
Hal yang sama tengah di rasakan Alexa. Wanita itu menikmati perannya sebagai seorang ibu dari putra tampannya yang bernama Agra Byantara Drystan
"Mas, aku dengar Lizzie sudah melahirkan, gimana kalau nanti sore ke sana? " tanya Alexa pada sang suami.
"Em baiklah nanti sore kita ke villa Edgar. " balas Gavin sambil tersenyum.
Alexa tentu saja senang, fokusnya kembali pada si gembul Agra. Gavin beranjak dari duduknya, hot daddy itu menghampiri istri tercintanya. Dia langsung memeluk pinggang istrinya dari belakang.
Wanita itu berbalik, mengalungkan tangannya ke leher sang suami. Keduanya asyik berciuman dengan mesra. Tangisan Agra membuat suami istri itu memisahkan diri dan kembali fokus pada si gembul.
Gavin tertawa pelan, beginilah rasanya jika kemesraan dirinya dan sang istri terhenti karena tangisan si kecil.
Alexa mengambil alih putranya, wanita itu segera memberikan asi si kecil Agra. Gavin turut duduk di sebelah sang istri, dia pun memperhatikan putranya yang tampak rakus.
"Kau hanya boleh mengontraknya hingga dua tahun boy, setelah itu keduanya kembali menjadi milik Daddy. " gumam Gavin. Alexa tergelak mendengar ucapan konyol sang suami. wanita itu kembali fokus pada si kecil Agra.
Setelah putranya tenang, Alexa menaruh sang anak kembali ke dalam box bayi.
Sore harinya keluarga kecil itu dalam perjalanan menuju villa Edgar. Tiba di sana, mereka langsung masuk ke dalam. Keduanya lekas masuk ke dalam dan pergi ke ruang tengah. Alexa dan Lizzie saling berpelukan sebentar kemudian duduk di sofa.
"Liz, mana si kembar? " tanya Alexa pada sang sepupu.
__ADS_1
"Ada di kamar, di jaga mbak Rani. " ungkap Lizzie sambil tersenyum.
"Sini aku mau gendong si gembul Agra. " ujar Lizzie. Alexa menyerahkan putranya pada sang sepupu. Wanita itu terkekeh pelan melihat Lizzie yang suka menciumi Arga.
Gavin sendiri memilih mengobrol dengan Edgar, seperti biasa membahas bisnis sebentar kemudian membicarakan istri masing masing.
Tak lama mbak Rani datang sambil menggendong si kembar di bantu salah satu pelayan. Mereka memilih duduk di karpet bulu, si kembar di taruh di dalam kereta bayi. Alexa lekas bangkit dan menyapa kedua keponakan cantik dan gantengnya.
Lizzie turut bergabung sambil menggendong Agra. Dia merasa gemas dengan keponakan tampannya ini. Setelah puas, dia menyerahkan Agra pada Alexa kala Arion putranya justru menangis.
"Oh sayang kenapa kamu nangis boy. " Lizzie langsung menggendong Arion, menepuk bokong sang anak.
"Sepertinya putramu cemburu pada Agra, Liz. " celetuk Alexa membuat Lizzie tertawa pelan. Wanita itu menatap sang anak dalam gendongannya saat ini.
Setelah putranya tenang, dia menaruhnya kembali ke dalam kereta bayi. Dia kembali mengobrol dengan Alexa.
Sore harinya Lizzie membiarkan mbak Rani membawa si kembar ke kamar. Alexa juga menidurkan putranya di kamar si kembar setelah itu kembali ke ruang tamu.
Sementara para pria memilih bermain catur. Lizzie berinisiatif membuatkan kopi untuk suaminya dan Gavin. Setelah selesai dia langsung membawanya ke ruang tamu dan menaruhnya di atas meja.
"Alexa, gimana kalau kalian tinggal di sini sementara. Trus kita me time gitu, ya seperti pergi ke salon, belanja dan lain lain. " tawar Lizzie pada sang sepupu.
__ADS_1
"Kayaknya seru sih, sekalian kita bisa cuci mata. " ujarnya sambil tertawa.
Ehem
Kedua wanita itu menoleh. Masing masing menelan salivanya melihat tatapan tajam dari suami masing masing. Lizzie dan Alexa saling melirik satu sama lain kemudian tertawa lirih.
"Kalian boleh me time, tapi tidak dengan genit pada pria lain. " omel Edgar dengan tatapan tajam pada istrinya.
"Kenapa sayang, apa kamu takut kalah saing? " ledek Lizzie pada suaminya. Edgar menggeram rendah, pria itu lantas memeluk istrinya kemudian menciuminya berulang kali.
Canda tawa mewarnai obrolan dua pasangan suami istri itu. Alexa tergelak melihat kelakuan Edgar dan Lizzie. Dia menoleh ke samping dan terkikik geli melihat wajah masam Gavin.
Wanita cantik itu langsung bergelayut manja di lengan sang suami. Dia mencolek pipi Gavin dengan senyuman menggoda. Gavin sendiri mendengus sebal, dia jengkel dengan istrinya yang ingin tebar pesona.
"Sudahlah sayang aku dan Lizzie cuma bercanda kok. Lagipula kami lebih suka menjaga si kecil daripada keluyuran. " ungkap Alexa sambil tersenyum lebar.
Gavin menghela nafas panjang, dia memeluk istrinya lalu mendaratkan kecupan di kening Alexa. Hal yang sama di lakukan pasangan Lizzie dan Edgar.Mereka tampak bahagia dengan pasangan masing masing.
Edgar sendiri berulang kali mencium kening wanitanya tercinta. Mereka asyik memperhatikan opera picisan yang di lakukan Alexa dan Gavin.
"Jangan marah daddy, saat ini si kembar dan kamu adalah prioritas utama aku. " bisik Lizzie dengan lembut.
__ADS_1
"I know. Kamu enggak mungkin mau mengabaikan Arion dan Gyana, si kembar masih sangat butuh kamu sayang. " balas Edgar sambil tersenyum. Lizzie mengangguk, mencium suaminya sebentar lalu kembali ke pelukan Edgar.
Dua hot daddy itu kembali bermain catur, tak lupa menikmati kopi masing masing.