Suamiku Asisten Papah

Suamiku Asisten Papah
Rizki Gagal Lagi


__ADS_3

Rizki belum juga buka puasa,karena semalam mau minta,Hendra datang mengganggu.


Hendra mengajaknya main catur sampai jam 10,setelah masuk kamar ternyata Dede Kia terbangun,alhasil nunggu Dede Kia tidur,Rizki sampai tidak sadar tertidur karena sudah mengantuk,dan Zara yang menemani Kia begadang semalam.


Rizki bangun tidur karena mendengar Kia menangis.


"Sayang,,,itu Dede nangis,,"kata Rizki memanggil Zara sambil mata masih terpejam,tapi Kia terus saja menangis,Rizki lalu membuka matanya,ternyata Zara ngga ada di kamar,dan Rizki langsung bangun untuk mendekati Kia.


Rizki mendengar suara air dari kamar mandi,"Napa Sayang,,sinih Papah gendong ,,Mamah lagi di kamar mandi,,tunggu yah,"sambil mengangkat Kia dari dalam box.


"Kia bangun ya Bang,,?"saat Zara keluar dari kamar mandi.


"Iya nih Yang,,"


"Popok nya penuh kali Bang,gantiin gih,Zara mau pakai baju dulu,dingin nih,,"Rizki lalu menjawab Iya dan menidurkan Kia di kasur.


"Semalam Dede tidur jam berapa Yang,?"tanya Rizki sambil Menganti popok.


"Jam satu an Bang,,"


"Maaf yah Abang ketiduran,"


"Iya ngga papa Bang,Zara tau Abang pasti capek,apa lagi Papah ngajakin main catur,"

__ADS_1


"Iya,,,semalam Abang ngantuk banget,sampai Abang pengin buka puasa aja sudah banget,"Zara yang tau maksud Rizki merasa kasihan.


"Sabar ya Mas,,"Zara lalu duduk pinggir kasur dan mengendong KIA ,lalu Zara kasih Nen ke Kia.


Rizki menjatuhkan badanya di kasur,sambil melihat ke Zara yang sedang memberi Nen ke anaknya.


"Yang,,Dede kan udah besar,gimana kalau kita tinggal di rumah Abang lagi,,?"


"Kita harus bicara dulu sama Papah Bang,,"


"Iya,,tapi kamu nya mau kan Yang pindah ke sana,,?"


"Zara sih mau aja Bang,,"


"Kalau gitu besok kita bilang ke Papah yah,dan sekalian kita bilang kalau kamu mau pindah kuliah,"


"Iya,,"


Rizki bangun karena mau ke kamar mandi,tapi sebelum masuk kamar mandi Rizki mencium kening Zara dan pipi Kia.


Saat Rizki ke kamar mandi Zara membawa Kia keluar kamar,dan Hendra yang melihat Zara langsung mendekatinya.


"Sinih sayang Kia sama Papah,,"Zara lalu memberikanya pada Hendra,karena hari ini hari libur jadi semua pada santai.

__ADS_1


"Pah Zara ke kamar yah,,kalau nangis nanti antar saja,"


"Iya,,"Zara lalu ke kamarnya lagi.


Hendra mengendong KIA menuju teras belakang,Hendra mengajak ngobrol Kia,Dea datang sambil membawa kopi dan roti buat Hendra.


"Sayang,,lihat deh ,Dede makin besar mirip Mas yah ,,"Dea tersenyum mendengarnya.


"Dari mana miripnya,,"


"Ya ini lihat dagunya belah,,Zara kan mirip Mas jadi ya Dede juga mirip Mas,"Dea tersenyum lagi,memang Kia itu mirip Zara, dan Zara ada mirip sama Hendra karena dagunya belah,jadi Hendra merasa kalau Kia mirip denganya.


"Iya,,bener Dede mirip Mas,,"kata Dea biar Hendra senang.


Di kamar Zara menyiapkan baju untuk Rizki pakai.


"Dede mana Yang,?"Tanya Rizki saat keluar dari kamar mandi.


"Lagi sama Papah,ini baju Abang Zara udah siapkan,,"


"Iya ,,"Rizki lalu mengambil baju yang Zara siapkan.


Selesai Rizki pakai baju,keduanya keluar dari kamar,Rizki dan Zara menyusul Hendra ke teras belakang.

__ADS_1


Rizki akan bicara pada Hendra tentang Zara yang akan pindah kuliah dan keinginan Rizki untuk pindah ke rumahnya.


jangan lupa like komen dan votenya trimakasih...


__ADS_2