Stephanotis

Stephanotis
20 — Keinginan Membawanya Pulang


__ADS_3

Petra masih diam ditempat dan mengerti apa yang terjadi setelah Mr. Clayton mengatakan tentang tempramen Vernon yang ekstrim. Pria paruh baya itu menceritakan masa kecil Vernon yang berbeda dari teman - teman yang lain. Saat semua anak bermain dengan teman seusianya. Vernon dituntut untuk belajar dirumah.


Mr. Clayton juga mendidik Vernon dengan keras. Supaya ketika dewasa nanti, Vernon tahu betapa sulitnya menghadapi dunia luar.


Tetapi ketika Mr. Clayton sadar bahwa didikannya terlalu keras, ia melepas beberapa larangan yang ia tetapkan untuk Vernon.


Tapi....terlambat. Mr. Clayton tak menyangka kalau Vernon tertekan selama ini. Anaknya menjadi mudah marah hanya karena hal kecil. Vernon remaja sering merusak dan melempar barang jika tidak dituruti kemauan nya.


Disekolah, Vernon sering tersulut emosi dan bertengkar dengan teman yang memancing amarah nya.


Hingga suatu saat Mr. Clayton membawa Vernon untuk terapi. Walaupun tidak sepenuhnya berhasil, Vernon lebih baik dari sebelumnya.


Bocah itu menjadi anak yang pendiam dan bisa mengontrol tempramen nya. Sampai akhirnya, Vernon tidak pernah menunjukkan tanda - tanda tempramen yang berarti. Mungkin hanya sesekali karena selalu dikurung dikamar dan hanya boleh bermain di sekitar rumah.


Mr. Clayton sangat kecewa dengan dirinya sendiri. Dia mendidik Vernon dengan cara yang keras tidak memperdulikan pemberontakan kecil yang Vernon lakukan. Mr. Clayton selalu memilihkan sesuatu untuk Vernon tanpa mau mendengar apa yang diinginkan Vernon. Mr. Clayton juga mengatur semua keperluan Vernon tanpa meminta pendapat dari anaknya.


Dan sekarang ia tahu dampak dari didikan nya akan terbawa sampai Vernon dewasa. Mr. Clayton hanya berharap jika Vernon menikah dengan gadis baik, dia akan berubah karena istrinya.


Tapi, tidak. Vernon malah membuat istrinya kabur.


Mr. Clayton membelalakan matanya dan duduk dengan tegak ketika memikirkan sesuatu.


Jika Kezia kabur hanya karena berita perselingkuhan, mungkin sedikit masuk akal. Tapi, mungkin kah selama ini Vernon selalu menunjukkan tempramen nya didepan Kezia? pikir Mr. Clayton.


Jika benar masalah ini akan semakin rumit. Mr. Clayton sangat takut kalau Mr. Riwijaya sampai tahu. Kemungkinan terburuknya, Vernon bercerai dengan Kezia.


Atau menjadi buronan ViZ5 karena melukai anak kesayangan Riwijaya.


Mr. Clayton harus memastikan nya sendiri. Dia harus bertanya pada Vernon setelah pulang nanti.

__ADS_1


♥♥♥


Kediaman Riwijaya


Kezia mengurung diri di kamar dan memilih tidur bersama anaknya sejak pulang ke rumah dua hari yang lalu. Kezia hanya keluar untuk makan.


Semenjak Vernon ditembak di depan rumah Kezia, wanita itu selalu memikirkan keadaan Vernon. Mr. Riwijaya sama sekali tidak mengijinkan Kezia keluar rumah. Dengan alasan bahwa keberadaannya saat ini sedang dalam bahaya.


Mungkin saja musuh mengincar mereka karena mengira bahwa mereka sekutu dari orang yang menjadi target.


Kezia belum tidur memilih untuk mengamati wajah damai anaknya ketika tidur.


Excelo sering menangis karena belum terbiasa dengan orang - orang yang belum pernah ia temui. Kezia juga tidak tahu mengapa anaknya suka menangis ketika dirumah ini. Biasanya hanya memberontak dan jarang menangis.


"Jangan nakal dulu ya sayang. Jangan buat bunda khawatir." Kezia mengelus lembut rambut halus Excelo.


Kezia masih memikirkan Vernon. Dia tidak tahu kalau pria itu akan datang melindunginya. Yang selalu Kezia pikirkan, Vernon tidak akan pernah mau merepotkan diri hanya karena Kezia.


Dia langsung teringat dengan siksaan yang Vernon berikan meski bukan Kezia yang melakukan kesalahan.


Apa perubahan Vernon karena keberadaan Excelo? Apa pria itu menginginkan Kezia kembali karena Excelo?


Walaupun Kezia sangat mencintai Vernon, ia tidak akan rela Vernon merebut anak nya.


Kezia tidak akan kembali sebelum semuanya berubah termasuk sifat Vernon.


Kezia boleh saja menangis karena Vernon. Tapi ia belum bisa kembali ke rumah Vernon sebelum pria itu membuat Kezia percaya dan mau merubah sifatnya.


♥♥♥

__ADS_1


Seminggu berlalu...


Vernon sudah pulang dan menjalani terapi. Pria itu tampak seperti mayat hidup. Wajahnya pucat dan selalu berekspresi datar. Setelah melakukan terapi,Vernon pulang kerumah bersama Mr. Clayton.


Mr. Clayton melihat keadaan Vernon dari kaca depan mobil. Anaknya benar - benar seperti orang tanpa tujuan hidup.


"Kapan Kezia kembali kerumahku? Dia istriku, seharusnya berada di rumah ku." kata Vernon setelah sekian lama hanya diam saja.


Mr. Clayton menghela napas mendengar pertanyaan Vernon. Kenapa anak itu masih saja tidak sadar dengan tindakannya?


Mr. Clayton tahu semua kebenaran yang selama ini Vernon sembunyikan. Ternyata dugaan Mr. Clayton memang benar adanya. Vernon melakukan hal buruk yang tidak pernah Mr. Clayton pikirkan.


"Kau belum sadar juga? Istrimu tidak mau kembali karena ulahmu sendiri." jawab Mr. Clayton.


Vernon menipiskan bibirnya. Perkataan Mr. Clayton memang benar. "Aku ingin bertemu dengannya sebentar saja. Setelah itu aku tidak akan mengganggunya lagi." ujar Vernon.


Mr. Clayton menggeleng kuat, "Tidak. Riwijaya tidak memperbolehkan kita untuk menemui Kezia." Mr. Clayton berusaha membuat Vernon untuk diam. Vernon sangat keras kepala.


Sedangkan Vernon kembali diam dan menghela napas berkali - kali. Dia hanya ingin menemui Kezia. Tidak mungkin Vernon melukai Kezia setelah semua ini. Tidak pernah terbesit pemikiran seperti itu.


Vernon hanya ingin melihat keadaan Kezia dan anaknya. Tangan Vernon sudah gatal ingin menggendong bayi nya. Vernon juga merindukan istrinya yang baru saja kembali setelah dua tahun pergi dari rumah.


Ingin rasanya menemui Kezia dan mengucapkan permintaan maaf berulang kali. Meminta maaf adalah hal yang paling Vernon hindari. Tapi ketika berhadapan dengan Kezia mulutnya selalu bergerak untuk mengucapkan kata maaf.


Kalau tidak cukup untuk menebus kesalahan Vernon, Kezia bisa membunuh Vernon dengan pistol atau belati. Asal Kezia tahu, Vernon tidak bisa hidup bila Kezia terus menghindar dan suatu saat memberinya surat perceraian.


Vernon tidak akan tahu bagaimana hidupnya kedepan tanpa Kezia. Dia sangat merutuki kebodohannya karena tidak bisa membuka mata lebar - lebar sejak dulu.


Hanya karena motif balas dendam malah membuatnya menjadi orang paling menyedihkan. Orang paling bodoh hingga menghancurkan kebahagiaan nya sendiri.

__ADS_1


♥♥♥


__ADS_2