ocean melihat Joy dengan pandangan heran.


"Kau sering meraba tubuhku, Baby," kata Ocean tertawa pelan dan menghampiri Joy.


Ocean membuka sepatu Joy dan menaruhnya di lantai. Kemudian membalikkan tubuh Joy dan menarik tangannya agar bangun.


"Cean, sudah kubilang aku malas bangun," kata Joy.


"Aku akan membukakan bajumu," kata Ocean dengan tetap menarik tangan Joy hingga Joy dalam posisi duduk.


Ocean membuka resleting baju Joy di punggungnya. Ocean mencium leher dan bahu Joy dan Joy tertawa pelan.

__ADS_1


"Aku sudah mengatakannya pada mommy. Dan aku merasa lega," kata Joy.


Lalu Ocean menatap mata Joy dan tersenyum.


Ocean kembali melanjutkan kegiatannya membuka baju Joy hingga Ocean melihat dada Joy yang polos.


"Kau tak memakai apapun di balik bajumu?" kata Ocean.


"Baju ini memang tak memerlukan bra, Cean," jawab Joy pasrah ketika Ocean mulai meraba dadanya.


"Bagaimana jika gaun ini tadi terlepas atau sobek?" tanya Ocean.


"Cean, aku sudah biasa memakai baju seperti ini. Hei, ini pembahasan yang tidak penting bukan?" kata Joy merebahkan kembali tubuhnya di ranjang.


Lalu Ocean naik ke atas tubuh Joy dan mencium bibirnya. Dada mereka sudah menempel sempurna tanpa penghalang apapun.


"Hmm, ada wanita sexy di ranjangku dan aku tak mungkin mengabaikannya," jawab Ocean menciumi leher Joy.


Tangan Joy masuk ke dalam celana Ocean dan bermain nakal disana.


"Ooohh, Baby," desah Ocean ketika sudah tersulut gairahnya.


Joy mencium dan menggigit leher Ocean lalu Ocean membuka celananya.


Ocean langsung memasukkannya dan mulai menggerakkan tubuhnya perlahan. Lama kelamaan gerakannya semakin cepat dan tangannya mencengkeram bokong padat Joy.


"Aahh ... ah ..." desah Joy ketika Ocean semakin mempercepat ritme permainannya.

__ADS_1


Lalu Joy membalik tubuh Ocean dan kini dirinya berada di atas Ocean. Joy menggelung rambut panjangnya dengan masih bergerak sensuaal diatas tubuh Ocean.


Ocean membelai pinggang ramping dan perut rata Joy dengan senyumnya yang menggoda.


Lalu Joy menumpu telapak tangannya di dada bidang Ocean dan mulai bergerak agak liar.


Ocean beranjak duduk dan tangannya membantu menggerakkan bokong Joy agar bergerak lebih cepat. Dada Joy yang berada tepat di depan wajah Ocean, tentu saja menjadi santapan lezat bagi Ocean.


Ocean ******* dada Joy dan tangannya memegang dada bulat Joy.


Lalu Ocean merebahkan kembali tubuh Joy dan menyelesaikan permainan panas ini dengan gerakan cepat.


Mereka saling berpelukan seperti biasanya dan saling mengucapkan kata cinta.


"Bulan depan kita menikah," kata Ocean lirih di telinga Joy.


Joy tersenyum dan semakin memeluk tubuh Ocean yang berada di atasnya.


"Kita bisa membawa mommy ikut ke New York jika kau tidak bisa meninggalkannya sendirian disini," kata Ocean dan merebahkan dirinya di samping Joy.


"Mommy suka bekerja, dia bekerja hanya untuk menghabiskam waktunya saja. Aku sudah berkali kali menyuruhnya berhenti tetapi mommy tak pernah mau," kata Joy membelai pipi Ocean.


"Kita bisa memikirkan itu lagi nanti. Besok aku akan menemui mommy," ucap Ocean.


Joy hanya mengangguk dan mengecup bibir Ocean.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤

__ADS_1


__ADS_2