Stephanotis

Stephanotis
14 — Alasan Untuk Kabur


__ADS_3

Vernon bangun kesiangan dan mengabaikan fakta bahwa Kezia tidak ada disamping nya ketika ia membuka mata. Ia sedikit marah namun tidak melakukan apa - apa. Yang ia lakukan hanya duduk dan menyandarkan punggung.


Kemarin adalah malam panjang yang pernah Vernon lalui. Mengingat ia menjadi lelaki pertama untuk Kezia, pria itu tersenyum kecil tanpa sadar. Vernon tak menyangkal kalau Kezia gadis baik - baik. Tapi sekarang Kezia sudah menjadi wanita nya.


Vernon kembali memejamkan mata. Selama ia menikah dengan wanita dari keluarga Riwijaya, belum pernah sekalipun Vernon menyentuh Kezia dalam tanda kutip. Setiap melihat Kezia, Vernon tidak bisa mengendalikan tempramen nya. Padahal dia selalu bisa mengontrol untuk tidak menyakiti siapapun karena tempramen Vernon yang ekstrim.


Berbeda dengan Kezia, Vernon selalu ingin membuat Kezia tersiksa agar wanita itu menyerah dan memilih untuk berpisah dengan Vernon. Di tambah dendam yang Vernon simpan karena Mr. Clayton menikahkan dirinya dengan Kezia secara paksa tanpa persetujuannya. Pria paruh baya itu mengabaikan status Vernon yang sudah memiliki pacar.


Kini Vernon tersenyum penuh kemenangan. Dia berhasil melukai harga diri Kezia sebagai wanita. Tinggal menunggu waktu sampai wanita itu tidak tahan dan memberikan surat perceraian. Sehingga Vernon tidak perlu repot - repot berurusan dengan ikatan dua keluarga lagi.


Sambil menunggu waktu itu tiba. Vernon akan memanfaatkan Kezia yang masih menjadi istrinya. Wanita itu sangat cantik dan tubuhnya sangat pas. Membuat Vernon hampir mengakui bahwa Kezia berhasil membuatnya puas. Wanita seperti Kezia tidak bisa ia sia - sia kan begitu saja. Lagipula Kezia pasti menginginkan hal itu juga. Wanita itu menyatakan cintanya sebelum mereka menikah.


Kalau saja Kezia tahu bahwa perhatian dan perlakuan lembut Vernon sebelum menikah karena ancaman dari Mr. Clayton. Jika Vernon tidak menuruti perkataan ayahnya, perusahaan Vernon yang menjadi taruhannya.


Mau tidak mau Vernon melakukan hal yang baik didepan Kezia. Tapi setelah menikah, Vernon tidak lagi bersikap naik. Malahan membuat Kezia berusaha untuk bersembunyi supaya pria itu tidak menyakiti tubuhnya.

__ADS_1


Dan sampai saat ini Vernon terus menyiksa Kezia walaupun tidak sesering dulu. Pria itu terus mengurung Kezia dikamar untuk melayaninya. Vernon lebih sering menghabiskan waktu bersama Kezia setelah kejadian dimana dia mengambil paksa mahkota wanita itu.


Sampai suatu ketika Kezia mendengar sesuatu yang aneh dari kamar Vernon. Kezia langsung tercengang dan menutup mulutnya rapat. Ia segera pergi ke kamar dan mengunci pintu. Tangisannya pecah tidak memperdulikan ketukan Bi Tini yang menyuruh Kezia untuk makan siang.


Kezia menyembunyikan benda yang ada ditangannya di sebuah laci dekat ranjang. Sebelumnya wanita itu membungkus dengan plastik.


Kezia segera membereskan barang - barang nya dengan memasukkan semua pakaian ke dalam koper. Dan tetap berdiam diri di kamar seharian.


Hingga hari berganti, Kezia kabur secara diam - diam dari rumah tanpa sepengetahuan Vernon juga Bi Tini. Kezia sudah tidak tahan tinggal bersama Vernon. Ia tidak ingin menyakiti dirinya lagi — tidak — Kezia tidak ingin Vernon ikut menyakiti anak yang ada di kandungannya.


Flashback Off


Vernon bangun dari tidur nya dan merasakan nyeri di kepala. Jam menunjukkan pukul lima pagi. Berarti masih ada waktu dua jam untuk Vernon pergi bekerja.


Pria itu turun dari ranjang dan pergi ke kamar nya yang berada dilantai dua. Kedua kaki Vernon melangkah dengan berat. Penampilan pria itu sangat berantakan. Terlihat jelas kalau Vernon tidak begitu memperdulikan dirinya semenjak Kezia pergi.

__ADS_1


Vernon mandi dengan cepat kemudian memakai setelan jas hitam juga dasi merah maroon. Pria itu menyisir rambutnya agar terlihat sedikit rapi. Ia tidak perduli dengan wajah pucatnya.


Sekarang yang dia perdulikan hanya Kezia. Wanita itu jauh lebih tersiksa dari pada Vernon. Hidup sendiri di kota yang jauh dari jangkauan banyak orang dan merawat bayi kecil tanpa seorang pendamping.


Vernon mengabaikan keberadaan Bi Tini dan tidak memakan sarapan nya. Pria itu segera pergi dari rumah dan menuju kantor meski terlalu pagi untuk bekerja.


Bi Tini hanya menatap majikannya dengan prihatin. Vernon sudah mengabaikan sarapan selama seminggu ini. Dan selalu pulang larut bahkan memilih untuk tidur di kamar Kezia.


Setelah kepergian Kezia, Vernon sedikit aneh dan sering membanting beberapa barang. Pernah sekali pria itu meninju kaca hingga tangan nya terluka parah. Dan Bi Tini yang histeris segera menelepon Tuan Petra, orang yang dia kenal sebagai teman dekat majikannya.


Namun sekarang keadaan Vernon sangat menyedihkan. Badannya tidak sekekar dulu. Vernon terlihat kurus dan berantakan.


Bi Tini pikir mungkin itu karma karena Vernon selalu membuat Kezia menangis dan menorehkan luka - luka menyakitkan di sekitar punggung dan pipi.


"Semoga Tuhan selalu melindungi Tuan Vernon dan Nak Kezia." kata Bi Tini. Wanita tua itu membereskan sarapan yang tidak disentuh majikannya. Lalu membungkus makanan yang terlihat lezat itu untuk diberikan pada Pak Anton, tukang kebun yang berada di belakang rumah.

__ADS_1


♥♥♥


__ADS_2