STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#41


__ADS_3

Ocean kemudian melihat ke arah perut putih Joy.


"Dimana peluru itu melukaimu?" tanya Ocean.


Joy memegang pinggangnya di bagian kanan dan hampir mengarah ke pinggul.


Ocean melihatnya dan mengusap sedikit luka kecil yang masih terlihat samar disana.


"Apakah penyembuhannya lama?" tanya Ocean lagi.


Joy mengangguk dan terdiam agak lama.


"Apa yang kau pikirkan?" tanya Ocean menatap wajah Joy yang ekspresinya sedikit berubah.


"Salah satu saluran tuba falopiku tersumbat karena hal ini. Jadi kini aku hanya memiliki satu tuba falopi untuk memiliki anak dan semoga itu tidak bermasalah," jawab Joy pelan dan menggigit bibirnya.


Ocean menatap kembali mata Joy lalu mengusap pipinya.


"Oh God ... Sorry," ucap Ocean menempelkan keningnya di kening Joy dan mengecupi seluruh wajahnya.


"Ini bukan salahmu," jawab Joy lirih.


Ocean kembali memeluk Joy cukup lama.


"Kurasa kita harus cepat memakai baju, Cean. Bagaimana jika ada yang mengintip?" lirih Joy.


"Aku masih ingin memelukmu," kata Ocean.


"Kau merindukanku?" tanya Joy.


"Hmm ... Aku tak menemukanmu di Korea," kata Ocean.


"Kau mencariku ke Korea?" tanya Joy tak percaya.


"Setelah aku lulus kuliah, aku mencarimu ke Korea. Tapi sepertinya ibumu benar benar menyembunyikanmu dariku. Kau sudah pindah ke negara lain lagi waktu itu," kata Ocean.

__ADS_1


"Mommy terlalu mencintaiku. Aku ada di pilihan yang sulit," jawab Joy.


Lalu Ocean mengecup bibir Joy dan beranjak dari atas tubuh Joy.


Ocean memakai bajunya. Kemudian memakaikan bra Joy sembari memandangi dadanya yang bulat penuh.


"Oh my ... Aku akan memakainya sendiri," kata Joy mengambil branya dari tangan Ocean.


"Tidak, aku saja," ucap Ocean tersenyum nakal.


"Singkirkan tanganmu, Joy," kata Ocean.


Ocean menyingkirkan tangan Joy yang menutupi dadanya.


"Cean, bisakah sedikit cepat?" kata Joy ketika Ocean tak kunjung selesai memasang pengait branya.


"Aku tak pernah memasang ini sebelumnya, sabarlah," kata Ocean dibalik punggung Joy.


"Aku tak percaya hal itu," ucap Joy.


Ocean tertawa pelan.


Setelah lengkap memakai baju, merekapun melanjutkan perjalanannya menuju pantai.


Mereka baru tiba siang hari pas ketika menjelang waktu makan siang.


"Kemana saja kalian? Lama sekali," kata Irena tersenyum.


"Maaf, Kak. Aku sedikit lama karena mampir ke sebuah cafe tadi," jawab Joy.


Bahasa tubuh mereka tampak berbeda di mata Irena. Dia tak bisa dibohongi akan hal itu.


Apalagi ada tanda merah di leher dan dada Joy yang lumayan terlihat jelas karena Joy memakai baju yang bagian dadanya sedikit rendah. Oh My God.😁


Kulit Joy yang putih membuat tanda sekecil apapun akan terlihat apalagi tanda bekas gigitan.😁

__ADS_1


Keluarga Ocean tak ikut dalam piknik ini, karena Bryce dan Yara sudah kembali ke Swiss tadi pagi.


Sedangkan yang lainnya juga kembali ke negaranya masing masing.


Irena memang sengaja mendekatkan Joy dan Ocean lagi karena merasa kesalah pahaman mereka masih bisa diperbaiki.


"Kau tak berenang, Joy?" tanya Irena yang sudah memakai baju renangnya.


"Hmm, aku ingin berjemur. Kulitku terlalu pucat," jawab Joy.


Mereka berkumpul di pinggir pantai. Sera dan Alex, orang tua Irena tampak hanya bersantai di kursi malas sambil mengobrol.


Dan beberapa anggota keluarga yang lainnya sudah bermain di pantai.


"Gantilah bajumu, kita berjemur disana," kata Ocean.


"Hmm," jawab Joy singkat.


Lalu Joy menuju kamar resort dan mengganti nya dengan bikini hitam.


Joy memakai kimono sifon yang menutupi bikininya ketika menuju pantai dan memakai topinya.


Joy juga membawa sebuah buku. Joy menuju pantai dan tak melihat Ocean disana.


Lalu Joy menaruh buku dan topinya di atas alas kain yang ada diatas pasir serta membuka kimononya.


Joy menuju pantai dan berenang sebentar. Tiba tiba ada tangan yang memeluk pinggangnya dan membuat Joy menoleh pada sosok yang memeluknya.


"Ayo berenang agak jauh," kata Ocean.


"Tidak, aku tak terlalu pandai berenang. Lagipula nafasku tak kuat jika sampai tengah," jawab Joy.


"Aku akan menjagamu," kata Ocean mengecup bibir Joy.


Joy masih belum terbiasa dengan sikap manis Ocean padanya. Ocean tak pernah seperti ini dulu.

__ADS_1


Apakah ini artinya Ocean mulai mencintainya? Joy belum tahu tentang ini. Tapi Joy berharap Ocean akan mencintainya seperti dirinya.


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤


__ADS_2