
"Mereka kembali bersama?" tanya Sean pada Irena yang melihat Joy dan Ocean berenang bersama.
"Hmm, sepertinya. Itu gadis yang ditunggu Ocean selama ini. Itu sebabnya dia menghentikan sikap playboynya. Ya, Joy yang membuatnya patah hati hingga dia tak menikah sampai saat ini," jawab Irena.
"Benarkah?" tanya Sean.
"Hmm, kak Yara yang menceritakannya dulu. Sepertinya Ocean terkena kutukan dari ucapannya sendiri. Dia menyia-nyiakan Joy tetapi dia justru tak bisa move on dari Joy. Lucu sekali, bukan?" jawab Irena sembari memakaikan sunblok ke tubuh Sean.
"Dramatis sekali percintaan mereka. Mengapa Ocean tak mencari Joy sebelumnya?" kata Sean.
"Tentu saja Ocean mencarinya, semalam mommy yang mengatakannya padaku. Uncle Rey yang membantu mencarinya ketika Ocean tak menemukan Joy di Korea. Ternyata Joy sudah pindah ke New Zealand dan Cean menyusulnya kesana. Tapi setelah melihat keadaan Joy baik baik saja, dia justru mundur dan tak ingin mengganggu Joy," jawab Irena.
"Oohh rumit sekali. Aku harap cinta kita tak pernah rumit seperti itu, Sayang," kata Sean.
Irena tertawa dan mengecup bibir Sean.
"I love you," kata Irena.
"I love you too, Honey," jawab Sean tersenyum.
Setelah cukup lama berenang, Ocean dan Joy kembali ke bibir pantai dan berjemur. Joy mengambil bukunya dan duduk di atas alas kain.
"Berapa lama kau di Paris?" tanya Ocean.
__ADS_1
"Mungkin sebulan sampai 2 bulan. Tergantung selesai tidaknya perkerjaanku bersama kak Irena," jawab Joy sambil membaca buku.
Ocean mengambil buku yang dibaca Joy dan menaruhnya di atas pasir.
"Lihatlah padaku jika berbicara. Dulu kau selalu seperti itu padaku," kata Ocean.
Joy tersenyum lalu menatap Ocean dengan tatapan penuh cintanya seperti biasa.
Ocean memegang tangan Joy dan menciumnya. Joy sebenarnya ingin menanyakan bagaimana perasaan Ocean saat ini padanya.
Tapi Joy masih tidak siap jika jawaban Ocean membuatnya kecewa. Dia masih ingin merasakan perjalanan manis ini ini bersama Ocean.
"Tinggalah di mansionku. Semua keluargaku sudah kembali ke negaranya hari ini," kata Ocean.
Hal itu membuat hati Joy berbunga bunga. Segila inikah dirinya pada Ocean? sampai sampai dia merasa ingin terbang ketika Ocean memintanya tinggal bersama.
Ocean kemudian mencium bibirnya.
"Kau belum makan siang. Ayo kita makan siang dulu," kata Ocean menarik tangan Joy.
"Wait," kata Joy yang kemudian memakai kimononya terlebih dulu.
Lalu Ocean menggandeng tangan Joy dan mereka menuju restoran resort untuk makan siang.
Seharian ini mereka semua hanya bermain di pantai dan naik jetski. Menjelang Sore, Joy sudah membersihkan tubuhnya dan langsung tidur karena merasa sangat mengantuk.
__ADS_1
Joy baru bangun menjelang malam. Dia langsung menuju restoran untuk makan malam. Di sana dia tak melihat Ocean.
"Kau mencari Ocean, Sayang?" tanya Sera pada Joy.
"Aunty, ah tidak, aku mencari kak Irena. Di mana dia?" tanya Joy.
"Irena masih di kamarnya. Kemarilah duduk bersama aunty," kata Sera.
"Hmm," jawab Joy tersenyum.
Joy berbincang cukup lama dengan Sera. Joy menilai Sera adalah wanita yang ceria dan lucu. Sikap itu menurun pada Irena, karena sifat dan sikap mereka hampir sama.
Sera masih terlihat cantik di usianya yang sudah tak muda lagi.
"Halo , Honey," Alex datang dari belakang dari mencium Sera.
"Halo, Sayang. Di mana Cean?" tanya Alex pada Joy.
"Aku tak bersamanya sejak tadi, Uncle. Aku baru bangun tidur," jawab Joy.
"Mungkin dia bersama si kembar," kata Sera.
Tak lama kemudian, semua berkumpul untuk makan malam bersama termasuk Ocean.
Ocean menghampiri Joy dan mencium puncak kepalanya. Joy sampai salah tingkah hanya karena hal sederhana ini. Ya, Joy masih belum terbiasa dengan sikap manis Ocean padanya. Hal yang dulu sangat diimpikannya.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA❤❤❤