
Rizki melihat Zara yang sedang tiduran di kasur dengan memakai baju kurang bahan,Rizki tersenyum dan langsung mengunci pintunya.
Rizki berjalan pelan dan memandang Zara yang belum sadar dengan kedatangan Rizki.
Zara sebenarnya sudah mengantuk tapi di tahanya,karena kasihan pada Rizki sudah hampir dua bulan lamanya tidak berhubungan.
"Sayang,,kamu udah tidur yah ,?"sambil duduk di pinggir kasur dan mengusap lengan Zara.
"Eeemmm,,Abang udah datang,Zara baru saja merem,untung belum ketiduran,"
"Kalau kamu udah ngantuk,tidur aja gih,kita bisa lanjut besok kan,"
"Ngga,,Zara ngga ngantuk lagi kok,"sambil tersenyum.
"Serius ngga ngantuk,"Zara menjawab Iya.
"Ya udah Abang ke kamar mandi dulu yah,"Zara mengangguk dan Rizki lalu ke kamar mandi.
Rizki di kamar mandi tidak lama,dan Rizki sudah melepas bajunya.
Lalu Rizki mendekati Zara dan keduanya tersenyum.
__ADS_1
Rizki mulain mencium kening Zara,lalu kedua pipinya dan turun ke bibir,di bibir ciuman mereka cukup lama,Rizki benar benar sangat bersemangat karena sudah lama tidak merasakan bibir manis milik Zara.
Rizki melepaskan ciumanya saat merasakan Zara sudah kehabisan nafas.
Rizki melepaskan ciumanya,lalu mendorong pelan badan Zara agar tiduran,setelah Zara tiduran Rizki melanjutkan aksinya ,Rizki mencium leher Zara,Rizki tidak memberi tanda pada leher Zara karena takut Hendra akan marah.
Rizki melakukanya dengan pelan,lalu menurunkan tali bajunya,setelah tali turun kebawah,Dada Zara langsung terlihat dengan jelas.Dada Zara terlihat besar dan kencang,Rizki tidak tinggal diam,Rizki langsung menyerangnya secara bergantian.
Rizki menye*dotnya dengar rakus seperti bayi yang kelaparan,sedang Zara yang merasa nikmat mencengkram rambut Rizki sambil mulutnya mengeluarkan suara kenikmatan.
"Banggg,,,,aahhh,,,oohh,,"sampei Zara mengankat kepalanya.Rizki di Dada Zara meninggalkan tanda cukup banyak.
Setelah bermain cukup lama di dada Zara,Ciuman Rizki turun ke perut,di perut Rizki menciuminya dengan pelan,dan terus ke bawah.
Rizki mengusapnya dengan tangan,lalu bibirnya pun mendekatinya,Mulut Rizki langsung saja bekerja,Rizki Menye*dotnya dan menji*latinya.
"Banggg,,,Aahh,,Banggg,,,oohh,,"
Zara merasakan antara geli dan nikmat,saat Rizki terus saja memaikan intinya,apa lagi jari Rizki juga ikut bermain ,membuat Zara makin klojotan.
Sampai ahirnya Zara teriak karena merasa pelepasan.
__ADS_1
"Aaabanggg,,,aaahhhgggg,,,"sampai kepala dan badanya terangkat.dan kaki Zara menekan wajah Rizki.
Rizki pun membiarkanya,sampai Zara benar benar merasa puas dulu.Setelah Zara jatuh di kasur karena lemas,barulah Rizki bisa bernafas.
Rizki lalu membersihkan lahar cinta milik Zara,setelah bersih Rizki lalu membuka kali Zara sedikit lebar.
"Sayang,,Abang mau mulai yah,kalau nanti sakit langsung bilang,Abang ngga mau kamu kesakitan,ngerti,,"Zara hanya mengangguk,karena Zara masih lemas.
Lalu Rizki memasukan miliknya dengan pelan,dan setelah masuk Rizki mendorongnya masuk dengan hati hati,Rizki mendiamkanya dulu menunggu Zara merasa nyaman.
Setelah Zara merasa nyaman,baru Rizki mengerakan pingulnya ,Rizki mengerakan pingulnya sangat pelan ,karena takut Zara sakit.
"Sayangg,,ini sangat nikmat,,"Bisik Rizki di telinga Zara,sambil pinggulnya terus bergerak pelan.
Lalu Rizki mencium bibir Zara,sambil mulut mereka mengeluarkan suara kenikmatan.
"Sayang,,Abang sudah mau keluar ini,,tahan yah,,"
Rizki lalu bergerak cukup cepat,tapi masih terkontrol,tangan Zara sudah mencengkram seprei dengan kencang,karena merasa nikmat.
"Oohhh,,sayangg,,ooohhhhggg,,,sayanggg,,"Rizki ahirnya menyemburkan pupuk pada rahim Zara.Rizki lalu mencabutnya dengan pelan,dan menjatuh badanya di pinggir badan Zara dengan nafas ngos ngosan.
__ADS_1
Jangan lupa like,komen dan Votenya,trimakasih....