
Selepas kepergian Sarah, Vernon menghubungi salah satu mata - matanya. Hingga tak berapa lama ada e-mail masuk dari mata - mata setia Vernon.
Dengan segera Vernon membukanya dan mendownload beberapa file.
File itu terbuka menampilkan foto anaknya sejak bayi hingga sekarang. Vernon membuka membuka file yang lain. Lalu muncul foto Kezia yang sedang tersenyum dan menggendong Excelo ketika di teras rumah Leah. Foto ini jelas di ambil dari jarak jauh. Kualitasnya sedikit buruk.
Hati Vernon menghangat. Tanpa sadar sebuah senyuman terukir di bibirnya. Vernon sangat bodoh dan idiot karena menyia - nyiakan dua manusia berharga dalam hidupnya. Vernon hanya bisa melihat mereka dari jauh. Pria itu diam - diam memasang kamera pengintai sangat kecil di beberapa bagian rumah Kezia.
Yang membuat Vernon tidak bisa menemui Kezia saat ini adalah karena kesalahannya di masa lalu. Dia tidak tahu bagaimana reaksi Kezia bila dirinya menginginkan wanita itu kembali. Kepercayaan Kezia bahkan sudah tidak utuh karena Vernon.
Vernon yakin wanita itu akan histeris dan kembali kabur jika dirinya berada dihadapan Kezia. Vernon harus bersabar dan menerima akibat dari perbuatannya. Sampai kapanpun dia harus bisa membawa Kezia kembali. Walaupun nyawanya yang menjadi taruhan.
♥♥♥
Di sisi lain seorang wanita cantik sedang memainkan piano dan menyanyi beberapa lagu. Kezia, wanita itu memang membeli piano baru setelah dirinya kabur. Atau lebih tepatnya, piano ini bisa dia beli karena Figo meminjaminya uang.
"Now the day bleeds
Into nightfall
And you're not here
__ADS_1
To get me through it all
I let my guard down
And then you pulled the rug
I was getting kinda used to being someone you loved."
Kezia menyanyikan lagu Someone You Loved — Lewis Capaldi. Suaranya mengalun lembut hingga dirinya tidak sadar kalau sedang diawasi oleh seseorang. Kezia begitu menghayati lagu ini.
Tiba - tiba Kezia teringat tentang pernikahannya dengan Vernon. Selama dia menikah dengan pria itu, hanya Kezia yang mencintai dan selalu diabaikan. Kezia kadang kala berpikir bahwa perceraian bukan hal yang baik. Perceraian membuat dirinya di landa rasa bersalah yang besar. Anaknya pun masih kecil dan butuh kasih sayang orang tua.
Tapi nahas karena Vernon tidak pernah menginginkan Kezia. Yang berarti tidak menginginkan Excelo juga. Jadi, Kezia mencoba mencari cara lain untuk membangun kembali masa depannya dan terbebas dari Vernon. Dia tidak ingin pria itu mengambil Excelo walaupun Kezia sedikit tidak yakin dengan hal itu.
"Leah? Rafael?" kata Kezia dan bangkit untuk mendekati mereka berdua.
Jadi mereka melihat Kezia sedari tadi? Pantas saja Kezia mendengar suara pintu yang terbuka.
"Kau sangat menghayati, Kez. Aku tidak tahan karena menikmati suaramu dan mengartikan lagu itu." kata Leah lalu melepaskan diri dari rangkulan Rafael.
Kezia hanya tersenyum kecil. "Ada apa kalian ke sini?" tanya Kezia.
__ADS_1
"Sebenarnya kami ingin mengajakmu pergi ke luar kota untuk berlibur bersama. Apa kau memiliki waktu, Kez?" tanya Rafael.
Kezia menekuk dahinya, "Luar kota?" cicitnya pelan.
"Ya, tenang saja. Bukan ibu kota tempat tinggalmu dulu."
Kezia menghela napas lega lalu menampilkan senyum kembali. "Baiklah. Aku akan ikut. Tapi sebelum itu aku ingin memberi kalian sesuatu. Sebentar, tunggu di sini." Kezia berbalik dan melangkah menuju kamar lalu kembali dengan membawa bungkusan makanan dan beberapa kerajinan tangan.
"Ini oleh - oleh dariku dan Figo. Kami mengunjungi wisata dan aku membeli ini untuk kalian." Kezia mengulurkan barang dan diterima Leah.
"Kenapa kau repot - repot—"
"Kau selalu memberiku banyak hal. Aku ingin membalasnya." potong Kezia dengan cepat.
Leah hanya terkekeh geli lalu tersenyum jahil.
"Terima kasih, Kez. Kami akan pulang. Sebentar lagi ada klien yang ingin menemuiku." kata Rafael lalu ditanggapi Kezia dengan anggukan.
"Jaga dirimu, Kez. Nanti sore aku ke sini lagi. Bye!" Leah dan Rafael keluar rumah Kezia dan menutup pintu kembali.
Kezia hanya melihat mereka berdua dengan senyum dan sedikit iri. Seandainya rumah tangga Kezia sebaik hubungan Leah dan Rafael pasti hidupnya akan bahagia.
__ADS_1
♥♥♥