
Vernon kembali pulang setelah berhasil memberikan file yang Mr. Clayton minta. Meski ada sedikit drama karena Mrs. Risa terus meneriaki Vernon dan membuat pria itu pening. Sebelum Vernon menikah, ibunya sangat memanjakan dirinya. Tapi setelah mengenal Kezia, Mrs. Risa lebih menyayangi Kezia daripada Vernon. Wanita itu menyukai pribadi Kezia yang sopan dan ramah.
Berbeda dengan kekasih Vernon yang dulu dikenalkan pada Mrs. Risa. Wanita yang bernama Sarah itu membuat ibu Vernon muak karena perilakunya yang sangat buruk. Bajunya sangat terbuka semakin membuat Mrs. Risa tidak menyukai gadis itu.
Dan sekarang Vernon tahu alasan ibunya lebih menyukai Kezia. Tidak seharusnya dia menyalahkan Kezia atas semua yang terjadi. Semua ini murni karena keinginan Mr. Clayton. Ayahnya ternyata berhutang budi pada Mr. Riwijaya. Maka dari itu dia dibenci beberapa pihak karena kesalahan yang dia buat hingga membuat Kezia kabur dari rumah membawa anaknya yang masih dikandungan.
Vernon memilih untuk tidur dikamar Kezia yang ada dilantai satu. Sejak dia menyadari dosa yang telah ia buat, Vernon menjadi sering tidur dikamar Kezia. Lelah yang ia rasakan seketika menghilang ketika menghirup wangi khas wanita yang ia rindukan. Membuat Vernon tenang sekaligus diingatkan tentang perilaku kasar nya pada Kezia. Malam itu karena tempramen nya yang buruk membuat Vernon melukai Kezia. Bahkan merenggut paksa semua yang dimiliki Kezia. Tidak peduli wanita itu menolak Vernon berkali - kali. Karena Vernon selalu dikuasai dendam bila berada didekat Kezia.
Flashback On
Vernon dan Sarah kembali setelah membeli beberapa kebutuhan rumah. Meski kebanyakan adalah paper bag yang berisi baju mahal dan tas limited edition yang Vernon belikan untuk Sarah.
Dari dalam rumah, Kezia berusaha untuk bersembunyi dari Vernon. Dia tidak ingin membuat kesalahan atau Vernon akan menyakiti nya lagi.
__ADS_1
Vernon melingkarkan tangannya dipinggang Sarah dan masuk ke dalam rumah. Matanya menajam mencari keberadaan Kezia yang tidak terlihat. Vernon menyuruh Sarah untuk pergi ke atas. Sedangkan dirinya bertanya pada pelayan rumah, Bi Tini, tentang keberadaan Kezia.
Bi Tini menjawab dengan takut. Wanita tua itu tidak mungkin rela memberitahukan keberadaan Kezia. Bi Tini takut bila majikan nya terus menyiksa wanita yang selalu menjadi pelampiasan kemarahan Vernon. Bi Tini tau Kezia tidak pernah melakukan kesalahan. Yang selama ini memecahkan piring bahkan menampar pipi Kezia adalah Sarah. Kekasih gelap Vernon.
Tapi wanita licik itu selalu mengarang cerita dan membuat Vernon murka hingga menyiksa fisik Kezia terus menerus.
Bi Tini menjawab jujur pertanyaan Vernon. Ada rasa bersalah yang menghinggapi Bi Tini setelah melakukannya. Namun langsung lega karena Vernon tidak menemui Kezia dan memilih untuk ke lantai atas. Dimana kamarnya berada.
Bi Tini kembali ke rumah kecil nya yang berada di belakang rumah Vernon. Rumah itu memang dikhususkan untuk pelayan rumah Vernon. Bi Tini berdoa dalam hati semoga majikannya tidak berbuat jahat pada Kezia kembali. Karena Kezia gadis yang baik dan selalu menganggap Bi Tini sebagai ibu nya. Kezia tidak pernah merendahkan Bi Tini. Dan berkebalikan dengan Sarah yang selalu memerintah Bi Tini dengan kasar.
Sampai Vernon ikut turun dan mendengar semua perkataan Sarah. Wajah Vernon langsung murka dan berubah marah. Sarah juga pergi dari rumah Vernon membawa barang - barang pemberian Vernon. Wanita itu merasa puas karena tuduhan yang ia buat.
Sedangkan Kezia menjadi sangat ketakutan dan berderai air mata. Ia tidak menyangka Sarah akan sekejam itu menuduhnya. Vernon menjadi monster dan membuat Kezia menjerit ketika pria itu mendorongnya ke ranjang setelah menampar Kezia kuat.
__ADS_1
"Sudah kubilang jangan pernah berniat jahat pada Sarah! Aku tidak akan pernah membalas perasaanmu! Kau tidak berhak menyakiti Sarah karena perasaan mu!"
Vernon melepas kemejanya dan naik ke ranjang. Hatinya sudah dingin tidak merasakan apapun saat melihat Kezia menangis keras dan berusaha mendorong Vernon menjauh.
Dan hari itu menjadi hari yang sangat menyedihkan selama hidup Kezia. Mahkotanya direnggut paksa oleh Vernon. Pria itu melakukannya tanpa perasaan. Kezia juga menjerit beberapa kali dan akhirnya pingsan karena perbuatan Vernon yang sangat beringas.
Keesokan paginya Kezia bangun dan menutup rapat mulutnya. Wanita itu melihat Vernon yang tidur dengan damai disampingnya. Seketika itu Kezia merasakan matanya memanas dan hatinya kembali sakit. Vernon benar - benar jelmaan iblis kemarin malam. Kezia dapat merasakan sakit luar biasa di antara kedua pahanya. Hilang sudah hal terakhir yang Kezia punya.
Kezia tahu Vernon berhak memilikinya. Tapi bukan dengan perasaan benci. Kezia ingin Vernon melakukannya dengan cinta. Namun sudah terlambat. Semuanya sudah terjadi.
Kezia memilih turun dari ranjang dengan selimut yang menutupi tubuhnya. Ia mengambil selimut tipis untuk menutupi tubuh Vernon. Meski pria itu memperlakukan Kezia seperti pembantu. Kezia tetap memperlakukan Vernon seperti suami yang ia cintai.
Kezia berjalan tertatih - tatih ke kamar mandi. Setelah mandi Kezia memilih untuk menemui Bi Tini. Ia hanya menangis dipelukan wanita tua itu. Kezia tidak tahu harus bagaimana. Kezia tidak ingin memberitahukan kejahatan Vernon pada siapapun.
__ADS_1
Bodohnya dia karena selalu melindungi Vernon. Meski tahu kalau pria itu tidak akan melakukan hal yang sama. Bahkan memperlakukan Kezia dengan buruk.
Ini semua karena cintanya kepada Vernon sejak mereka dikenalkan dulu. Kezia juga berusaha menjadi istri yang baik. Dan itu membuat dirinya menyembunyikan semua keburukan Vernon dari ayah nya. Jika tidak, Vernon akan mendapat hukuman yang berat. Kezia tidak akan melakukan itu dan memilih diam. Memilih untuk memendam rasa sakitnya sendirian.