STALKER GIRL (Gadis Penguntit)

STALKER GIRL (Gadis Penguntit)
#40


__ADS_3

Ocean keluar dari mobilnya dan membuka pintu mobil Joy kemudian menarik tangannya keluar.


Joy tak menyangka Ocean benar benar akan menurunkannya di tengah jalan.


"Katakan lagi apa yang ingin kau katakan padaku," kata Ocean di depan Joy yang tubuhnya menyender di mobil.


"Tak ada lagi, maaf. Lupakan hal tadi. Aku terlalu melantur," kata Joy mendorong dada Ocean yang berada terlalu dekat dengannya.


Ocean tak mundur tetapi justru lebih mendekat ke tubuh Joy dan tangannya menyentuh tengkuk lehernya kemudian mengusap pipi halus Joy.


Joy memejamkan matanya menikmati usapan lembut dari jari Ocean itu. Lalu Joy menunduk. Joy merasa tak akan bisa menyembunyikan lagi perasaan cintanya pada Ocean.


Joy menghembuskan nafasnya dengan perlahan.


"I still love you. I'm sorry. Menjauhlah dariku. Aku tahu kau terganggu dengan hal ini. Aku tak akan memaksamu lagi seperti dulu. Sekarang aku cukup mengerti jika perasaan seseorang tak akan bisa dipaksakan. Pergilah, please," lirih Joy dengan wajah yang masih menunduk dan tak berani menatap wajah Ocean.


Joy merasa kalah. Dia tak bisa menyembunyikannya lagi. Joy pasrah dengan hal ini.


Kemudian Ocean menangkup pipi Joy dan membuat mata mereka saling berpandangan. Mata biru Joy tampak sendu.


"Thank you," bisik Ocean.


Ocean mencium bibir Joy. Hal itu membuat Joy hampir kehilangan nafasnya karena sedikit shock dengan apa yang dilakukan Ocean.


"Aku menginginkanmu, Joy. Hentikan aku jika kau tak menginginkannya," kata Ocean lirih.


Joy dan Ocean saling menatap lama.


"Tidak, aku juga menginginkannya," jawab Joy jujur dengan suara hampir berbisik.

__ADS_1


Lalu Ocean menangkup wajah cantik Joy dan mulai menciumnya lagi.


Ocean memasukkan lidahnya dan memperdalam ciumannya pada Joy.


Joy yang memang sangat merindukan Ocean tak bisa menolak hal ini. Joy bahkan membalas ciuman ini dengan tak kalah panas.


Tubuh Joy bergetar karena ciuman Ocean ini. Ciuman yang dulu sangat diinginkannya. Kini Ocean menciumnya dengan begitu intens.


Tangan Ocean mulai berkelana ke dalam dress Joy dan mengusap paha Joy.


Joy melingkarkan tangannya ke leher Ocean. Mereka berciuman lama dan tangan Ocean mulai bermain di bagian sensitif Joy di pangkal pahanya.


"Aahhh," Joy mendesahh dengan bibir yang masih berciuman dengan Ocean.


Joy dan Ocean sama sama dewasa dan pasti membutuhkan hal ini juga. Apalagi mereka sudah sangat lama tak melakukan hal ini.


Ocean membuka pintu mobil range rovernya di bagian belakang dan mengangkat tubuh Joy kesana.


Ocean mengunci pintu mobilnya dan mulai membuka baju Joy dengan cepat.


Joy dan Ocean bagai kehilangan akal dan mengikuti alur nafssu mereka berdua yang sebenarnya sama sama menahan rindu dan hasrat yang terpendam.


Ocean menciumi leher Joy dan tangannya dengan cepat membuka bra yang dipakai Joy.


Setelah berhasil membuka bra, Ocean mulai menciumi dada Joy yang tampak menggoda didepannya. Joy mendesah keras karena hal itu.


Ocean memainkan lidahnya di puncak dada Joy yang memerah. Joy menyisir rambut Ocean dengan jari indahnya.


"I miss you," bisik Ocean.

__ADS_1


Joy melihat Ocean dengan mata birunya yang indah. Dan Ocean membuka celananya lalu mulai memasukkannya.


"Aahhh," desah Joy dan mencengkeram bahu Ocean ketika Ocean memasukkannya ke tubuh inti Joy.


Ocean menatap mata Joy dan mulai menggerakkan pinggulnya. Joy menikmati gerakan Ocean di atas tubuhnya dan memegang pinggang Ocean.


Ocean membuka kaosnya dan tampaklah dada bidang Ocean yang membuat tangan Joy menyentuhnya.


Ocean kembali mencium bibir Joy dengan penuh gairahh dan tangan Joy menyusuri tubuh kokoh Ocean yang dirindukannya.


Joy tak percaya, mereka melakukan hal ini didalam mobil di siang hari pula.


Joy berpikir mungkin mereka sudah gila. Joy merasa puas dengan percintaan ini. Tak seperti yang dulu pernah dilakukannya pertama kali bersama Ocean.


Ocean menggerakkan pinggulnya dengan cepat di atas Joy. Matanya menatap netra biru Joy yang menenangkan.


Tubuh mereka sudah bercucuran keringat dan saling menempel. Ocean mencium kembali leher jenjang Joy dan meremass dadanya dengan perlahan dan lembut.


Setelah cukup lama bergulat didalam mobil, akhirnya Ocean tuntas melepaskan hasratnya pada Joy.


Ocean tak pakai pengaman karena memang dirinya tak mempersiapkan hal ini. Ini semua terjadi dengan spontan.


Mereka berpelukan dalam diam.


"Maaf, aku pernah terlalu melukaimu. Sorry, i miss you, Gadis kecilku," bisik Ocean.


Joy tak tahu dengan apa yang dilakukan Ocean. Apakah hanya karena nafssuu semata atau yang lain. Entahlah, Joy tak ingin memikirkannya.


Dia memang tak bisa lepas dari bayang bayang Ocean. Cinta gilanya pada Ocean masih bertahan hingga saat ini.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE KOMEN VOTE FAVORIT DAN HADIAH YAA ❤❤❤


__ADS_2